JAKARTA - Harga emas Antam hari ini, Kamis 28 Mei 2026, kembali mengalami penurunan seiring melemahnya harga emas dunia di tengah tekanan geopolitik global dan kebijakan suku bunga tinggi Amerika Serikat.
Penurunan harga emas batangan terjadi pada sejumlah produk logam mulia, mulai dari Antam, Galeri 24, hingga UBS. Pelemahan ini dipengaruhi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang masih memanas, serta inflasi tinggi di AS yang membuat bank sentral Amerika atau The Fed mempertahankan suku bunga acuan pada level tinggi.
Kondisi tersebut membuat harga emas dunia bergerak melemah dan berdampak langsung terhadap harga emas di pasar domestik. Harga emas Antam hari ini untuk pecahan 1 gram tercatat turun cukup tajam dibanding perdagangan sebelumnya.
Baca Juga: Redmi 15C NFC Terbaru Resmi Muncul, HP Murah Xiaomi Ini Bawa Baterai Besar dan Desain Premium
Harga Emas Antam Turun Rp31 Ribu
Pada perdagangan Kamis pekan terakhir Mei 2026, harga emas batangan bersertifikat Antam untuk pecahan 1 gram dibanderol Rp2.754.000 per gram. Harga tersebut turun Rp31 ribu dibanding hari sebelumnya.
Sementara itu, harga buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami penurunan cukup dalam. Per 28 Mei 2026, harga buyback emas Antam berada di level Rp2.570.000 per gram atau turun Rp37 ribu.
Penurunan harga buyback ini menjadi perhatian para investor logam mulia, terutama masyarakat yang berencana menjual kembali emas mereka dalam waktu dekat.
Anjloknya harga emas terjadi setelah pelaku pasar global mencermati perkembangan ekonomi Amerika Serikat yang masih dibayangi inflasi tinggi. Kondisi itu membuat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed semakin tertunda.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terancam Mahal hingga 6 Bulan, Pentagon Ungkap Iran Pasang Ranjau di Selat Hormus
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Ikut Melemah
Tak hanya Antam, harga emas Galeri 24 juga bergerak turun pada perdagangan hari ini. Untuk pecahan 1 gram, emas Galeri 24 dibanderol Rp2.739.000 per gram atau turun Rp35 ribu.
Sedangkan harga buyback emas Galeri 24 turun Rp33 ribu menjadi Rp2.569.000 per gram.
Sementara itu, emas batangan UBS juga mengalami pelemahan meski tidak sedalam Antam dan Galeri 24. Harga emas UBS pecahan 1 gram tercatat turun menjadi Rp2.769.000 per gram.
Untuk harga buyback emas UBS, pada Kamis 28 Mei 2026 berada di level Rp2.478.000 per gram.
Baca Juga: Redmi Note 15 Review: HP Midrange Baru Xiaomi Ini Disebut Paling Worth It untuk Gaming dan Kamera
Selain ketiga produk tersebut, harga emas Cukim juga mengalami penurunan signifikan. Harga jual emas Cukim tercatat berada di level Rp2.350.000 per gram.
Faktor Geopolitik dan The Fed Tekan Harga Emas
Pengamat pasar menilai tekanan terhadap harga emas saat ini berasal dari kombinasi faktor geopolitik dan kebijakan moneter global.
Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memicu ketidakpastian pasar keuangan dunia. Namun di sisi lain, tingginya inflasi AS membuat dolar Amerika tetap kuat karena suku bunga tinggi masih dipertahankan The Fed.
Biasanya, emas menjadi aset safe haven saat konflik geopolitik meningkat. Akan tetapi, penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil obligasi Amerika justru menekan pergerakan harga emas dunia.
Baca Juga: Redmi Note 15 Review: HP Midrange Baru Xiaomi Ini Disebut Paling Worth It untuk Gaming dan Kamera
Akibatnya, harga emas global terkoreksi dan memicu penurunan harga emas domestik, termasuk emas Antam, Galeri 24, dan UBS.
Kondisi ini membuat investor cenderung wait and see sambil menanti arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang.
Prospek Harga Emas Masih Fluktuatif
Meski harga emas hari ini mengalami penurunan, sejumlah analis menilai pergerakan logam mulia masih berpotensi fluktuatif dalam jangka pendek.
Baca Juga: Redmi Note 15 Review: Desain Premium dan Kamera Tajam Bikin HP Ini Viral di 2026
Sentimen geopolitik Timur Tengah diperkirakan tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar emas global. Selain itu, data inflasi AS dan kebijakan The Fed juga akan menentukan arah harga emas berikutnya.
Bagi masyarakat yang ingin membeli emas sebagai investasi jangka panjang, penurunan harga saat ini dinilai bisa menjadi momentum untuk melakukan akumulasi bertahap.
Namun investor tetap diimbau memperhatikan perkembangan ekonomi global dan volatilitas pasar sebelum mengambil keputusan transaksi emas.
Dengan tren pasar yang masih dinamis, harga emas Antam dan produk logam mulia lainnya diperkirakan masih berpotensi bergerak naik turun dalam beberapa waktu ke depan.
Editor : Novica Satya Nadianti