Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Selain TPG 100 Persen, DPR Ungkap Ancaman PPPK Dirumahkan karena Keuangan Daerah Bermasalah, Guru Minta Kepastian Nasib

Muhamad Ahsanul Wildan • Kamis, 25 Juni 2026 | 17:50 WIB
TPG 100 persen dan nasib PPPK jadi sorotan DPR. Guru menanti kepastian pencairan tunjangan dan status kerja. (Ilustrasi Gemini AI)
TPG 100 persen dan nasib PPPK jadi sorotan DPR. Guru menanti kepastian pencairan tunjangan dan status kerja. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG – Pembahasan mengenai TPG 100 persen dalam rapat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tidak hanya menyoroti pencairan tunjangan profesi guru, tetapi juga mengungkap kekhawatiran baru terkait nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di sejumlah daerah.

Dalam forum tersebut, anggota DPR RI menyampaikan bahwa persoalan TPG 100 persen dan kesejahteraan guru masih menjadi keluhan yang paling sering diterima dari masyarakat.

Selain pencairan tunjangan, banyak guru juga mempertanyakan kepastian status serta masa depan tenaga PPPK.

Pembahasan mengenai TPG 100 persen menjadi semakin penting karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan guru yang selama ini menjadi ujung tombak pendidikan nasional.

Baca Juga: Aksi Teatrikal Mahasiswa Tulungagung Curi Perhatian di Depan DPRD, Laily Pilih Kritik lewat Simbol daripada Orasi

DPR Terima Banyak Keluhan dari Daerah

Anggota DPR mengaku sering menerima pertanyaan dari guru terkait Program Pendidikan Profesi Guru (PPG), tunjangan profesi, hingga berbagai persoalan administrasi pendidikan.

Menurutnya, komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah perlu diperkuat agar berbagai informasi penting dapat diterima secara cepat dan jelas oleh para guru.

Ia juga berharap terdapat mekanisme khusus yang memudahkan DPR memperoleh informasi terkini sehingga dapat menjawab berbagai pertanyaan masyarakat di daerah pemilihan.

TPG 100 Persen Dinilai Perlu Perbaikan Sistem

Dalam pembahasannya, DPR menyoroti mekanisme penyaluran tunjangan profesi guru yang masih melalui pemerintah daerah.

Sistem tersebut dianggap berpotensi menimbulkan hambatan administrasi dan memperlambat pencairan dana kepada guru penerima.

Karena itu, DPR mendorong evaluasi bersama antara Kementerian Pendidikan dan Kementerian Keuangan agar penyaluran TPG dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

Usulan transfer langsung ke rekening guru menjadi salah satu opsi yang dinilai mampu mengurangi risiko keterlambatan pencairan.

Operator Sekolah dan Bendahara BOS Ikut Disorot

Selain tunjangan profesi, DPR juga mengangkat persoalan operator sekolah dan bendahara BOS yang selama ini memiliki beban kerja cukup besar.

Menurut berbagai aspirasi yang diterima, banyak operator sekolah menghadapi tanggung jawab administratif yang semakin kompleks, sementara dukungan dan penghargaan yang diterima masih dianggap belum sebanding.

Karena itu, DPR meminta pemerintah mengkaji kemungkinan pemberian insentif atau bentuk penghargaan lain bagi operator dan bendahara sekolah.

Kekhawatiran PPPK Dirumahkan

Isu yang paling menyita perhatian dalam pembahasan tersebut adalah kekhawatiran mengenai tenaga PPPK di sejumlah daerah.

DPR menyebut terdapat indikasi beberapa pemerintah daerah mengalami kesulitan keuangan sehingga muncul kekhawatiran tidak mampu menanggung beban belanja pegawai dalam jangka panjang.

Kondisi ini memunculkan spekulasi bahwa sebagian tenaga PPPK berpotensi menghadapi ketidakpastian status apabila kemampuan fiskal daerah terus menurun.

Di sisi lain, DPR juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara pengangkatan tenaga pendidik yang sudah mengabdi dengan kebutuhan regenerasi guru dari lulusan perguruan tinggi yang siap memasuki dunia pendidikan.

Meski belum ada keputusan resmi terkait perubahan kebijakan, berbagai masukan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah masih menghadapi pekerjaan rumah besar dalam memastikan kesejahteraan guru, kelancaran pencairan TPG 100 persen, serta kepastian masa depan tenaga PPPK di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Aksi Teatrikal Mahasiswa Tulungagung Curi Perhatian di Depan DPRD, Laily Pilih Kritik lewat Simbol daripada Orasi

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Kementerian Pendidikan #PPG #tpg 100 persen #pppk guru #Tunjangan Profesi Guru