Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Siap-Siap! Pemerintah Matangkan Rencana Seleksi CPNS 2026, Menpan RB Segera Umumkan Jumlah Formasi Resmi

Natasha Eka Safrina • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:40 WIB
Pemerintah tengah mematangkan rencana seleksi CPNS 2026. Kepala BKN sebut jumlah formasi sedang dihitung dan siap diumumkan resmi oleh Menpan RB Rini Widiantini. (Pinterest)
Pemerintah tengah mematangkan rencana seleksi CPNS 2026. Kepala BKN sebut jumlah formasi sedang dihitung dan siap diumumkan resmi oleh Menpan RB Rini Widiantini. (Pinterest)

 

JAKARTA - Angin segar berembus bagi ratusan ribu pencari kerja di seluruh Indonesia yang tengah menantikan pembukaan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa saat ini mereka tengah serius mematangkan koordinasi intensif untuk menggelar rencana seleksi CPNS 2026. Proses pematangan ini dilakukan demi memastikan rekrutmen berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.

Kepala BKN, Prof. Zudan Arif Fakrullah, mengungkapkan bahwa persiapan rekrutmen abdi negara tahun ini melibatkan lintas kementerian strategis. BKN terus melakukan koordinasi ketat bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widiantini serta Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pembahasan tripartit ini berfokus pada sinkronisasi jumlah formasi dengan kemampuan serta kekuatan anggaran keuangan negara.

"Kami saat ini sedang mematangkan koordinasi untuk seleksi CPNS. Saya, Bu Menpan, Pak Menteri Keuangan terus mematangkan bersama pemerintah daerah dan kementerian lembaga. Ini kebutuhannya berapa sedang kita hitung fix-nya," ujar Zudan saat ditemui wartawan di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat.

Baca Juga: Kisah Sukses Melinda Yunita Sari, Berawal Jadi Karyawan Kini Miliki Empat Usaha Bersama Suami di Tulungagung

Menghitung Kebutuhan Riil di Tengah 6,7 Juta ASN

Langkah pemerintah yang terkesan sangat berhati-hati dalam menentukan kuota ini bukan tanpa alasan. Zudan menjelaskan bahwa proses pematangan rekrutmen memerlukan waktu yang cukup komprehensif karena pemerintah harus cermat dalam menghitung proporsi ideal antara kebutuhan pegawai tetap dan pegawai kontrak. Terlebih, saat ini jumlah total ASN yang aktif di Indonesia sudah menembus angka 6,7 juta orang.

Pemerintah tidak ingin asal membuka lowongan tanpa pemetaan yang jelas. Oleh karena itu, BKN sedang memetakan secara detail jabatan-jabatan tertentu di setiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah untuk menentukan berapa banyak formasi PNS yang masih dibutuhkan dan berapa kuota yang harus dialokasikan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Bersamaan dengan proses perhitungan tersebut, fokus BKN saat ini juga terbagi pada penyelesaian rekrutmen P3K untuk pemenuhan kebutuhan tenaga guru di sekolah rakyat. Tak hanya itu, instansi penanggung jawab data kepegawaian ini juga sedang merampungkan tahapan akhir seleksi sekolah kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Politeknik Keuangan Negara STAN yang ditargetkan selesai pada bulan ini.

Baca Juga: Rehabilitasi Narkoba Gratis di BNNK Tulungagung Belum Maksimal, Stigma Takut Diproses Hukum Masih Kuat

Menpan RB yang Akan Mengumumkan Secara Resmi

Terkait kepastian kapan keran pendaftaran akan mulai dibuka untuk pelamar umum, Zudan meminta masyarakat untuk sedikit bersabar menunggu proses evaluasi internal ini rampung. Dirinya memastikan bahwa setelah angka formasi final didapatkan, pengumuman resmi mengenai pembukaan seleksi CPNS maupun P3K tahun anggaran 2026 akan disampaikan langsung oleh Menpan RB, Rini Widiantini.

BKN berjanji akan terus mempercepat ritme koordinasi agar pelaksanaan tes di lapangan dapat segera dilaksanakan. Di sisi lain, Kepala BKN juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh kepala daerah di Indonesia agar segera menuntaskan proses pengangkatan tenaga non-ASN menjadi P3K di wilayah masing-masing. Hal tersebut dinilai sangat mendesak demi memberikan kepastian status hukum bagi para tenaga honorer sekalian mempermudah pemetaan formasi kosong yang tersisa.

Dengan adanya kepastian mengenai rencana seleksi CPNS 2026 ini, para calon pendaftar diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk melakukan persiapan matang secara mandiri. Begitu proses seleksi P3K sekolah rakyat dan sekolah kedinasan selesai, pengumuman formasi per instansi diprediksi akan langsung dirilis ke publik.

Baca Juga: SMP Pinggiran Berharap Pagu Disesuaikan Dengan Jumlah Lulusan SD

Editor : Natasha Eka Safrina
rencana seleksi CPNS 2026 Kepala BKN Zudan Arif Menpan RB Rini Widiantini formasi CPNS dan P3K rekrutmen ASN pelamar umum