SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026, Ini Materi Tes yang Wajib Dipelajari Peserta

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:10 WIB
SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 mencakup psikotes, bahasa Inggris, dan wawancara. Simak gambaran materi serta tips persiapan agar lebih siap menghadapi seleksi. (Youtube. com)
SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 mencakup psikotes, bahasa Inggris, dan wawancara. Simak gambaran materi serta tips persiapan agar lebih siap menghadapi seleksi. (Youtube. com)

TULUNGAGUNG - SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 menjadi tahap penting bagi peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi kompetensi. Peserta yang berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) masih harus menghadapi sejumlah tes sebelum hasil akhir ditentukan.

SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 mencakup beberapa materi yang perlu dipersiapkan peserta. Di antaranya tes psikologi, bahasa Inggris untuk formasi guru, serta wawancara. Peserta juga perlu memahami bentuk soal yang kemungkinan muncul agar lebih siap menghadapi ujian.

Dalam SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026, jumlah peserta yang mengikuti tahapan tambahan disebut mencapai tiga kali jumlah kebutuhan formasi. Misalnya, jika suatu formasi membutuhkan tiga orang, maka peserta yang mengikuti seleksi kompetensi tambahan dapat mencapai sembilan orang.

Baca Juga: Kemendagri Minta Data Pemda Tak Mampu Bayar Gaji P3K, Batas Akhir Pengisian 6 Juli 2026

Ada Tes Psikologi hingga Wawancara

Materi seleksi kompetensi tambahan terdiri atas beberapa bagian. Tes psikologi menjadi salah satu bagian yang perlu mendapat perhatian karena mencakup kemampuan kognitif peserta.

Dalam tes tersebut, peserta dapat menghadapi soal kemampuan verbal, numerik, visual, bahasa, hingga penalaran logis. Bentuk soalnya antara lain mencari kesimpulan dari sejumlah premis, menentukan kata yang tidak satu kelompok, hingga mengerjakan operasi bilangan.

Peserta juga dapat menemukan soal deret angka dan fungsi matematika sederhana. Kecepatan menghitung dan ketelitian menjadi kemampuan yang perlu dilatih sebelum mengikuti ujian.

Baca Juga: 630 Ribu Formasi P3K Guru Madrasah Swasta Diusulkan Kemenag, Ini Syarat dan Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan

Selain itu, ada soal visual atau figural yang meminta peserta menentukan pola berikutnya. Kemampuan membayangkan rotasi objek juga dapat diuji, termasuk menentukan posisi suatu bentuk setelah diputar beberapa derajat.

Materi lain yang perlu diperhatikan adalah tes Kraepelin. Tes ini menggunakan deretan angka yang harus dijumlahkan secara berurutan. Peserta hanya menuliskan angka satuan dari hasil penjumlahan.

Contohnya, angka 7 dan 4 menghasilkan 11. Peserta cukup menuliskan angka 1. Pola serupa diterapkan pada pasangan angka berikutnya dengan waktu pengerjaan dan instruksi tertentu.

Baca Juga: Status P3K Paruh Waktu 2026 Jadi Sorotan, Benarkah Bukan ASN? Ini Penjelasan Lengkap Soal Gaji dan Perpres 11/2024

Tes Kraepelin dapat mengukur sejumlah aspek, seperti kecepatan, ketelitian, konsentrasi, daya tahan kerja, motivasi, serta ritme kerja.

Bahasa Inggris Disebut untuk Formasi Guru

Selain psikotes, peserta juga perlu mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris. Berdasarkan informasi dalam video, tes bahasa Inggris disebut ditujukan bagi peserta dari formasi guru.

Sementara peserta dari formasi tenaga kependidikan atau tendik disebut tidak mengikuti tes bahasa Inggris. Namun, informasi tersebut masih perlu dicocokkan dengan ketentuan resmi karena belum ada kepastian dalam materi yang disampaikan.

Baca Juga: Jangan Salah Pilih! Ini Perbedaan CPNS dan P3K yang Wajib Diketahui, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Tahapan berikutnya adalah wawancara. Model wawancara juga masih menjadi perhatian peserta karena terdapat informasi mengenai dua kemungkinan pelaksanaan.

Salah satu informasi menyebut wawancara dilakukan secara daring dan peserta berhadapan dengan dua pewawancara. Sementara informasi lainnya menyebut kemungkinan adanya format esai tertulis.

Karena model pelaksanaan belum dipastikan dalam informasi tersebut, peserta disarankan mempersiapkan kedua kemungkinan. Latihan menjawab pertanyaan secara lisan maupun tertulis dapat membantu peserta menghadapi wawancara.

Baca Juga: P3K Paruh Waktu Dihapus di Revisi UU ASN 2026, Peluang Jadi Penuh Waktu atau Kontrak Berakhir ?

Peserta Diminta Tidak Hanya Mengandalkan Hafalan

Persiapan menghadapi SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 tidak cukup hanya dengan menghafal materi. Peserta perlu melatih ketelitian, kecepatan berpikir, kemampuan memahami informasi, serta kemampuan menyampaikan jawaban.

Khusus psikotes, latihan soal dapat membantu peserta mengenali pola pertanyaan. Peserta juga perlu membiasakan diri mengerjakan soal dalam kondisi terbatas waktu.

Sementara untuk wawancara, peserta dapat berlatih menyusun jawaban atas pertanyaan yang berkaitan dengan pengalaman, kompetensi, motivasi, dan kesiapan menjalankan tugas.

Baca Juga: Cara Buat Akun SSCASN 2026 untuk P3K Guru & Tendik Sekolah Rakyat, Ini Tahapannya

Peserta yang telah lolos seleksi kompetensi diharapkan tidak cepat berpuas diri. Tahap SKT masih menjadi bagian penting dalam proses seleksi karena hasil akhirnya akan menentukan peserta yang dapat melanjutkan sesuai kebutuhan formasi.

Karena itu, peserta sebaiknya terus mengikuti informasi resmi terkait jadwal, mekanisme, dan materi SKT. Persiapan yang matang menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Lili Hernawati
PPPK Sekolah Rakyat SKT PPPK Sekolah Rakyat 2026 tes psikologi tes Kraepelin wawancara