Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

THR ASN 2026 Bernilai Rp55 Triliun Sudah Diproses, Presiden Prabowo Akan Umumkan Jadwal Pencairan

Ingge Nayla Ayu Karina • Selasa, 14 Juli 2026 | 10:30 WIB
THR ASN 2026 senilai Rp55 triliun telah diproses. Menteri Keuangan menyebut pengumuman pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.
THR ASN 2026 senilai Rp55 triliun telah diproses. Menteri Keuangan menyebut pengumuman pencairan akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

 

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Pemerintah memastikan anggaran THR ASN 2026 sebesar Rp55 triliun telah diproses. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Keuangan saat memaparkan kinerja APBN hingga akhir Januari 2026. Meski prosesnya telah berjalan, pemerintah menegaskan pengumuman resmi mengenai pencairan tunjangan hari raya akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

 

Pernyataan tersebut menjadi salah satu informasi yang disampaikan pemerintah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Selain menyiapkan THR ASN, pemerintah juga mengalokasikan berbagai stimulus ekonomi serta melanjutkan sejumlah program perlindungan sosial.

 

Dalam sesi tanya jawab bersama awak media, Menteri Keuangan mendapat pertanyaan mengenai perkembangan pencairan THR bagi aparatur sipil negara. Ia menjelaskan bahwa proses penyusunannya hampir selesai.

 

Menurutnya, seluruh proses masih berjalan di internal pemerintah. Namun, penyampaian keputusan kepada publik bukan menjadi kewenangan kementerian, melainkan akan diumumkan langsung oleh Presiden.

 

Anggaran THR ASN Mencapai Rp55 Triliun

Dalam pemaparan mengenai APBN, Menteri Keuangan menyebut pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya.

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi aparatur sipil negara, anggota TNI, Polri, serta para pensiunan.

 

Besarnya alokasi tersebut menjadi bagian dari belanja pemerintah menjelang Hari Raya guna mendukung konsumsi masyarakat.

 

Meski nilai anggaran telah diumumkan, pemerintah belum menyampaikan jadwal resmi pencairan maupun rincian teknis pelaksanaannya. Informasi tersebut akan diumumkan Presiden pada waktu yang ditentukan.

 

Pemerintah Siapkan Stimulus Ramadan

Selain THR ASN, pemerintah juga mengumumkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Untuk sektor transportasi, pemerintah memberikan potongan harga tiket kereta api dan kapal laut sebesar 30 persen.

 

Sementara itu, pengguna angkutan penyeberangan memperoleh pembebasan tarif jasa kepelabuhanan hingga 100 persen.

 

Pemerintah juga memberikan insentif bagi penumpang pesawat domestik kelas ekonomi sehingga harga tiket turun sekitar 17 hingga 18 persen melalui beberapa skema kebijakan.

 

Total anggaran yang dialokasikan untuk program stimulus transportasi tersebut mencapai sekitar Rp0,92 triliun.

 

Bantuan Sosial Terus Disalurkan

Pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan sosial sebagai bagian dari perlindungan masyarakat.

Sebanyak 35,04 juta keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan pangan berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng.

 

Untuk program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,09 triliun.

 

Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan Idulfitri.

Baca Juga: THR ASN 2026 Segera Diumumkan, Anggaran Rp55 Triliun Sudah Disiapkan, Menteri Keuangan: Tinggal Presiden

Pencairan TPG Guru Masih Dipantau

Selain perkembangan THR ASN, transkrip juga memuat informasi mengenai tunjangan profesi guru (TPG).

Disebutkan bahwa jumlah guru yang telah memperoleh Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) Februari 2026 terus bertambah.

 

Berdasarkan informasi yang disampaikan, rekomendasi pencairan TPG bagi guru yang telah memiliki SKTP Februari dijadwalkan dikirim ke Kementerian Keuangan paling lambat Selasa, 24 Februari 2026, apabila seluruh proses administrasi berjalan tanpa kendala.

 

Dengan kondisi tersebut, potensi pencairan diperkirakan berlangsung mulai Rabu, 25 Februari hingga Jumat, 27 Februari 2026.

 

Perkiraan itu didasarkan pada sisa hari kerja di bulan Februari. Apabila melewati tanggal tersebut, maka target pencairan TPG dalam bulan yang sama berpotensi tidak tercapai.

 

Meski demikian, realisasi pencairan tetap menunggu proses lebih lanjut di Kementerian Keuangan dan pelaksanaan melalui KPPN.

 

Belanja Pendidikan dan Bansos Meningkat

Dalam laporan APBN, pemerintah juga memaparkan perkembangan realisasi anggaran pendidikan.

Hingga akhir Januari 2026, realisasi anggaran pendidikan mencapai Rp56,5 triliun dari pagu APBN sebesar Rp769,1 triliun.

 

Dana tersebut digunakan untuk mendukung berbagai program pendidikan, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), KIP Kuliah, program Makan Bergizi Gratis, hingga pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen.

 

Pemerintah menyebut pembayaran tunjangan profesi guru dan dosen yang telah direalisasikan mencapai Rp2,6 triliun.

 

Sementara itu, realisasi bantuan sosial juga mengalami peningkatan. Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan pertama telah dimulai sejak Januari 2026 dengan realisasi sebesar Rp9,5 triliun.

 

Dengan perkembangan tersebut, pemerintah menegaskan berbagai program prioritas tetap berjalan sesuai rencana. Untuk kepastian jadwal pencairan THR ASN 2026, masyarakat kini menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
Presiden Prabowo THR ASN anggaran THR Rp55 triliun THR ASN 2026 TPG Februari 2026 anggaran THR ASN