Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

EMIS GTK Terbaru 2026: Begini Cara Generate Akun PTK hingga Input Jadwal untuk Pengajuan Insentif Non ASN

Gita Dwi Nuraini • Senin, 6 Juli 2026 | 13:35 WIB
EMIS GTK Terbaru 2026 wajib digunakan untuk generate akun PTK, input jadwal mengajar, dan pengajuan tunjangan insentif guru serta tendik non-ASN.(Gemini AI)
EMIS GTK Terbaru 2026 wajib digunakan untuk generate akun PTK, input jadwal mengajar, dan pengajuan tunjangan insentif guru serta tendik non-ASN.(Gemini AI)

 

TULUNGAGUNG, RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COMEMIS GTK Terbaru menjadi platform utama yang digunakan madrasah dalam proses pengajuan calon penerima tunjangan insentif guru dan tenaga kependidikan (tendik) non-ASN tahun 2026. Melalui sistem ini, operator madrasah wajib menyelesaikan sejumlah tahapan administrasi sebelum guru dan tendik dapat mengajukan insentif secara mandiri.

Panduan penggunaan EMIS GTK Terbaru dijelaskan dalam sebuah video tutorial yang membahas alur kerja mulai dari login admin madrasah, pembuatan akun PTK, hingga pengaturan jadwal mengajar. Seluruh proses tersebut menjadi syarat penting agar data guru tervalidasi dan memenuhi ketentuan pengajuan insentif.

Bagi operator yang baru pertama kali menggunakan EMIS GTK Terbaru, langkah awal yang harus dilakukan adalah masuk ke laman resmi menggunakan akun Single Sign-On (SSO) EMIS 4.0. Login pertama dilakukan oleh admin madrasah, admin kabupaten/kota, maupun admin kanwil sebelum dapat mengakses seluruh menu pengelolaan data.

Baca Juga: Panduan Lengkap E-Office: Cara Upload Naskah Dinas, Tanda Tangan Digital, hingga Download Dokumen Resmi

Login Admin Menggunakan Akun EMIS 4.0

Setelah membuka halaman EMIS GTK, operator memilih menu login melalui EMIS. Sistem kemudian akan mengarahkan pengguna ke halaman EMIS 4.0 untuk melakukan autentikasi menggunakan akun admin yang telah terdaftar.

Apabila proses login berhasil, operator otomatis masuk ke dashboard EMIS GTK terbaru. Dari halaman beranda inilah seluruh pengelolaan data guru, tenaga kependidikan, mata pelajaran, rombongan belajar hingga jadwal mengajar dilakukan.

Bagi operator baru, salah satu pekerjaan pertama adalah membuka menu Manajemen Akun untuk membuat akun seluruh guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga: Optimalisasi Pantai Popoh di Koridor JLS Jadi Peluang Wisata Baru Kompetitif, Disbudpar Tulungagung Dorong Revitalisasi Besar

Generate Akun PTK dan Bagikan Password

Pada menu Manajemen Akun tersedia fitur Generate Akun PTK. Operator cukup menekan tombol generate agar sistem membuat username dan password seluruh guru maupun tenaga kependidikan yang tercatat di madrasah.

Setelah proses selesai, sistem akan menampilkan notifikasi bahwa akun berhasil dibuat. Operator diminta segera mengunduh file Excel yang berisi daftar username serta password karena informasi tersebut tidak akan ditampilkan kembali.

File tersebut kemudian dibagikan kepada masing-masing guru dan tenaga kependidikan agar mereka dapat login ke akun EMIS GTK masing-masing sebagai persiapan pengajuan tunjangan insentif non-ASN.

Selain membuat akun, operator juga dapat melakukan reset password apabila guru lupa kata sandi maupun menonaktifkan akun PTK yang sudah tidak aktif, misalnya karena mengundurkan diri atau alasan lainnya.

Baca Juga: Cara Mengajukan Permohonan Internal di E Office, Begini Tahapan Upload Dokumen hingga Tanda Tangan Digital

Lengkapi Mata Pelajaran, Rombel, dan Jadwal Mengajar

Setelah akun berhasil dibuat, operator harus memastikan seluruh data akademik telah tersusun dengan benar. Tahapan pertama dimulai dari sinkronisasi mata pelajaran sesuai kurikulum yang digunakan madrasah.

Operator diminta memilih paket kurikulum, seperti Kurikulum Merdeka, kemudian menjalankan proses generate agar daftar mata pelajaran muncul secara otomatis.

Langkah berikutnya adalah menarik data rombongan belajar (rombel) dari EMIS sehingga seluruh kelas dapat digunakan dalam penyusunan jadwal mengajar.

Setelah rombel tersedia, operator membuka menu Pengaturan Jadwal untuk membuat model jadwal baru. Pada tahap ini ditentukan jumlah maksimal jam pelajaran setiap hari, termasuk pengaturan hari libur sebelum jadwal mulai disusun.

Input Jadwal Mengajar Jadi Syarat Penting

EMIS GTK menyediakan tiga metode pengisian jadwal mengajar. Pertama, jadwal dapat diinput berdasarkan masing-masing guru. Kedua, pengisian dilakukan berdasarkan kelas atau rombongan belajar. Ketiga, operator dapat mengunggah jadwal melalui file Excel sehingga lebih praktis apabila jumlah guru cukup banyak.

Dalam proses tersebut, operator juga harus memastikan data siswa telah tersedia di sistem karena keberadaan rombel dan peserta didik menjadi dasar penyusunan jadwal pembelajaran.

Video tutorial tersebut menegaskan bahwa setiap guru minimal harus memiliki beban mengajar 6 Jam Tatap Muka (JTM) agar memenuhi salah satu syarat administrasi dalam pengajuan tunjangan insentif.

Apabila seluruh tahapan mulai dari generate akun, sinkronisasi mata pelajaran, penarikan rombel hingga penyusunan jadwal telah selesai, operator tinggal membagikan username dan password kepada guru serta tenaga kependidikan. Selanjutnya masing-masing PTK dapat login ke akun EMIS GTK terbaru untuk melanjutkan proses pengajuan tunjangan insentif non-ASN sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#EMIS GTK Terbaru #Pengajuan Insentif Non ASN #Generate Akun PTK #Jadwal Mengajar EMIS #Tunjangan Guru Madrasah