JAKARTA, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM – PKH BPNT tahap 2 kembali menunjukkan perkembangan positif pada awal Juli 2026. Sejumlah keluarga penerima manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima pencairan susulan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama nasabah Bank Mandiri di beberapa daerah.
Informasi mengenai PKH BPNT tahap 2 ini menjadi kabar baik bagi penerima yang sebelumnya masih menunggu pencairan bantuan sosial. Selain saldo PKH dan BPNT yang mulai masuk, pemerintah juga melanjutkan program bantuan pangan berupa beras yang akan disalurkan selama tiga bulan berturut-turut.
Penyaluran PKH BPNT tahap 2 dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh daerah menerima bantuan pada waktu yang sama. Pemerintah mengimbau masyarakat tetap memantau status bantuan secara berkala dan memastikan rekening KKS dalam kondisi aktif.
Baca Juga: Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan dengan Sarwendah 11 Juli Jadi Penentu ?
Garut dan Banyumas Masuk Daftar Daerah yang Mulai Cair
Berdasarkan laporan yang beredar, pencairan susulan PKH tahap 2 telah diterima oleh sejumlah KPM di wilayah Garut melalui KKS Bank Mandiri.
Nominal yang diterima mencapai Rp1.350.000 sesuai dengan komponen bantuan yang dimiliki masing-masing keluarga penerima manfaat.
Sementara itu, di Kabupaten Banyumas, bantuan BPNT tahap 2 juga mulai disalurkan kepada penerima melalui Bank Mandiri dengan nominal Rp600.000 untuk alokasi yang menjadi hak KPM.
Selain dua wilayah tersebut, pencairan juga dilaporkan terjadi pada penerima PKH dan BPNT tahap 2 susulan yang masih menggunakan KKS lama Bank Mandiri dengan total bantuan mencapai Rp1.350.000.
Baca Juga: 7 Bansos Juli 2026 Siap Cair, PKH, BPNT hingga KIP Kuliah, Nominalnya Capai Rp1,4 Juta
Bantuan Beras Dilanjutkan Hingga September 2026
Selain pencairan PKH dan BPNT, pemerintah juga memastikan program bantuan pangan tetap berjalan.
Bantuan tambahan berupa beras akan kembali disalurkan selama tiga bulan berturut-turut, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Setiap keluarga penerima manfaat yang memenuhi syarat akan memperoleh bantuan beras sebanyak 10 kilogram per bulan.
Program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 berdasarkan data sosial ekonomi nasional, dengan total sasaran sekitar 33,2 juta KPM di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Ruben Onsu Resmi Gugat Hak Asuh Anak, Pertemuan dengan Sarwendah 11 Juli Jadi Penentu ?
Penyaluran Dilakukan Bertahap
Pemerintah mengingatkan bahwa proses pencairan bansos tidak dilakukan secara serentak.
Perbedaan jadwal penyaluran di setiap daerah merupakan hal yang wajar karena menyesuaikan proses administrasi, verifikasi data, hingga kesiapan bank penyalur.
Karena itu, masyarakat diminta tidak panik apabila bantuan belum masuk pada hari yang sama dengan daerah lain.
Pengecekan rekening KKS cukup dilakukan satu hingga dua kali dalam sehari. Terlalu sering mengecek saldo tidak akan mempercepat proses pencairan bantuan.
Baca Juga: Bansos Tahap 3 Cair Bulan Juli, Cek Nama Penerima PKH dan BPNT, Ada Aturan Baru Nominal Bantuan
Pastikan Status KPM dan Rekening KKS Aktif
Agar bantuan dapat diterima tanpa kendala, penerima diimbau memastikan status kepesertaan masih aktif dalam Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).
Selain itu, rekening KKS juga harus berada dalam kondisi aktif dan tidak mengalami kendala administrasi, seperti kartu rusak, rekening pasif, atau ketidaksesuaian data identitas.
Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, KPM yang masih berada dalam daftar penerima berpeluang memperoleh pencairan susulan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah.
Bagi masyarakat yang hingga kini belum menerima bantuan, pemerintah meminta agar tetap bersabar karena proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia.
Editor : Gita Dwi Nuraini