RADAR TULUNGAGUNG - Informasi mengenai pinjaman Dana tanpa KTP kembali ramai diperbincangkan di media sosial dan platform video.
Sejumlah konten kreator mengklaim bahwa pengguna aplikasi DANA bisa memperoleh pinjaman hingga Rp20 juta hanya dengan menggunakan nomor ponsel yang terdaftar tanpa perlu mengunggah kartu identitas.
Dalam sebuah video yang beredar di YouTube, disebutkan bahwa fitur pinjaman Dana tanpa KTP dapat diakses oleh pengguna yang telah meningkatkan akun menjadi DANA Premium.
Pengguna disebut hanya perlu memasukkan nomor telepon atau nomor akun DANA untuk mengajukan pinjaman dengan limit tertentu.
Video tersebut juga mengeklaim bahwa pengguna dapat memanfaatkan limit hingga Rp20 juta yang disebut tersedia melalui akun premium.
Namun, informasi tersebut perlu dicermati secara lebih mendalam agar masyarakat tidak salah memahami layanan yang tersedia di aplikasi dompet digital tersebut.
Cara yang Diklaim untuk Mengaktifkan Fitur
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa pengguna harus terlebih dahulu memastikan akun DANA telah berstatus Premium. Setelah itu, pengguna diminta memeriksa beberapa menu pengaturan, termasuk profil akun dan proses verifikasi yang tersedia.
Pembuat konten menyebut bahwa terdapat beberapa layanan yang harus diaktifkan, seperti akun tersambung, saldo digital, hingga fitur keamanan tertentu. Langkah-langkah tersebut diklaim menjadi syarat agar pengguna dapat mengakses layanan keuangan tambahan yang tersedia di dalam aplikasi.
Selain itu, pengguna diarahkan untuk membuka pusat bantuan atau Help Center di aplikasi. Dari sana, mereka diminta mencari informasi terkait layanan pinjaman yang diklaim dapat diakses tanpa menggunakan KTP.
Klaim Limit Hingga Rp20 Juta
Salah satu bagian yang paling menarik perhatian publik adalah klaim mengenai limit pinjaman hingga Rp20 juta. Dalam video tersebut, kreator menunjukkan simulasi penarikan dana dengan nominal tertentu dan menyebut pengguna dapat mengajukan pinjaman sesuai limit yang diberikan sistem.
Meski demikian, setiap layanan pinjaman digital pada umumnya memiliki proses verifikasi dan penilaian risiko tersendiri. Besaran limit yang diterima pengguna biasanya berbeda-beda tergantung profil akun, riwayat transaksi, serta kebijakan penyedia layanan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak langsung mempercayai klaim pencairan dana instan tanpa melakukan pengecekan langsung melalui aplikasi resmi maupun kanal informasi resmi perusahaan.
Pengguna Disarankan Mengakses Kanal Resmi
Video tersebut juga mengarahkan pengguna untuk mengunjungi situs resmi DANA guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai fitur yang dimaksud. Pengguna disebut dapat mencari bantuan melalui layanan pelanggan apabila fitur tertentu belum muncul di akun mereka.
Dalam praktiknya, perusahaan teknologi finansial umumnya menyediakan informasi lengkap mengenai produk dan layanan melalui aplikasi resmi, situs web, maupun pusat bantuan yang dapat diakses pengguna kapan saja.
Langkah ini dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman terkait fitur yang beredar di media sosial. Pasalnya, tidak semua informasi yang beredar melalui video pendek atau konten viral telah diverifikasi kebenarannya.
Waspadai Informasi yang Belum Terverifikasi
Meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan pinjaman digital membuat berbagai informasi terkait pencairan dana cepat mudah menarik perhatian. Namun, pengguna tetap perlu berhati-hati sebelum memberikan data pribadi atau mengikuti instruksi yang belum jelas sumbernya.
Sebelum mengajukan pinjaman, masyarakat disarankan memahami syarat, ketentuan, bunga, biaya administrasi, serta risiko yang mungkin timbul. Pengguna juga perlu memastikan bahwa layanan yang digunakan berasal dari platform resmi dan memiliki izin yang berlaku.
Dengan demikian, informasi mengenai pinjaman Dana tanpa KTP sebaiknya diverifikasi terlebih dahulu melalui sumber resmi agar pengguna mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari potensi penyalahgunaan data maupun penipuan digital.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan