TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - PKH BPNT Tahap 2 kembali menunjukkan progres pencairan pada Juli 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan mulai menerima saldo bantuan sosial yang masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), khususnya melalui Bank Mandiri.
Informasi mengenai PKH BPNT Tahap 2 ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang sebelumnya masih menunggu pencairan bantuan triwulan kedua. Meski demikian, pemerintah mengingatkan bahwa proses penyaluran dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh penerima akan menerima bantuan pada waktu yang sama.
Selain pencairan PKH BPNT Tahap 2, pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat yang memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan sosial.
Baca Juga: Bansos Juli 2026 Mulai Cair, Ini Daftar 5 Bantuan Sosial yang Siap Disalurkan kepada KPM
BPNT Tahap 2 Susulan Mulai Masuk ke Rekening KKS
Berdasarkan perkembangan terbaru, pencairan BPNT tahap 2 susulan mulai terpantau masuk ke rekening KKS Merah Putih melalui Bank Mandiri.
Sejumlah KPM dilaporkan telah menerima saldo bantuan sebesar Rp600.000. Nominal tersebut merupakan alokasi bantuan untuk satu periode penyaluran BPNT yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat yang telah memenuhi persyaratan.
Pencairan ini menunjukkan bahwa proses distribusi bansos masih terus berlangsung dan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan data serta mekanisme penyaluran pemerintah.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng Ikut Disalurkan
Selain BPNT, pemerintah juga masih menyalurkan bantuan tambahan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter kepada KPM yang telah ditetapkan.
Program bantuan tersebut diberikan secara bertahap di berbagai daerah dan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Pemerintah juga memastikan program bantuan pangan beras akan kembali dilanjutkan selama tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026.
Setiap penerima manfaat akan memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan dengan sasaran sekitar 33,2 juta KPM yang berasal dari kelompok masyarakat desil 1 hingga desil 4.
Penyaluran Dilakukan Bertahap
Masyarakat yang hingga kini belum menerima bantuan diminta tetap tenang karena proses pencairan tidak dilakukan secara serentak.
Dalam setiap periode penyaluran, terdapat penerima yang lebih dahulu mendapatkan bantuan, sementara sebagian lainnya akan menyusul sesuai jadwal pencairan masing-masing.
Karena itu, KPM disarankan melakukan pengecekan rekening secara berkala tanpa harus terlalu sering. Pemeriksaan saldo cukup dilakukan satu hingga dua kali dalam sehari.
Pastikan Status Kepesertaan Tetap Aktif
Agar bantuan dapat dicairkan tanpa kendala, penerima juga diminta memastikan status kepesertaan masih aktif dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain itu, rekening KKS harus tetap aktif dan tidak mengalami kendala administrasi seperti kartu rusak, rekening pasif, maupun ketidaksesuaian data yang berpotensi menghambat pencairan bantuan.
Apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi, KPM hanya perlu menunggu jadwal pencairan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
Pemerintah kembali mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumbernya dan selalu memantau perkembangan penyaluran bantuan melalui kanal resmi. Dengan proses penyaluran yang masih berlangsung sepanjang Juli 2026, KPM diharapkan bersabar hingga bantuan masuk ke rekening masing-masing.
Baca Juga: Kepedulian Karyawan PG Modjopanggoong Tulungagung Hadirkan Senyum bagi 102 Anak Yatim
Editor : Cholifatun Nisak