JAKARTA – Kabar baik datang bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk para guru. THR ASN 2026 dipastikan memasuki tahap akhir persiapan setelah Kementerian Keuangan menyatakan anggaran senilai Rp55 triliun telah disiapkan. Pemerintah kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden Prabowo mengenai jadwal pencairannya.
Selain perkembangan THR, guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) juga mendapat angin segar. Proses penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) terus berlangsung dan rekomendasi pencairan TPG Februari 2026 disebut telah dikirim ke Kementerian Keuangan untuk diproses.
Kombinasi dua kabar tersebut membuat THR ASN 2026 dan pencairan TPG menjadi perhatian utama kalangan guru maupun ASN lainnya. Pemerintah menargetkan seluruh proses berjalan sesuai jadwal agar dapat meningkatkan daya beli masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Anggaran THR Rp55 Triliun Sudah Disiapkan
Menteri Keuangan mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, anggota TNI, Polri, serta para pensiunan.
Meski demikian, jadwal resmi pencairan masih menunggu pengumuman langsung dari Presiden Prabowo. Pemerintah mengikuti pola yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni pengumuman dilakukan langsung oleh kepala negara didampingi sejumlah menteri terkait.
Dengan anggaran tersebut, pemerintah berharap pemberian THR mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemerintah Siapkan Berbagai Stimulus Ekonomi
Selain THR, pemerintah juga menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi untuk mendukung aktivitas masyarakat selama musim mudik.
Beberapa kebijakan yang diumumkan antara lain potongan harga tiket kereta api dan kapal laut sebesar 30 persen, penurunan harga tiket pesawat ekonomi melalui insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), hingga berbagai keringanan biaya pelayanan transportasi.
Di bidang perlindungan sosial, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng kepada lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat dengan anggaran mencapai Rp14,09 triliun.
SKTP Guru Terus Bertambah
Sementara itu, dari sektor pendidikan, proses penerbitan SKTP guru terus menunjukkan perkembangan positif.
Banyak guru dilaporkan telah memperoleh SKTP Februari 2026 setelah dilakukan penarikan data terbaru oleh sistem Kementerian Pendidikan.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan pengelola administrasi guru, rekomendasi pencairan TPG bagi guru yang telah memiliki SKTP Februari telah dikirim ke Kementerian Keuangan paling lambat pada 24 Februari 2026.
Apabila seluruh tahapan administrasi berjalan lancar, maka pencairan TPG diperkirakan mulai berlangsung pada hari kerja terakhir bulan Februari.
TPG Tetap Menjadi Prioritas Pemerintah
Pemerintah juga menegaskan bahwa kesejahteraan guru tetap menjadi bagian penting dalam belanja pendidikan nasional.
Dalam pemaparan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Januari 2026, anggaran pendidikan telah terealisasi sebesar Rp56,5 triliun dari total pagu Rp769,1 triliun.
Dana tersebut digunakan untuk membiayai berbagai program pendidikan, mulai dari Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen.
Untuk pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen sendiri, pemerintah mencatat realisasi mencapai sekitar Rp2,6 triliun pada awal tahun 2026.
Guru Diminta Menunggu Pengumuman Resmi
Meski berbagai proses administrasi telah berjalan, guru dan ASN tetap diminta menunggu informasi resmi dari pemerintah terkait jadwal pencairan THR maupun TPG.
Pengumuman resmi mengenai THR akan disampaikan langsung oleh Presiden, sedangkan pencairan TPG mengikuti proses administrasi di Kementerian Pendidikan, Kementerian Keuangan, serta Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Dengan anggaran THR sebesar Rp55 triliun yang telah disiapkan serta progres pencairan TPG yang terus berjalan, pemerintah optimistis berbagai kebijakan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan ASN sekaligus menjaga perputaran ekonomi nasional menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari