JAKARTA - Nama Feda Ega Pratama kembali menjadi sorotan besar di Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia itu tidak hanya tampil impresif di lintasan, tetapi juga mulai mencuri perhatian media Italia hingga dikaitkan dengan proyek masa depan VR46 dan Ducati.
Performa Feda Ega Pratama di Moto3 2026 dinilai terus berkembang pesat. Dalam beberapa seri terakhir, rider Honda Team Asia tersebut mampu menunjukkan kombinasi kecepatan, mental kuat, dan kecerdasan balap yang membuat banyak pengamat mulai melihatnya sebagai calon bintang MotoGP dari Indonesia.
Sorotan terhadap Feda semakin besar setelah sejumlah media Eropa membahas empat momen penting yang memperlihatkan kualitasnya sebagai pembalap muda elite. Mulai dari aksi penyelamatan motor saat hampir crash di Jerez, menjadi rider Honda terbaik di Catalunya, hingga rumor ketertarikan VR46 dan Ducati terhadap talenta asal Gunungkidul itu.
Selamat dari Crash Horor di Jerez
Salah satu momen yang paling banyak dibicarakan terjadi saat Feda hampir mengalami crash hebat di Jerez. Dalam situasi motor kehilangan grip, pembalap Indonesia tersebut berhasil menyelamatkan kendaraannya dengan refleks luar biasa.
Awalnya banyak yang menganggap kejadian itu hanya keberuntungan. Namun setelah tayangan ulang dianalisis, banyak pengamat justru menilai aksi Feda menunjukkan insting balap alami yang biasanya dimiliki pembalap kelas dunia.
Kemampuan menjaga keseimbangan motor dalam kondisi kritis membuat sejumlah pihak membandingkan aksi tersebut dengan gaya penyelamatan khas Marc Marquez di MotoGP. Valentino Rossi juga dikenal sering melakukan manuver serupa pada masa kejayaannya.
Karena itu, banyak media mulai percaya bahwa Feda bukan sekadar rookie biasa. Ia dinilai memiliki bakat alami yang sulit ditemukan pada pembalap muda lainnya.
Jadi Rider Honda Terbaik di Catalunya
Perhatian terhadap Feda Ega Pratama semakin meningkat usai Moto3 Catalunya 2026. Dalam seri tersebut, rider Indonesia itu berhasil menjadi pembalap Honda terbaik di lintasan.
Pencapaian tersebut dianggap penting karena Honda musim ini masih kesulitan bersaing melawan dominasi KTM dan beberapa motor Eropa lain di Moto3. Namun Feda justru mampu tampil konsisten dan tetap kompetitif di grup depan.
Baca Juga: Taspen Resmi Jawab Soal Rapelan dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026, Gaji 13 Cair Mulai 2 Juni
Media Italia bahkan menyebut performa Feda terasa lebih matang dibanding statusnya sebagai rookie. Ia dinilai tidak hanya cepat, tetapi juga semakin cerdas dalam membaca situasi balapan dan menentukan momen overtake.
Popularitas Feda di Eropa pun terus meningkat. Banyak fans mulai memburu foto dan tanda tangannya di paddock Moto3.
Bonus Diserahkan kepada Sang Ibu
Di luar lintasan, Feda juga mendapat perhatian karena sikap rendah hatinya. Di tengah kabar bonus miliaran rupiah dari sponsor dan performa balapnya, pembalap muda itu disebut memilih menyerahkan seluruh bonus kepada sang ibu.
Baca Juga: Gaji 13 ASN dan Pensiunan Cair 2 Juni 2026, Taspen Tegaskan Tak Ada Rapelan dan Kenaikan Gaji
Keputusan tersebut langsung membuat banyak fans tersentuh. Banyak yang menilai Feda masih memegang kuat nilai keluarga di tengah popularitas besar yang mulai diraihnya di Moto3 2026.
Citra sederhana itu membuat dukungan terhadap Feda semakin luas, bukan hanya dari Indonesia tetapi juga fans MotoGP Eropa.
VR46 dan Ducati Mulai Memantau Feda
Rumor terbesar yang kini berkembang di paddock Moto3 adalah ketertarikan VR46 Racing Team dan Ducati terhadap Feda Ega Pratama. Nama rider Indonesia itu mulai dikaitkan dengan proyek pembalap muda masa depan MotoGP.
Perkembangan tersebut muncul setelah Feda tampil impresif dalam sesi tes dan latihan awal di Mugello. Pembalap Indonesia itu bahkan berhasil mencatat waktu tercepat dan langsung menjadi perhatian banyak tim besar.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN Cair 2 Juni 2026, PT Taspen Ungkap Komponen Lengkap dan Daftar Penerimanya
Mugello sendiri merupakan trek spesial bagi Feda. Saat masih tampil di Red Bull Rookies Cup, ia pernah meraih dua kemenangan beruntun di sirkuit legendaris Italia tersebut.
Karena itu, ketika kembali tampil cepat di level Moto3, banyak pihak mulai melihat bahwa performa Feda bukan lagi sekadar kejutan rookie. Ia dianggap mulai menunjukkan konsistensi di berbagai karakter sirkuit.
VR46 yang selama ini identik dengan pembalap Italia disebut mulai membuka perhatian lebih luas ke Asia. Feda dianggap memiliki karakter balap yang cocok dengan filosofi MotoGP modern, yakni agresif, berani duel, dan cepat beradaptasi.
Baca Juga: Gaji ke-13 ASN Cair 2 Juni 2026, PNS hingga Pensiunan Terima Otomatis, Nominal Bisa Capai Rp31 Juta
Nama Marc Marquez juga disebut ikut memberi perhatian terhadap perkembangan rider Indonesia tersebut. Meski belum ada pernyataan resmi, fakta bahwa Feda mulai masuk radar pembalap top MotoGP menunjukkan besarnya dampak performanya musim ini.
Saat ini Feda Ega Pratama terus bersaing di papan atas klasemen rookie Moto3 2026. Banyak pengamat menilai musim ini bisa menjadi titik penting perjalanan kariernya menuju level lebih tinggi.
Jika mampu mempertahankan performa impresif di Mugello dan seri-seri berikutnya, peluang Feda untuk semakin dekat dengan proyek MotoGP masa depan diprediksi akan semakin terbuka lebar.
Editor : Novica Satya Nadianti