Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Beasiswa LPDP untuk PNS Full Cover, Alumni Ungkap Cara Lolos hingga Tips Hadapi Wawancara

Cholifatun Nisak • Senin, 6 Juli 2026 | 16:30 WIB
Beasiswa LPDP untuk PNS menawarkan pembiayaan full cover. Simak pengalaman penerima beasiswa, tahapan seleksi, hingga tips lolos wawancara LPDP.
Beasiswa LPDP untuk PNS menawarkan pembiayaan full cover. Simak pengalaman penerima beasiswa, tahapan seleksi, hingga tips lolos wawancara LPDP.

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COMBeasiswa LPDP untuk PNS menjadi salah satu peluang terbaik bagi aparatur sipil negara (ASN) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor, termasuk di perguruan tinggi luar negeri. Selain menanggung seluruh biaya pendidikan, program ini juga memberikan berbagai fasilitas yang memungkinkan penerima fokus menyelesaikan studi tanpa terbebani urusan finansial.

Salah satu penerima Beasiswa LPDP untuk PNS, Muhammad Yasir Radif Putra, membagikan pengalamannya saat mengikuti seleksi hingga dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa. ASN yang bertugas di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung itu mengaku motivasi utama mengikuti program tersebut adalah untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menunjang karier sebagai aparatur sipil negara.

Menurutnya, Beasiswa LPDP untuk PNS merupakan salah satu skema beasiswa yang disediakan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di bawah Kementerian Keuangan. Program tersebut secara khusus masuk dalam kategori beasiswa targeted yang diperuntukkan bagi PNS, TNI, dan Polri.

LPDP Menanggung Seluruh Biaya Pendidikan

Yasir menjelaskan salah satu keunggulan utama LPDP adalah skema pembiayaan yang bersifat full cover.

Seluruh kebutuhan selama menempuh pendidikan ditanggung oleh LPDP, mulai dari biaya kuliah (tuition fee), tiket perjalanan, pengurusan visa, asuransi kesehatan, biaya hidup bulanan, hingga dana pembelian buku dan penelitian.

Dengan fasilitas tersebut, penerima beasiswa hanya diminta fokus menjalani proses perkuliahan tanpa harus memikirkan biaya pendidikan maupun kebutuhan hidup selama studi.

Tahapan Seleksi Beasiswa LPDP

Yasir mengungkapkan bahwa proses seleksi LPDP terdiri atas tiga tahapan utama.

Tahap pertama adalah seleksi administrasi dengan mengunggah seluruh dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran.

Peserta yang lolos administrasi kemudian mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang menguji kemampuan penalaran verbal, numerik, serta logika.

Tahap terakhir adalah seleksi substansi atau wawancara yang dinilai menjadi bagian paling menantang.

Pada tahap ini peserta diwawancarai oleh panel yang umumnya terdiri atas akademisi dan psikolog. Bagi pelamar tujuan luar negeri, proses wawancara dapat dilakukan menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Wawancara Jadi Tahap Paling Menentukan

Menurut Yasir, pewawancara tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga menggali kesiapan peserta menjalani studi di luar negeri.

Pelamar akan ditanya mengenai alasan memilih program studi, universitas tujuan, rencana kontribusi setelah lulus, hingga kesiapan menghadapi kehidupan di negara lain.

Psikolog juga akan mengevaluasi kesiapan mental peserta untuk hidup mandiri, beradaptasi dengan budaya baru, dan menyelesaikan pendidikan sesuai target.

Pilih Kuliah di Inggris

Dalam seleksi LPDP, Yasir memilih melanjutkan studi Magister Supply Chain Management di Inggris.

Ia menggunakan jalur non-LOA (Letter of Acceptance), sehingga saat mendaftar belum memiliki surat penerimaan dari universitas.

Alasan memilih Inggris karena sejumlah universitas terbaik dunia untuk bidang manajemen rantai pasok berada di negara tersebut. Selain kualitas pendidikan, faktor keamanan dan lingkungan yang dinilai ramah bagi mahasiswa internasional juga menjadi pertimbangan.

Di sisi lain, Yasir mengaku memiliki alasan pribadi karena ingin merasakan pengalaman hidup di Inggris sekaligus mengunjungi berbagai lokasi bersejarah yang selama ini hanya dikenalnya melalui film.

Baca Juga: Gaji Guru Minimal Rp5 Juta Kembali Menguat, DPR Sebut Angka Layak untuk Kesejahteraan

Rencana Kontribusi Jadi Penilaian Penting

Salah satu aspek yang paling banyak dibahas saat wawancara adalah rencana kontribusi setelah menyelesaikan pendidikan.

Yasir menilai peserta tidak harus menyampaikan program yang muluk-muluk. Yang terpenting adalah rencana tersebut relevan dengan bidang pekerjaan, realistis, serta dapat diwujudkan setelah kembali ke Indonesia.

Ia sendiri berencana menerapkan ilmu manajemen rantai pasok untuk mendukung peningkatan kualitas pengadaan barang dan jasa di instansinya serta menjadi fasilitator pengembangan sumber daya manusia pada bidang tersebut.

Tips Lolos Beasiswa LPDP

Berbagi pengalaman, Yasir menyarankan calon pelamar mempersiapkan diri sejak jauh hari.

Ia mengaku banyak berlatih soal Tes Bakat Skolastik melalui berbagai try out agar terbiasa dengan pola soal yang diujikan.

Untuk menghadapi wawancara, Yasir membuat simulasi secara mandiri dengan menyusun daftar pertanyaan yang sering muncul, kemudian berlatih menjawab satu per satu hingga terbiasa.

Selain itu, ia juga aktif bergabung dalam komunitas Telegram para pejuang LPDP untuk memperoleh informasi terbaru, berbagi pengalaman, hingga mempelajari kesalahan yang sering menyebabkan peserta gagal.

Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama agar peluang lolos Beasiswa LPDP semakin besar. Ia pun berharap semakin banyak ASN maupun masyarakat umum yang berani melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi melalui berbagai program beasiswa yang tersedia.


Baca Juga: Plt Bupati Ahmad Baharudin Dorong Larung Sembonyo Popoh Jadi Magnet Wisata Budaya di Tulungagung

Editor : Cholifatun Nisak
#Beasiswa LPDP untuk PNS #Kuliah di Luar Negeri #beasiswa lpdp #tips lolos LPDP #lpdp