Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Weton Jawa Disebut Punya Akurasi Tinggi? Ini Penjelasan Lengkap Sistem Neptu dan Perhitungan Jodoh

Cholifatun Nisak • Kamis, 2 Juli 2026 | 22:14 WIB
Weton Jawa dan neptu dipercaya mampu membaca karakter, rezeki, hingga jodoh. Simak penjelasan lengkap sistem perhitungan tradisional ini.
Weton Jawa dan neptu dipercaya mampu membaca karakter, rezeki, hingga jodoh. Simak penjelasan lengkap sistem perhitungan tradisional ini.

 

JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM -
Weton Jawa kembali menjadi sorotan setelah sebuah diskusi metafisika viral di media sosial membahas klaim bahwa sistem perhitungan tradisional ini memiliki tingkat akurasi tinggi dalam membaca karakter, rezeki, hingga jodoh seseorang. Dalam pembahasan tersebut, weton Jawa atau neptu dijelaskan sebagai bagian dari sistem kalender kuno yang menggabungkan unsur hari, pasaran, hingga siklus alam yang lebih luas.

Sistem Weton Jawa dan Perhitungan Neptu

Dalam penjelasan yang beredar, weton Jawa terdiri dari dua komponen utama, yakni hari dalam kalender Masehi (Senin hingga Minggu) dan pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Masing-masing hari dan pasaran memiliki nilai angka atau neptu yang kemudian dijumlahkan untuk menghasilkan angka weton seseorang.

Misalnya, kombinasi hari dan pasaran seperti Selasa Kliwon atau Sabtu Pahing akan menghasilkan nilai tertentu yang diyakini memiliki makna karakteristik khusus. Konsep ini disebut sebagai dasar perhitungan neptu Jawa yang telah lama digunakan dalam tradisi masyarakat Jawa.

Baca Juga: Aksi Demo Ricuh di BGN: Tuduhan Korupsi MBG Menggema, Wakil Kepala BGN Janji Klarifikasi Terbuka

Klaim Akurasi Tinggi dalam Membaca Karakter

Dalam diskusi tersebut, sistem weton Jawa disebut tidak hanya berkaitan dengan karakter individu, tetapi juga dapat digunakan untuk membaca potensi rezeki, kesehatan, hingga kecocokan pasangan. Bahkan, terdapat pembagian karakter seperti Sri, Rezeki, Gedong, Loro, dan Pati yang masing-masing dipercaya menggambarkan pola kehidupan seseorang.

Menurut penuturan narasumber dalam video, orang dengan kategori Sri cenderung mudah bergaul dan memiliki banyak relasi, sedangkan kategori Gedong dianggap memiliki potensi kepemimpinan dan kemapanan. Sementara itu, kategori Loro dan Pati diartikan sebagai fase ujian hidup yang berat sebelum mencapai keberhasilan.

Weton Jawa dalam Kehidupan Sehari-hari

Lebih jauh, weton Jawa juga disebut memiliki fungsi praktis dalam kehidupan masyarakat tradisional, seperti menentukan waktu bercocok tanam, arah usaha, hingga perencanaan pernikahan. Sistem ini bahkan dikaitkan dengan siklus alam, termasuk musim dan kondisi lingkungan yang mempengaruhi hasil pertanian dan aktivitas pelayaran.

Meski demikian, para pembicara dalam diskusi tersebut menegaskan bahwa perhitungan weton bukanlah penentu mutlak nasib seseorang. Faktor usaha, doa, dan restu orang tua tetap dianggap sebagai elemen penting yang menentukan hasil akhir kehidupan.

Perhitungan Weton dan Jodoh

Salah satu bagian yang paling menarik perhatian adalah penggunaan weton Jawa untuk menentukan kecocokan jodoh. Dua weton yang digabungkan akan menghasilkan angka tertentu yang kemudian diinterpretasikan sebagai gambaran perjalanan rumah tangga, apakah harmonis, penuh tantangan, atau perlu kehati-hatian.

Namun, para praktisi budaya menegaskan bahwa hasil perhitungan ini lebih bersifat sebagai “peta kemungkinan”, bukan kepastian mutlak.

Baca Juga: Ramai Kelas Metafisika Weton Viral! Cara Hitung Jodoh, Rezeki, dan Karakter Jadi Sorotan

Editor : Cholifatun Nisak
#neptu Jawa #Perhitungan Jodoh #Weton Jawa #Primbon Jawa #kalender jawa