JAKARTA - Panitia seleksi instansi Kementerian Sosial (Kemensos) RI secara resmi menetapkan aturan ketat pelaksanaan ujian seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk Jabatan Fungsional Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2026. Penetapan aturan main tersebut tertuang dalam surat pengumuman resmi Kemensos nomor 2512/1/KP.01.01/07/2026.
Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi P3K Sekolah Rakyat 2026 ini digelar secara serentak mulai tanggal 17 Juli 2026 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Panitia menerapkan prosedur verifikasi dokumen serta pemeriksaan peserta yang sangat ketat di lokasi ujian sebelum peserta diperbolehkan memasuki ruang seleksi.
Peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi diwajibkan untuk mematuhi seluruh persyaratan dokumen, ketentuan pakaian (dress code), hingga tata tertib kedatangan. Kegagalan menunjukkan dokumen yang disyaratkan atau ketidaksesuaian data dapat berujung pada pembatalan keikutsertaan dan peserta langsung dinyatakan gugur oleh panitia seleksi.
Empat Dokumen Wajib Verifikasi Seleksi P3K Sekolah Rakyat 2026
Guna memastikan kelancaran proses verifikasi data di lokasi ujian seleksi P3K Sekolah Rakyat 2026, panitia mewajibkan setiap peserta membawa empat jenis dokumen utama. Dokumen tersebut mencakup berkas fisik yang dicetak langsung serta dokumen digital yang disiapkan di dalam smartphone.
Dokumen fisik pertama yang wajib dibawa adalah Kartu Tanda Peserta Ujian (KTPU) asli. KTPU ini harus dicetak ulang melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id menggunakan printer tinta berwarna di atas kertas ukuran A4. Pencetakan kartu dianjurkan dilakukan sehari sebelum hari pelaksanaan ujian guna memastikan data yang tertera adalah versi paling terperbarui.
Dokumen fisik kedua adalah KTP asli atau Surat Keterangan Perekaman KTP elektronik asli. Panitia menegaskan bahwa peserta dilarang membawa fotokopi KTP maupun dokumen identitas sekunder lainnya saat proses verifikasi. Bagi peserta yang tempat tinggalnya tidak sesuai dengan alamat KTP, dokumen fisik ketiga yang wajib dilampirkan adalah Surat Keterangan Domisili asli.
Sementara itu, dokumen keempat merupakan syarat digital yang terbilang berbeda dibandingkan ujian P3K pada umumnya. Peserta diwajibkan mengunggah scan ijazah asli dan scan transkrip nilai asli di dalam memori smartphone masing-masing untuk ditunjukkan secara langsung kepada petugas verifikasi di lokasi.
Baca Juga: Transfer ke Daerah 2026 Dipotong Pusat, TPP ASN dan Nasib Gaji PPPK Terancam Efisiensi Fiskal
Sanksi Gugur Bagi Peserta yang Melanggar Ketentuan Berkas
Panitia seleksi Kemensos bertindak sangat tegas terhadap pemenuhan persyaratan berkas administrasi fisik maupun digital peserta. Pengutipan dari pengumuman resmi menegaskan bahwa ketidakmampuan menunjukkan dokumen yang diminta akan berakibat fatal pada status kepesertaan.
Berdasarkan aturan Kemensos nomor 2512/1/KP.01.01/07/2026, peserta yang tidak dapat menunjukkan dokumen wajib atau memberikan data yang tidak cocok dengan data pendaftaran awal akan langsung dibatalkan keikutsertaannya. Status peserta otomatis dinyatakan gugur dari seleksi pengadaan P3K SDM Sekolah Rakyat Kemensos RI Tahun Anggaran 2026.
Prosedur pencocokan data ini diberlakukan secara ketat guna menjaga integritas serta transparansi seluruh tahapan seleksi aparatur negara. Oleh karena itu, peserta diimbau memeriksa kembali kelengkapan seluruh berkas jauh sebelum jadwal keberangkatan ke lokasi ujian.
Ketentuan Dress Code dan Aturan Pakaian Resmi Peserta Ujian
Selain kelengkapan dokumen, peserta seleksi kompetensi P3K Sekolah Rakyat 2026 diwajibkan mematuhi aturan pakaian (dress code) resmi yang telah ditetapkan. Penggunaan pakaian yang tidak sesuai dengan instruksi panitia dapat menghambat proses verifikasi peserta.
Atasan yang diwajibkan bagi seluruh peserta adalah kemeja putih polos tanpa corak. Untuk bawahan, peserta diwajibkan mengenakan celana panjang atau rok berwarna hitam polos. Panitia melarang keras penggunaan bawahan berbahan jeans, corduroy, khakis, maupun legging.
Untuk alas kaki, peserta wajib memakai sepatu berwarna hitam yang rapi dan sopan. Bagi peserta wanita yang mengenakan hijab, diwajibkan memakai jilbab berwarna hitam polos. Kepatuhan terhadap aturan pakaian ini menjadi syarat mutlak untuk melangkah ke tahap pemeriksaan berikutnya.
Alur Kedatangan dan Prosedur Keamanan Seleksi CAT BKN
Aturan kedatangan di lokasi ujian seleksi kompetensi P3K Sekolah Rakyat 2026 mewajibkan peserta hadir paling lambat 2 jam sebelum sesi ujian dimulai. Sebagai contoh, peserta ujian sesi kedua yang dijadwalkan pukul 11.00 WIB wajib sudah berada di lokasi seleksi pada pukul 09.00 WIB.
Tenggat waktu 2 jam sebelum ujian tersebut dipergunakan untuk merampungkan serangkaian tahapan pra-seleksi. Tahapan tersebut meliputi verifikasi dokumen, registrasi kehadiran, pemberian Personal Identification Number (PIN) peserta, penitipan barang bawaan, hingga pemeriksaan fisik (body checking).
Selama berada di dalam ruang ujian CAT, panitia menerapkan larangan ketat terhadap barang bawaan pribadi. Peserta dilarang keras membawa tas, jaket, buku, alat tulis, HP, kamera, kalkulator, maupun benda tajam ke dalam area tes.
Peserta yang terlambat hadir, tidak hadir tepat waktu, atau tidak dapat mengikuti seleksi dengan alasan apa pun pada tempat dan waktu yang ditentukan otomatis dinyatakan gugur. Informasi detail serta berkas pengumuman Kemensos dapat diunduh melalui portal catatanasn.com.
Editor : Natasha Eka Safrina