Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

TPG Guru Juni 2026 Mulai Cair! Kementerian Keuangan Salurkan Tunjangan Profesi Guru, Simak Daerah yang Sudah Menerima dan Program Baru untuk Kesejahteraan Guru

Gita Dwi Nuraini • Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB
TPG Guru Juni 2026 mulai cair melalui Kementerian Keuangan. Simak jadwal pencairan, progres SP2D, serta program terbaru untuk guru.(Gemini AI)
TPG Guru Juni 2026 mulai cair melalui Kementerian Keuangan. Simak jadwal pencairan, progres SP2D, serta program terbaru untuk guru.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG TPG Guru Juni 2026 mulai dicairkan kepada guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di sejumlah daerah. Realisasi pencairan tunjangan profesi guru tersebut terpantau berlangsung pada 29 Juni melalui transfer langsung ke rekening penerima yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Informasi mengenai TPG Guru Juni 2026 mencuat setelah sejumlah guru membagikan bukti transaksi penerimaan dana di media sosial. Salah satu transfer yang beredar menunjukkan nominal sekitar Rp2,9 juta ke rekening Bank BRI, yang disebut sebagai pembayaran tunjangan profesi bagi guru ASN.

Pencairan TPG Guru Juni 2026 dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh guru menerima dana pada hari yang sama. Proses penyaluran diperkirakan berlangsung selama satu hingga dua hari, mengikuti mekanisme yang diterapkan Kementerian Keuangan melalui jaringan KPPN di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Hotman Paris Semprot Elida Netti dan Firdaus, Singgung Penahanan Razman Arif Nasution: Dulu Lantang, Sekarang Diam

KPPN Salurkan TPG Secara Bertahap

Dalam mekanisme terbaru, penyaluran tunjangan profesi guru tidak lagi dilakukan pemerintah daerah, melainkan langsung melalui KPPN yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

Skema ini dinilai mampu mempercepat proses pencairan karena seluruh KPPN bekerja berdasarkan instruksi yang sama dari pemerintah pusat. Meski demikian, waktu transfer tetap dapat berbeda di setiap daerah sehingga guru diminta bersabar apabila dana belum masuk ke rekening.

Selain pencairan untuk bulan Juni, sejumlah KPPN juga masih menyelesaikan pembayaran tunjangan profesi guru yang sebelumnya belum tersalurkan.

Baca Juga: Bukan Pakai Joki! Begini Cara Memunculkan Dana Instan di Aplikasi yang Aman dan Terbukti Berhasil

SP2D Terbit untuk TPG Bulan Sebelumnya

Salah satu KPPN yang menyampaikan perkembangan penyaluran adalah KPPN Marisa. Berdasarkan informasi yang disampaikan, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) tertanggal 22 Juni telah diterbitkan untuk sejumlah pembayaran TPG yang belum terealisasi.

Pembayaran tersebut meliputi tunjangan profesi guru ASN untuk bulan Februari, Maret, hingga Mei bagi sejumlah penerima di Kabupaten Pohuwato dan Kabupaten Boalemo.

Pada pencairan tersebut, TPG Februari disalurkan dalam gelombang lanjutan, sementara pembayaran bulan Maret dan Mei juga direalisasikan kepada guru yang sebelumnya belum menerima haknya.

Dengan adanya penerbitan SP2D tersebut, diharapkan KPPN lain di seluruh Indonesia dapat menyelesaikan pembayaran tunjangan profesi guru yang masih tertunda sekaligus melanjutkan pencairan untuk bulan Juni.

Baca Juga: Hotman Paris Sentil Elida Netti dan Firdaus usai Razman Arif Nasution Ditahan, Singgung Janji yang Tak Terbukti

Pemerintah Perkuat Program Pendidikan

Selain perkembangan pencairan TPG, pemerintah juga menyampaikan sejumlah program prioritas di sektor pendidikan setelah rapat bersama Presiden.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terus dipercepat. Pada tahun sebelumnya, revitalisasi telah menyasar lebih dari 16 ribu satuan pendidikan.

Tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun untuk merevitalisasi 11.744 sekolah. Jumlah tersebut akan ditambah sekitar 60 ribu sekolah lagi sehingga total mencapai sekitar 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Program tersebut mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Selain meningkatkan kualitas sarana pendidikan, revitalisasi sekolah juga diproyeksikan mampu membuka sekitar 1,1 juta lapangan kerja karena pembangunan dilakukan melalui sistem swakelola.

Pemerintah juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen proyek revitalisasi tahun ini telah berjalan dan sebagian ditargetkan selesai pada Juli hingga Agustus sehingga dapat dimanfaatkan pada tahun ajaran baru.

Sekolah Unggul dan Kesejahteraan Guru Jadi Prioritas

Pemerintah turut menyiapkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai sekolah unggulan yang tidak menggunakan sistem berasrama. Beberapa sekolah akan dibangun di balai milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, termasuk satu lokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di sisi lain, pemerintah kembali menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Tunjangan bagi guru non-ASN telah dinaikkan, sedangkan guru ASN tetap menerima tunjangan sebesar gaji pokok yang kini ditransfer langsung ke rekening setiap bulan.

Kebijakan transfer langsung tersebut diharapkan mempercepat pencairan sekaligus memangkas birokrasi sehingga hak guru dapat diterima lebih cepat.

Tak hanya itu, pemerintah juga memperluas program beasiswa bagi guru yang belum menyelesaikan pendidikan D4 atau S1. Setelah sebelumnya menyediakan beasiswa bagi 12.500 guru, tahun ini kuota meningkat menjadi 150 ribu guru dengan bantuan pendidikan sebesar Rp3 juta setiap semester.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi guru sekaligus memperkuat kualitas pendidikan nasional dalam jangka panjang.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#TPG Guru Juni 2026 #Guru ASN #KPPN #kementerian keuangan #Tunjangan Profesi Guru