TULUNGAGUNG - Kisi-kisi SKT P3K Sekolah Rakyat 2026 untuk jabatan fungsional guru menjadi informasi yang banyak dicari peserta. Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) menjadi tahapan penting yang ikut menentukan kelulusan akhir dalam rekrutmen P3K guru Sekolah Rakyat.
Kisi-kisi SKT P3K Sekolah Rakyat 2026 mencakup tiga materi utama. Peserta akan menghadapi psikotes, tes kemampuan bahasa Inggris, dan wawancara. Ketiganya memiliki karakter penilaian berbeda sehingga perlu dipersiapkan secara khusus.
Bagi peserta yang sudah lulus seleksi administrasi dan seleksi kompetensi, kisi-kisi SKT P3K Sekolah Rakyat 2026 dapat menjadi panduan untuk menyusun strategi belajar. Namun, peserta tetap perlu mengacu pada informasi resmi pemerintah karena tidak ada daftar soal resmi yang dijamin keluar saat ujian.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Tak Selamanya Kontrak, Begini Syarat Resmi agar Bisa Diangkat Menjadi PPPK Penuh
Ada 3 Materi Utama SKT Guru
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam materi tersebut, SKT untuk jabatan fungsional guru Sekolah Rakyat terdiri atas psikotes, tes kemampuan bahasa Inggris, dan wawancara.
Seleksi ini dirancang untuk melihat kemampuan peserta secara lebih luas. Bukan hanya kompetensi akademik, tetapi juga karakter, kemampuan berpikir, komunikasi, integritas, serta kesiapan menjalankan tugas sebagai guru.
Dalam informasi tersebut disebutkan terdapat 3.053 formasi P3K jabatan fungsional guru yang disediakan Kementerian Sosial. Formasi tersebut ditujukan untuk penempatan pada berbagai satuan pendidikan Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Gaji PPPK Sekolah Rakyat 2026 Bisa Tembus Belasan Juta? Simak Rincian Tunjangan dan Fasilitasnya
Psikotes Ukur Kemampuan Berpikir
Materi pertama yang perlu dipersiapkan adalah psikotes. Tes ini bertujuan mengukur kemampuan berpikir sekaligus aspek psikologis peserta.
Beberapa kemampuan yang dapat dinilai mencakup berpikir logis, analitis, numerik, verbal, dan ketelitian. Selain itu, psikotes juga dapat melihat stabilitas emosi serta kemampuan peserta bekerja di bawah tekanan.
Aspek karakter juga menjadi perhatian. Tes digunakan untuk melihat kesesuaian pola pikir dan karakter peserta dengan kebutuhan jabatan guru di lingkungan Sekolah Rakyat.
Karena itu, peserta sebaiknya tidak hanya berlatih soal secara berulang. Kemampuan mengatur waktu, ketelitian membaca pertanyaan, serta menjaga konsentrasi juga perlu diperhatikan.
Bahasa Inggris dan Wawancara
Materi kedua adalah tes kemampuan bahasa Inggris. Peserta perlu mempersiapkan kemampuan memahami bacaan, kosakata dasar, tata bahasa, dan pemahaman terhadap teks berbahasa Inggris.
Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan kompetensi guru. Salah satunya dalam mengakses referensi pendidikan internasional dan memahami praktik pembelajaran dari berbagai negara.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Masih Abu-Abu, MenPAN-RB Ungkap Nasib Gaji PNS dan PPPK Tahun Depan
Setelah itu, peserta menghadapi wawancara. Tahap ini menjadi kesempatan bagi penguji untuk menggali aspek nonteknis yang tidak seluruhnya dapat terlihat melalui tes tertulis.
Pertanyaan dapat berkaitan dengan integritas, moralitas, etika, motivasi menjadi guru Sekolah Rakyat, komitmen terhadap tugas, pengalaman mengajar, hingga kemampuan berkomunikasi.
Kesiapan ditempatkan sesuai kebutuhan pemerintah dan kepedulian terhadap peserta didik juga menjadi bagian yang perlu dipahami. Peserta sebaiknya menyiapkan jawaban berdasarkan pengalaman nyata, bukan sekadar jawaban yang terdengar ideal.
Baca Juga: THR PPPK 2026 Resmi Cair 100 Persen, Simak Komponen, Jadwal Pembayaran, dan Aturan Terbarunya
Tips Persiapan SKT P3K Guru
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan sebelum mengikuti SKT. Peserta bisa mulai berlatih soal psikotes untuk membiasakan diri menghadapi pola pertanyaan dan batas waktu.
Untuk bahasa Inggris, fokus dapat diarahkan pada kosakata dasar, tata bahasa, serta latihan membaca teks. Sementara untuk wawancara, peserta dapat berlatih menjelaskan motivasi, integritas, pengalaman mengajar, dan alasan ingin bergabung dengan Sekolah Rakyat.
Peserta juga penting memahami konsep dan tujuan penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Pemahaman tersebut dapat membantu ketika menghadapi pertanyaan yang berkaitan dengan peserta didik dan pola pendidikan di lingkungan tersebut.
Baca Juga: Gaji Ke-13 PPPK 2026 Resmi Dibayarkan, Ini Jadwal Cair, Komponen, dan Ketentuan Terbaru
Informasi mengenai teknis pelaksanaan SKT sebaiknya terus dipantau melalui kanal resmi Kementerian Sosial. Peserta juga perlu berhati-hati terhadap informasi yang mengklaim memiliki bocoran soal.
Pemerintah tidak menerbitkan daftar soal resmi yang memastikan materi tertentu akan keluar. Karena itu, persiapan terbaik adalah memahami materi, berlatih, dan mengikuti informasi resmi hingga pelaksanaan SKT.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : TVgASN