RADAR TULUNGAGUNG- Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026 menjadi sorotan menjelang balapan utama di Sirkuit Mugello setelah pembalap muda Indonesia itu mengakhiri sesi kualifikasi kedua di posisi ke-13. Sementara rivalnya dari Malaysia, Hakim Danish, tampil mengejutkan dengan merebut posisi kedua dan akan memulai balapan dari barisan terdepan.
Hasil kualifikasi tersebut langsung menarik perhatian penggemar balap motor Asia Tenggara. Pasalnya, persaingan antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish sepanjang musim Moto3 2026 terus menjadi salah satu duel yang paling dinantikan, terutama dalam perebutan gelar Rookie of The Year.
Meski harus memulai balapan dari posisi ke-13, Veda Ega Pratama Moto3 Italia 2026 masih memiliki peluang besar untuk bersaing di kelompok depan. Karakter balapan Moto3 yang kerap menghadirkan pertarungan ketat dalam rombongan besar membuat peluang menembus zona podium tetap terbuka.
Veda Ega Pratama Gagal Pertahankan Performa Practice
Sebelum sesi kualifikasi berlangsung, Veda Ega Pratama tampil cukup menjanjikan pada sesi practice Moto3 Italia 2026. Pembalap Honda Team Asia itu berhasil finis di posisi kesembilan dan mengamankan tiket langsung ke Q2.
Hasil tersebut sempat memunculkan optimisme bahwa Veda mampu menembus barisan depan saat perebutan posisi start. Namun persaingan yang semakin ketat pada sesi Q2 membuat pembalap asal Indonesia itu harus puas menempati posisi ke-13.
Posisi tersebut membuat Veda akan memulai balapan dari baris kelima starting grid. Meski bukan posisi ideal, pengalaman beberapa seri sebelumnya menunjukkan bahwa Veda cukup mampu melakukan manuver agresif dan memperbaiki posisi sejak lap awal.
Pada sejumlah balapan musim ini, pembalap berusia muda tersebut beberapa kali berhasil menembus kelompok depan meski tidak memulai race dari posisi terbaik. Faktor itu menjadi modal penting menjelang balapan utama di Mugello.
Dengan total 17 lap yang akan dijalani pada Minggu, 31 Mei 2026, peluang untuk melakukan comeback masih terbuka lebar bagi rider andalan Indonesia tersebut.
Hakim Danish Jadi Kejutan Besar di Kualifikasi Moto3 Italia
Salah satu cerita terbesar dalam sesi kualifikasi Moto3 Italia 2026 datang dari pembalap Malaysia, Hakim Danish. Rider KTM tersebut sempat mengalami akhir pekan yang tidak mudah setelah kesulitan menemukan ritme terbaik pada sesi latihan.
Bahkan dalam sesi practice sebelumnya, Hakim Danish dikabarkan sempat mengalami insiden crash yang membuat peluangnya tampil kompetitif dipertanyakan. Namun pembalap Malaysia itu menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit pada saat yang tepat.
Hakim berhasil lolos dari Q1 dan melanjutkan performa impresifnya pada Q2. Hasilnya, ia sukses mengamankan posisi kedua dan akan memulai balapan dari barisan terdepan.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu hasil terbaik Hakim Danish musim ini. Selain memperbesar peluang meraih podium, posisi start kedua juga memperkuat persaingannya dengan para rookie terbaik Moto3 2026.
Keberhasilan Hakim Danish menembus front row membuat duel pembalap Asia Tenggara di Mugello semakin menarik untuk disaksikan.
Duel Indonesia vs Malaysia Kembali Panaskan Persaingan Rookie
Persaingan Veda Ega Pratama dan Hakim Danish kini tidak hanya menjadi perhatian penggemar Moto3, tetapi juga menjadi simbol rivalitas Indonesia dan Malaysia di ajang balap dunia.
Sepanjang musim 2026, kedua pembalap muda tersebut beberapa kali terlibat persaingan langsung dalam perebutan posisi maupun klasemen rookie. Namun hingga menjelang seri Italia, Veda masih berada di posisi yang lebih menguntungkan.
Pembalap Honda Team Asia tersebut masih memimpin klasemen Rookie of The Year dengan koleksi 58 poin. Sementara Hakim Danish berada di posisi ketiga dengan raihan 27 poin.
Perbedaan posisi start pada Moto3 Italia membuat dinamika balapan semakin menarik. Hakim memiliki keuntungan karena memulai dari posisi kedua, sedangkan Veda harus berjuang dari posisi ke-13 untuk mengejar kelompok terdepan.
Balapan Moto3 Italia 2026 akan berlangsung Minggu, 31 Mei 2026, pukul 16.00 WIB di Sirkuit Mugello. Race tersebut diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik musim ini karena mempertemukan sejumlah pembalap muda berbakat, termasuk duel panas antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish yang menjadi kebanggaan Asia Tenggara.
Editor : Cholifatun Nisak