
TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Buah paling langka di dunia tidak hanya memiliki bentuk yang unik, tetapi juga menyimpan sejarah, nilai ekonomi, hingga cerita konservasi yang luar biasa. Sebagian bahkan nyaris hilang dari peradaban akibat kerusakan habitat dan perubahan lingkungan.
Beberapa buah paling langka di dunia diburu kolektor dengan harga fantastis. Sementara lainnya hanya bisa tumbuh di lokasi tertentu dengan kondisi alam yang sangat spesifik sehingga produksinya sangat terbatas.
Berikut tujuh buah langka yang mencuri perhatian karena keunikan, kelangkaan, sekaligus kisah menarik di balik keberadaannya.
Baca Juga: Dana Instan Tidak Muncul? Ini Tips Agar Fitur Pinjaman Tunai di Aplikasi Dana Cepat Aktif
Pisang Variegata Bernilai Fantastis
Pisang variegata dikenal karena corak putih dan hijau yang menghiasi daun maupun kulit buahnya. Pola tersebut muncul akibat mutasi genetik yang tidak stabil sehingga tanaman sulit berkembang secara konsisten.
Karena tingkat keberhasilannya rendah, satu bibit pisang variegata dapat dihargai puluhan juta rupiah, terutama jika mampu menghasilkan buah dengan corak yang sempurna.
Buah Merah dari Bunga Bangkai
Setelah bunga bangkai selesai mekar, tanaman ini menghasilkan kumpulan buah kecil berwarna merah terang. Sayangnya, fase tersebut sangat jarang disaksikan karena bunga bangkai sendiri hanya mekar selama beberapa hari.
Habitat tanaman endemik Sumatera ini juga semakin terbatas sehingga buahnya hampir tidak pernah ditemukan di alam liar.
Pisang Pink yang Sulit Dijumpai
Musa velutina atau pisang pink berasal dari India dan Bangladesh. Warna merah mudanya membuat tanaman ini lebih sering dijadikan tanaman hias dibanding tanaman konsumsi.
Saat matang, kulit buah akan membuka dengan sendirinya dan memperlihatkan daging putih yang dipenuhi biji hitam besar.
Buah Rotan yang Jarang Diketahui
Selain batangnya dimanfaatkan sebagai bahan anyaman, rotan ternyata menghasilkan buah kecil dengan kulit bersisik.
Masyarakat pedalaman Asia Tenggara telah lama mengenal buah ini sebagai makanan musiman maupun bahan pengobatan tradisional, meski keberadaannya kurang dikenal masyarakat luas.
Black Diamond Apple dari Tibet
Black Diamond Apple menjadi simbol buah premium karena hanya tumbuh di dataran tinggi Tibet dengan ketinggian lebih dari 3.500 meter.
Paparan sinar matahari yang kuat pada siang hari serta suhu dingin ekstrem di malam hari membuat kulit buah berubah menjadi ungu tua hingga tampak hitam. Kondisi tersebut menjadikan harga apel ini mencapai lebih dari Rp1 juta per buah.
Kurma Kuno yang Hidup Kembali
Kurma Judien sempat diyakini telah punah selama ribuan tahun. Harapan baru muncul setelah biji kurma berusia sekitar 2.000 tahun ditemukan di situs bersejarah Masada.
Pada 2005, salah satu biji berhasil ditumbuhkan hingga menjadi pohon yang kemudian diberi nama Methuselah. Kini pohon tersebut bahkan telah menghasilkan buah.
Mangga Kasturi Tinggal di Kebun Kolektor
Mangga kasturi merupakan buah asli Kalimantan Selatan yang memiliki warna kulit kehitaman saat matang serta aroma yang sangat khas.
Spesies ini dinyatakan punah di habitat alaminya akibat kerusakan hutan dan alih fungsi lahan. Meski demikian, sejumlah masyarakat masih mempertahankan pohonnya di kebun sehingga keberadaan mangga kasturi belum benar-benar hilang.
Deretan buah langka tersebut menunjukkan bahwa kekayaan hayati dunia menyimpan banyak keunikan yang perlu dijaga. Upaya pelestarian habitat menjadi langkah penting agar spesies-spesies tersebut tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
Baca Juga: Dana Instan Tidak Muncul? Ini Tips Agar Fitur Pinjaman Tunai di Aplikasi Dana Cepat Aktif
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan