Motor Mogok Usai Isi Pertalite di Kediri dan Bangkalan, Warga Curiga BBM Bermasalah, Pertamina Buka Suara

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Selasa, 26 Mei 2026 | 13:36 WIB
Motor mogok usai isi Pertalite di Kediri dan Bangkalan bikin warga resah. Pertamina dan polisi sidak SPBU, hasil uji disebut normal. (Ilustrasi Gemini AI)
Motor mogok usai isi Pertalite di Kediri dan Bangkalan bikin warga resah. Pertamina dan polisi sidak SPBU, hasil uji disebut normal. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Kasus motor mogok usai isi Pertalite ramai dikeluhkan warga di Kediri dan Bangkalan, Jawa Timur.

Sejumlah pemilik kendaraan mengaku mesin motor tiba-tiba brebet hingga mati setelah mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU tertentu.

Dugaan kualitas BBM bermasalah pun langsung viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.

Keluhan tersebut muncul dalam dua hari terakhir. Beberapa bengkel di Bangkalan dan Kediri mengaku menerima banyak kendaraan dengan gejala serupa, mulai dari mesin tersendat, sulit dihidupkan, hingga mogok total setelah pengisian Pertalite.

Salah satu pemilik motor di Bangkalan mengaku awalnya tidak curiga dengan kondisi motornya.

Namun setelah membaca berbagai laporan serupa, ia mulai menduga masalah berasal dari bahan bakar yang baru diisinya di wilayah Kerian.

Baca Juga: Geger Logam Mulia Antam Langka Sampai Digoreng Rp400 Ribu Lebih Mahal di Pasaran: Pengamat Sebut Investasi Antam Sudah Enggak Worth It!

Bengkel di Kediri dan Bangkalan Dipenuhi Motor Mogok

Sejumlah bengkel di wilayah Bangkalan menyebut banyak pengendara datang dengan keluhan mesin motor terasa seperti hendak mati usai mengisi BBM. Salah satu pemilik kendaraan mengatakan motornya mendadak bermasalah setelah mengisi Pertalite di luar wilayah Bangkalan.

“Awalnya saya tidak ngerti kenapa, habis lihat berita-berita ternyata banyak yang bahas bahan bakar,” ujar salah satu pemilik motor.

Ia mengaku setelah diperiksa di bengkel, kerusakan ditemukan pada bagian busi dan sistem bahan bakar motor. Keluhan serupa juga muncul di Kota Kediri. Bengkel di Jalan Kilisuci bahkan dipenuhi motor yang mogok hanya dalam sehari terakhir.

Menurut mekanik bengkel, setidaknya ada tujuh motor mengalami kerusakan serupa dan seluruhnya menggunakan BBM jenis Pertalite. Gejala yang muncul rata-rata sama, yakni motor brebet, tidak bisa diarter, hingga mati mendadak saat dikendarai.

“Biasanya ketika jalan tiba-tiba mati. Yang sering akhir-akhir ini memang dari kendala bahan bakar,” kata seorang mekanik.

Data tersebut membuat dugaan motor mogok usai isi Pertalite semakin ramai dibicarakan warga. Beberapa pengendara bahkan mengaku mencium aroma BBM yang berbeda dari biasanya.

Warga Curiga Pertalite Tercampur Air dan Alkohol

Kecurigaan masyarakat semakin kuat setelah beberapa montir menemukan indikasi kualitas bahan bakar yang tidak normal. Salah satu mekanik menyebut ada kemungkinan BBM tercampur air atau merupakan bahan bakar lama yang kualitasnya menurun.

“Kadang bahan bakarnya kecampur air, ada yang kotor, ada juga seperti bahan bakar lama,” ungkapnya.

Seorang pemilik motor di Kediri bahkan mengaku motornya langsung mati sesaat setelah keluar dari SPBU. Setelah dicek di bengkel, kerusakan ditemukan pada bagian rotak dan pampers motor.

Montir juga menyebut aroma Pertalite yang diperiksa terasa berbeda dibanding biasanya. Beberapa pelanggan menggambarkan bau BBM menyerupai kandungan alkohol yang cukup kuat.

Keluhan ini kemudian memicu keresahan di masyarakat, terutama karena kasus serupa terjadi hampir bersamaan di dua wilayah berbeda di Jawa Timur, yakni Bangkalan dan Kediri.

Motor mogok usai isi Pertalite pun langsung menjadi perbincangan luas di media sosial. Banyak pengguna meminta Pertamina segera melakukan pengecekan menyeluruh terhadap distribusi BBM di SPBU.

Pertamina dan Polisi Sidak SPBU, Hasil Uji Disebut Normal

Menanggapi laporan tersebut, Satreskrim Polres Kediri Kota bersama pihak Pertamina langsung melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke tiga SPBU di wilayah Kediri. Pemeriksaan dilakukan terhadap tangki penyimpanan BBM, terutama jenis Pertalite yang dikeluhkan warga.

Petugas mengambil sejumlah sampel BBM untuk diuji, termasuk mengecek kandungan air, density, temperatur, hingga takaran bahan bakar menggunakan bejana ukur 20 liter.

Selain Pertalite, pemeriksaan juga dilakukan pada Pertamax Turbo dan Biosolar. Pertamina memastikan hasil pengujian masih berada dalam batas normal dan tidak ditemukan kandungan air pada BBM yang diperiksa.

“Produk Pertalite yang kami sampling tidak ada kandungan airnya. Pengujian density, temperatur, dan takaran juga masih dalam rentang toleransi,” jelas perwakilan Pertamina saat sidak.

Pihak Pertamina menegaskan BBM yang terdistribusi di SPBU yang diperiksa masih sesuai standar mutu dan spesifikasi. Polisi bersama Pertamina juga memastikan akan terus memantau laporan masyarakat terkait dugaan motor mogok usai isi Pertalite.

Meski hasil pemeriksaan awal dinyatakan normal, sejumlah warga masih berharap ada investigasi lebih mendalam untuk memastikan penyebab pasti kerusakan kendaraan yang terjadi dalam waktu hampir bersamaan tersebut.

Baca Juga: Geger Logam Mulia Antam Langka Sampai Digoreng Rp400 Ribu Lebih Mahal di Pasaran: Pengamat Sebut Investasi Antam Sudah Enggak Worth It!

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : KOMPASTV JAWA BARAT
motor mogok usai isi Pertalite Pertalite Kediri BBM Pertalite bermasalah Pertamina sidak SPBU motor brebet setelah isi bensin