Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Bansos Juli 2026 Mulai Cair, Ini Daftar 5 Bantuan Sosial yang Siap Disalurkan kepada KPM

Cholifatun Nisak • Minggu, 5 Juli 2026 | 15:40 WIB
Bansos Juli 2026 mulai dicairkan. Simak daftar 5 bantuan sosial yang disalurkan, mulai bantuan beras, PIP, BLT Dana Desa, PKH hingga BPNT.
Bansos Juli 2026 mulai dicairkan. Simak daftar 5 bantuan sosial yang disalurkan, mulai bantuan beras, PIP, BLT Dana Desa, PKH hingga BPNT.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Bansos Juli 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat setelah pemerintah melanjutkan sejumlah program bantuan sosial pada awal semester kedua tahun ini. Sedikitnya ada lima bantuan sosial yang diproyeksikan mulai disalurkan sepanjang Juli 2026, mulai dari bantuan pangan beras, Program Indonesia Pintar (PIP), BLT Dana Desa, hingga pencairan PKH dan BPNT.

Informasi mengenai Bansos Juli 2026 ini menjadi kabar yang dinantikan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama mereka yang masih menunggu proses pencairan bantuan pada semester pertama. Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa penyaluran bansos bersifat dinamis karena penerima akan terus dievaluasi berdasarkan hasil pemutakhiran data.

Selain program reguler, pemerintah juga menyiapkan sejumlah bantuan tambahan yang ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya keluarga yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Bantuan Pangan Beras Kembali Berlanjut

Program pertama yang dipastikan berlanjut adalah bantuan pangan beras. Pemerintah menetapkan program ini berlangsung selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.

Setiap keluarga penerima akan memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan atau total 30 kilogram selama periode tersebut. Sasaran program ini mencapai sekitar 33,24 juta penerima manfaat yang berasal dari keluarga desil 1 hingga desil 4 dan telah terverifikasi dalam DTSEN.

Program bantuan pangan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah berbagai tantangan ekonomi. Sementara itu, terkait kemungkinan tambahan bantuan minyak goreng, pemerintah masih menunggu keputusan lebih lanjut.

PIP Anak Sekolah Masih Berlanjut

Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih terus disalurkan sepanjang Juli 2026 bagi siswa yang belum menerima bantuan.

Berdasarkan perkembangan penyaluran hingga akhir Juni 2026, jutaan siswa dari berbagai jenjang pendidikan telah menerima bantuan tersebut. Namun, masih terdapat kuota penerima yang belum tersalurkan sehingga proses pencairan akan dilanjutkan pada Juli.

Pemerintah juga masih membuka usulan calon penerima tahap kedua hingga 31 Agustus 2026. Kesempatan ini berlaku bagi siswa baru, termasuk peserta didik kelas 1 SD, kelas 7 SMP, dan kelas 10 SMA yang memenuhi persyaratan.

BLT Dana Desa Masih Dicairkan

Bantuan ketiga yang tetap berjalan adalah BLT Dana Desa.

Program ini diberikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan sosial dari program lain. Besaran bantuan mencapai Rp300 ribu per bulan atau Rp900 ribu untuk pencairan setiap tiga bulan.

Ke depan, penerima BLT Dana Desa yang memenuhi kriteria dapat dialihkan menjadi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Baca Juga: Heru Tjahjono Dorong Optimalisasi JKN-KIS dan Perkuat Cakupan UHC di Tulungagung

PKH dan BPNT Susulan Mulai Disalurkan

Pemerintah juga mulai mencairkan PKH dan BPNT susulan bagi KPM baru yang telah memperoleh Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Sejumlah penerima dengan rekening baru, khususnya melalui Bank Mandiri, dilaporkan mulai menerima pencairan bantuan pada awal Juli 2026. Penyaluran ini diperuntukkan bagi penerima yang sebelumnya belum memperoleh bantuan pada tahap sebelumnya.

Tahap Ketiga PKH dan BPNT Segera Dimulai

Selain pencairan susulan, pemerintah juga menyiapkan penyaluran PKH dan BPNT tahap ketiga untuk periode Juli hingga September 2026.

Namun, tidak seluruh penerima sebelumnya otomatis kembali memperoleh bantuan. Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data melalui survei berkala guna memastikan bantuan tepat sasaran.

KPM yang dinilai sudah tidak memenuhi kriteria berpotensi dihentikan dari daftar penerima, sementara masyarakat yang masuk kategori miskin ekstrem atau berada pada kelompok desil 1 dan desil 2 tetap menjadi prioritas utama.

Proses evaluasi tersebut juga diperkirakan akan menyebabkan cukup banyak penerima mengalami graduasi atau keluar dari daftar penerima bansos pada triwulan ketiga tahun ini.

Pemerintah Uji Coba Perlinsos Digital

Selain penyaluran berbagai bantuan sosial, pemerintah juga mulai mengembangkan sistem Perlinsos Digital.

Saat ini program tersebut telah diuji coba di puluhan kabupaten dan kota di Indonesia, termasuk sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Bali. Masyarakat sudah dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi pemerintah sesuai wilayah yang menjadi lokasi uji coba.

Apabila berjalan sesuai rencana, implementasi Perlinsos Digital akan diberlakukan secara nasional pada akhir Oktober 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan akurasi penyaluran bantuan sosial.

Masyarakat diimbau terus memperbarui data kependudukan serta memastikan statusnya telah terverifikasi agar tetap berpeluang menerima bantuan sosial sesuai ketentuan pemerintah.

Baca Juga: Kepedulian Karyawan PG Modjopanggoong Tulungagung Hadirkan Senyum bagi 102 Anak Yatim

Editor : Cholifatun Nisak
#Bantuan pangan beras #Bansos Juli 2026 #Program Indonesia Pintar (PIP) #PKH #bpnt