Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PPG 2026 Ditargetkan untuk 806 Ribu Guru, Pemerintah Kejar Seluruh Guru Bersertifikat pada 2027

Davina Ar Raafika • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:15 WIB
PPG 2026 ditargetkan diikuti 806 ribu guru. Simak target pemerintah, program RPL, syarat D4 atau S1, dan percepatan sertifikasi guru hingga 2027. (Yt BeritaSatu)
PPG 2026 ditargetkan diikuti 806 ribu guru. Simak target pemerintah, program RPL, syarat D4 atau S1, dan percepatan sertifikasi guru hingga 2027. (Yt BeritaSatu)

RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - PPG 2026 menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk mempercepat sertifikasi guru di Indonesia. Dalam pemaparannya, pemerintah menargetkan sebanyak 806 ribu guru mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada 2026, setelah sebelumnya membuka kesempatan bagi guru yang belum berijazah D4 atau S1 untuk melanjutkan studi melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya memenuhi amanat Undang-Undang Guru dan Dosen yang mengharuskan guru memiliki kualifikasi akademik minimal D4 atau S1 sebelum mengikuti PPG. Pemerintah berharap percepatan ini membuat seluruh guru memenuhi syarat sertifikasi pada 2027.

Lebih dari 200 Ribu Guru Belum Berijazah D4 atau S1

Dalam penjelasannya, narasumber mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, masih terdapat lebih dari 200 ribu guru yang belum memiliki kualifikasi pendidikan D4 atau S1.

Sebagian besar guru tersebut berasal dari jenjang taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD).

Karena itu, pemerintah memberikan kesempatan kepada mereka untuk melanjutkan pendidikan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Program tersebut disebut menjadi terobosan baru karena sebelumnya belum pernah diselenggarakan.

Baca Juga: Kisah Tirto Utomo Pendiri Aqua, Pernah Diejek karena Jual Air Putih dalam Botol

Skema RPL Mempercepat Guru Meraih Gelar D4 atau S1

Melalui sistem RPL, pengalaman mengajar dan riwayat pendidikan sebelumnya diakui sebagai bagian dari proses perkuliahan.

Narasumber menjelaskan sekitar 70 persen capaian pembelajaran dapat diakui melalui mekanisme tersebut.

Dengan demikian, guru hanya perlu menyelesaikan sekitar 30 persen sisa pembelajaran hingga lulus.

Karena beban studi menjadi lebih ringan, proses penyelesaian pendidikan diperkirakan dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu tahun.

Bermitra dengan LPTK Terakreditasi Unggul

Pelaksanaan program RPL dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang memiliki akreditasi unggul.

Kerja sama tersebut bertujuan memudahkan para guru mengikuti pendidikan lanjutan.

Guru juga diberikan keleluasaan memilih perguruan tinggi yang lokasinya paling dekat dengan tempat tinggal mereka sehingga proses perkuliahan lebih mudah dijangkau.

Target Peserta Terus Meningkat

Pemerintah menargetkan jumlah peserta program terus bertambah setiap tahun.

Pada tahun berjalan, program peningkatan kualifikasi pendidikan ditujukan bagi 12.500 guru.

Sementara pada tahun berikutnya, target tersebut meningkat menjadi 150 ribu guru.

Pemerintah berharap seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan pendidikan D4 atau S1 dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Baca Juga: Kisah Pendiri Aqua yang Pernah Ditolak Warga, Kini Produknya Ada di Hampir Setiap Rumah

PPG 2026 Dialokasikan untuk 806 Ribu Guru

Setelah memenuhi syarat akademik, para guru akan diarahkan mengikuti program PPG 2026.

Dalam penjelasan tersebut disebutkan bahwa alokasi peserta PPG pada tahun berjalan mencapai 600 ribu guru.

Jumlah itu kemudian ditingkatkan pada 2026 menjadi sekitar 806 ribu guru.

Peningkatan kuota tersebut diharapkan mampu mempercepat proses sertifikasi guru secara nasional.

Sertifikasi Guru Bergantung pada Kelulusan PPG

Narasumber menegaskan bahwa guru yang telah memperoleh ijazah D4 atau S1 belum otomatis mendapatkan sertifikat pendidik.

Guru tetap harus mengikuti dan dinyatakan lulus Pendidikan Profesi Guru.

Apabila belum memenuhi persyaratan atau belum lulus PPG, maka guru juga belum dapat memperoleh sertifikasi.

Karena itu, peningkatan kualifikasi akademik dan pelaksanaan PPG menjadi dua tahapan yang saling berkaitan.

Pemerintah Menargetkan Seluruh Guru Bersertifikat pada 2027

Dalam pemaparannya, pemerintah menyampaikan harapan agar seluruh guru dapat memenuhi kualifikasi akademik sekaligus memperoleh sertifikasi secara bertahap.

Target awal diarahkan hingga akhir 2026.

Namun narasumber menjelaskan bahwa penyelesaian seluruh proses diperkirakan berlangsung hingga 2027, mengingat guru yang baru menyelesaikan pendidikan D4 atau S1 masih harus mengikuti PPG pada tahun berikutnya.

Dengan skema tersebut, pemerintah berharap seluruh guru nantinya telah memiliki pendidikan minimal D4 atau S1 sekaligus menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru sebagai syarat memperoleh sertifikasi.

Editor : Davina Ar Raafika
PPG 2026 Target PPG 2026 806 ribu guru RPL Guru D4 S1 Beasiswa Guru 2026 sertifikasi guru