Ormas Non-agama dan Partai Berhuruf K Disinggung, Siapa yang Dimaksud?

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:20 WIB
Ormas nonagama dan partai berhuruf K disebut dalam percakapan jelang sidang. Nama organisasi dan partai tersebut masih menjadi tanda tanya. (Youtube. com)
Ormas nonagama dan partai berhuruf K disebut dalam percakapan jelang sidang. Nama organisasi dan partai tersebut masih menjadi tanda tanya. (Youtube. com)

JAKARTA - Selasa, 18 Agustus 2026 - Sebuah pernyataan mengenai ormas nonagama dan partai politik yang memiliki huruf K menjadi sorotan. Pernyataan tersebut disampaikan seseorang yang belum mengungkap secara terbuka identitas organisasi dan partai yang dimaksud.

Dalam percakapan yang terekam dalam video, sosok tersebut menyebut dua petunjuk. Pertama, ormas yang dimaksud disebut tidak berbasis agama. Kedua, partainya disebut memiliki huruf K dalam namanya. Pernyataan itu disampaikan menjelang agenda persidangan.

Saat ditanya mengenai ormas dan partai tersebut, sosok itu belum bersedia memberikan nama secara lengkap. Ia hanya memberikan petunjuk bahwa huruf K terdapat dalam nama partai yang dimaksud.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Turun ke Opini WDP, Plt Bupati Sebut Dampak OTT KPK Jadi Salah Satu Penyebab

Janji Ungkap Setelah Sidang

Percakapan tersebut berlangsung ketika seorang pewawancara menanyakan kesiapan sosok tersebut untuk memberikan keterangan. Pewawancara juga menyinggung apakah yang akan dibicarakan berkaitan dengan partai atau ormas.

Sosok tersebut kemudian mengatakan akan menyampaikan informasi setelah persidangan selesai. Ia belum memberikan penjelasan lebih jauh sebelum agenda sidang berlangsung.

Pewawancara kembali mencoba menggali informasi dengan meminta sedikit petunjuk. Namun, jawaban yang diberikan masih terbatas dan belum mengarah pada penyebutan nama organisasi tertentu.

Baca Juga: Kekosongan Kursi Wabup Tulungagung Jadi Sorotan, Partai Pengusung Belum Bahas Kandidat

"Ormasnya dulu, ya. Ormasnya yang jelas tidak berbasis agama," ujar sosok tersebut.

Pernyataan itu kemudian dilanjutkan dengan petunjuk mengenai partai politik. Ia menyebut partai yang dimaksud memiliki huruf K dalam namanya.

Huruf K Jadi Petunjuk

Ketika ditanya apakah huruf K berada di bagian depan atau tengah nama partai, sosok tersebut belum memberikan jawaban secara jelas. Ia memilih meminta pewawancara menunggu hingga waktu yang dianggap tepat.

"Saya enggak mau nyebutin dulu. Ada huruf K-nya," katanya.

Jawaban tersebut membuat identitas partai yang dimaksud masih menjadi tanda tanya. Tidak ada nama partai yang disebut secara eksplisit dalam percakapan tersebut.

Baca Juga: 113 Tahun Tetap Adem Ayem, Ini Rahasia Muhammadiyah Jadi Ormas Terkaya Sekaligus Paling Tenang di Indonesia

Pewawancara juga sempat kembali meminta petunjuk terkait posisi huruf K. Namun, sosok tersebut tetap tidak mengungkap detail tambahan.

Dengan demikian, informasi yang tersedia dalam video hanya menyebut dua ciri umum. Ormas yang dimaksud dikatakan tidak berbasis agama, sedangkan partai yang disebut memiliki huruf K.

Dikaitkan dengan Aliran Ormas dan Partai

Dalam percakapan berikutnya, muncul pertanyaan mengenai keterlibatan sosok tersebut dengan ormas dan partai. Pertanyaan itu kemudian diklarifikasi dengan istilah "aliran".

Baca Juga: Forum Ormas Islam Geruduk Pemkot, Tuntut Segera Tutup Maxi Brillian

Sosok tersebut menegaskan bahwa pembicaraan bukan mengenai keterlibatan langsung. Namun, percakapan mengarah pada dugaan adanya aliran atau keterkaitan informasi antara ormas dan partai politik.

"Berarti masuk ke aliran ormas sama partai, ya, Pak?" tanya pewawancara.

Jawaban dalam video tidak memberikan penjelasan rinci mengenai bentuk hubungan tersebut. Tidak ada pula nama organisasi, nama partai, maupun tokoh lain yang disebut secara terang.

Baca Juga: Ormas Ratu Adil Berharap Audit dan Transparansi Anggaran Rp 5 Miliar Hibah Koni Kota Blitar

Nama Ormas dan Partai Belum Diungkap

Pernyataan mengenai ormas nonagama dan partai berhuruf K ini masih sebatas petunjuk dalam percakapan. Karena nama organisasi dan partai belum disebutkan, identitas yang dimaksud belum dapat dipastikan.

Sosok tersebut sebelumnya telah menyatakan akan memberikan keterangan setelah sidang. Karena itu, informasi lebih lengkap mengenai ormas dan partai yang dimaksud masih menunggu penjelasan berikutnya.

Pernyataan ini juga belum dapat menjadi dasar untuk menyimpulkan adanya keterlibatan organisasi atau partai tertentu dalam suatu perkara. Diperlukan keterangan langsung dan informasi yang lebih lengkap untuk memastikan konteks pernyataan tersebut.

Baca Juga: Program Takjil Mantap Polres Trenggalek Gandeng Forkopimda dan Ormas

Hingga percakapan dalam video berakhir, petunjuk yang diberikan masih sebatas ormas yang tidak berbasis agama dan partai yang memiliki huruf K. Nama serta hubungan keduanya belum diungkap secara terbuka.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : KOMPASTV
ormas nonagama huruf K Kompas TV persidangan partai politik