Prabowo Tegas Soal RAPBN 2027: Anggaran Seremoni Dipangkas, Gaji Guru Jadi Perhatian

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 21:00 WIB
Prabowo menegaskan RAPBN 2027 harus lebih efisien. Anggaran seremoni dipangkas dan pemerintah diminta prioritaskan sekolah, rumah sakit, serta guru.(pinterest)
Prabowo menegaskan RAPBN 2027 harus lebih efisien. Anggaran seremoni dipangkas dan pemerintah diminta prioritaskan sekolah, rumah sakit, serta guru.(pinterest)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memperketat penggunaan anggaran dalam RAPBN 2027. Setiap rupiah dari anggaran negara harus memiliki tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam pidatonya, Prabowo mengajak DPR, DPD RI, lembaga negara, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, hingga seluruh rakyat Indonesia untuk mengawal agenda pembangunan bersama. Ia meminta seluruh pihak menjalankan kebijakan dengan disiplin dan bertanggung jawab.

Prabowo juga menyoroti penggunaan anggaran untuk kegiatan yang dinilai kurang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pemerintah diminta mengutamakan kebutuhan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Prabowo Soroti Anggaran Seremoni

Prabowo menegaskan tidak boleh ada proyek yang hanya besar dari sisi anggaran, tetapi kecil dalam memberikan manfaat kepada rakyat. Ia juga meminta agar insentif yang diberikan pemerintah benar-benar menghasilkan pekerjaan baru.

Baca Juga: Bahaya Rokok Bisa Picu Serangan Jantung hingga Kanker Paru, Ini Dampaknya ke Tubuh

Selain itu, investasi diharapkan tidak sekadar menghadirkan modal, tetapi juga membawa transfer teknologi. Menurut Prabowo, setiap kebijakan harus memiliki ukuran dan setiap pejabat harus mempertanggungjawabkan kebijakan yang diambil.

Presiden juga menyinggung efisiensi anggaran di lingkungan pemerintahan. Ia menyebut tidak perlu ada pengeluaran besar untuk kegiatan seremonial, termasuk perayaan ulang tahun kementerian.

“Ulang tahun kementerian cukup potong tumpeng di kantor saja,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Ia berharap pemerintah daerah juga menerapkan kebijakan serupa. Anggaran yang biasanya digunakan untuk kegiatan seremonial dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak.

Gaji Guru hingga Sekolah Jadi Prioritas

Salah satu perhatian Prabowo adalah sektor pendidikan. Ia meminta pemerintah lebih mengutamakan perbaikan sekolah dan peningkatan kesejahteraan guru dibandingkan kegiatan seremonial.

Baca Juga: Lomba 17 Agustus untuk Anak-Anak yang Seru dan Bikin Ngakak, Ada Injak Balon hingga Tepung

Menurut dia, anggaran pemerintah harus diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang bisa dirasakan langsung masyarakat.

“Lebih baik perbaiki sekolah, perbaiki rumah sakit, tingkatkan gaji guru daripada seremoni,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya efisiensi belanja dalam pelaksanaan RAPBN 2027. Pemerintah ingin memastikan anggaran yang tersedia benar-benar digunakan untuk program prioritas.

Meski demikian, Prabowo tetap menegaskan bahwa upacara peringatan kemerdekaan yang dilaksanakan secara terpusat merupakan agenda wajib.

Pemerintah Diminta Berantas Korupsi

Prabowo juga meminta pemerintah di semua tingkatan menghilangkan praktik korupsi, penipuan, markup, dan penggelembungan anggaran dalam pembelanjaan pemerintah.

Menurutnya, efisiensi tidak hanya harus dilakukan pemerintah pusat. Pemerintah daerah, provinsi, kabupaten dan kota, hingga pemerintahan desa juga harus melakukan pembenahan.

Pemerintah, lanjut Prabowo, harus mampu mengurangi berbagai pengeluaran yang tidak efisien. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas belanja negara.

Ia juga menyampaikan rencana membentuk satu lembaga yang akan mengonsolidasikan pembelanjaan pemerintah. Kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dalam pengadaan dan penggunaan anggaran.

Anggaran Harus Melindungi Rakyat

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan tugas utama pemerintah adalah mengabdi kepada rakyat dan memberikan solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Pemerintah harus melindungi rakyat dari berbagai ancaman, mulai dari kemiskinan, ancaman fisik, pemutusan hubungan kerja, kelaparan, hingga keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Karena itu, penggunaan APBN 2027 harus diarahkan pada kebutuhan yang memiliki dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat.

Prabowo berharap pembahasan RAPBN 2027 bersama DPR dapat berlangsung secara terbuka dan konstruktif. Ia meminta proses pembahasan sepenuhnya berorientasi pada kepentingan rakyat dan bangsa.

Presiden kemudian menutup keterangannya dengan mengajak seluruh pihak menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Arah kebijakan tersebut menempatkan efisiensi anggaran, pemberantasan pemborosan, pendidikan, kesehatan, serta perlindungan masyarakat sebagai bagian penting dalam pelaksanaan APBN 2027.

Editor : Maylanni Diana Fitri
RAPBN 2027 anggaran negara gaji guru Prabowo Subianto efisiensi anggaran