TULUNGAGUNG - Tips lolos CPNS Kejaksaan menjadi salah satu informasi yang banyak dicari calon peserta seleksi. Dua CPNS Kejaksaan, Yuni Ayuandira dan Aska Nisa Safira, membagikan strategi yang mereka gunakan hingga berhasil melewati rangkaian seleksi.
Tips lolos CPNS Kejaksaan tersebut dibagikan dalam podcast Semeton Adhyaksa. Menariknya, keduanya bukan lulusan hukum. Yuni merupakan sarjana kehutanan, sedangkan Aska lulusan Sastra Inggris.
Tips lolos CPNS Kejaksaan yang disampaikan keduanya tidak hanya berkaitan dengan materi ujian. Manajemen waktu, latihan soal, pemahaman formasi, hingga kemampuan menjaga motivasi juga menjadi faktor penting selama proses seleksi.
Baca Juga: Dosen ASN Blak-blakan di Sidang MK: Gaji CPNS Cuma Rp2,2 Juta, Terpaksa Nyambi Ngojek hingga Kuli
Lulusan Nonhukum Bisa Masuk Kejaksaan
Yuni Ayuandira, 30, saat ini bertugas sebagai Penilai Pemerintah Ahli Pertama pada bidang pemulihan aset. Ia mendaftar menggunakan ijazah S1 Kehutanan pada rekrutmen CPNS 2024.
Sebelumnya, Yuni mengaku sempat mengira peluang masuk Kejaksaan hanya terbuka bagi lulusan hukum. Bahkan, pada 2023 ia berencana mendaftar menggunakan ijazah SMA.
Namun, kehamilan anak ketiga membuatnya menunda rencana tersebut. Penundaan itu justru membuka kesempatan baru karena pada 2024 tersedia sejumlah formasi jabatan fungsional untuk berbagai disiplin ilmu, termasuk kehutanan.
Sementara itu, Aska Nisa Safira, 27, diterima sebagai Penerjemah Ahli Pertama di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat. Formasi tersebut sesuai dengan latar belakang pendidikannya sebagai lulusan Sastra Inggris.
Keduanya menegaskan, calon peserta tidak boleh hanya berpatokan pada anggapan bahwa Kejaksaan identik dengan lulusan hukum. Formasi nonhukum dapat tersedia sesuai kebutuhan instansi.
Kenali Kemampuan Sebelum Belajar
Yuni memilih belajar mandiri dengan terlebih dahulu mengenali kemampuan dirinya. Dalam SKD yang mencakup TWK, TIU dan TKP, ia mengaku lebih kuat pada TIU sehingga materi tersebut diperdalam untuk mendongkrak skor.
Baca Juga: Jadwal CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Tahapan Seleksi yang Perlu Dipantau Calon Pelamar
Setelah itu, ia mencari kisi-kisi dan membuat target belajar sendiri. Strategi tersebut dinilai lebih hemat karena tidak membutuhkan biaya bimbingan belajar.
Berbeda dengan Yuni, Aska memilih belajar dalam waktu singkat tetapi rutin. Ia menyarankan peserta memahami gaya belajar masing-masing, bukan mengikuti pola belajar orang lain.
Bagi peserta yang bekerja, waktu luang dapat dimanfaatkan untuk membaca materi atau mengerjakan soal. Sementara Yuni yang merupakan ibu rumah tangga memanfaatkan malam hari dan waktu libur untuk belajar.
Baca Juga: Judul: Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Bocoran Tahapan yang Mulai Banyak Dicari
Latihan Soal Jadi Kunci Menghadapi SKD
Salah satu tips lolos CPNS Kejaksaan yang paling ditekankan keduanya adalah memperbanyak latihan soal dan tryout. Menurut Yuni, SKD bukan sekadar pertarungan pengetahuan, tetapi juga kemampuan mengelola waktu.
Melalui tryout, peserta dapat mengetahui bagian yang masih lemah sekaligus mengukur kecepatan mengerjakan soal. Hasil evaluasi kemudian digunakan untuk memperbaiki kekurangan sebelum hari ujian.
Aska juga menilai latihan soal penting untuk membiasakan diri dengan model pertanyaan. Ia mengaku sempat merasa kaget saat ujian sebenarnya, tetapi pengalaman mengikuti tryout membuatnya lebih familiar dengan situasi tes.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2026 Segera Dimulai? Kenali Tahapan, Sistem CAT, dan Strategi Lolos Sejak Awal
Jangan Abaikan Tahapan SKB
Persiapan tidak berhenti setelah lolos SKD. Pada SKB Kejaksaan terdapat tahapan CAT dan non-CAT yang harus dipersiapkan secara serius.
Untuk non-CAT, Yuni menyebut adanya wawancara pimpinan, tes kesehatan, serta psikotes tertulis dan wawancara. Peserta juga perlu menjaga kondisi fisik dan mental.
Sementara untuk SKB CAT, peserta dianjurkan mempelajari kisi-kisi sesuai formasi. Aska mengingatkan calon peserta agar memastikan informasi berasal dari sumber resmi, terutama untuk formasi yang sangat spesifik.
Baca Juga: Jadwal Pendaftaran CPNS 2026 Banyak Dicari, Begini Cara Cek Informasi Resmi agar Tak Tertipu Hoaks
Pemahaman mengenai tugas dan fungsi jabatan juga penting. Materi tersebut bahkan dapat muncul dalam wawancara pimpinan.
Lolos CPNS Tak Perlu Orang Dalam
Keduanya juga membantah anggapan bahwa peserta membutuhkan orang dalam untuk lolos CPNS Kejaksaan. Yuni bahkan mengaku sebagai PNS pertama di keluarganya.
Menurut mereka, peserta harus mengandalkan persiapan, usaha, doa dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan.
Pesan terakhir mereka sederhana: jangan takut gagal dan jangan berhenti mencoba. Persiapan sejak jauh hari, konsisten belajar, memahami formasi, serta percaya pada proses menjadi bekal penting menghadapi seleksi CPNS.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Kejaksaan Tinggi NTB