BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 Diklaim Mulai Cair

Bachtiar Tatag P • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:10 WIB
BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 dikabarkan mulai cair. Simak fakta saldo Rp600 ribu di KKS BNI dan penyebab KPM bisa terhapus dari bansos.
BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 dikabarkan mulai cair. Simak fakta saldo Rp600 ribu di KKS BNI dan penyebab KPM bisa terhapus dari bansos.

 
JAKARTA
- Kabar mengenai BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 kembali menjadi perhatian masyarakat penerima bantuan sosial. Setelah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 dilaporkan mulai cair di sejumlah bank penyalur, kini muncul informasi bahwa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Informasi terkait BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 tersebut beredar di media sosial setelah sejumlah penerima manfaat mengaku menemukan saldo baru di rekening bantuan mereka. Salah satu laporan menyebutkan adanya dana sebesar Rp600 ribu yang masuk ke KKS Bank BNI dan diklaim sebagai pencairan BPNT triwulan ketiga.

Namun, kabar BPNT Tahap 3 Juli-September 2026 itu masih belum dapat dipastikan sepenuhnya. Sebab, laporan yang beredar masih sangat terbatas dan belum menunjukkan pencairan secara masif di seluruh daerah maupun seluruh bank penyalur.

Baca Juga: KDKMP Tulungagung Ditarget Mulai Beroperasi September 2026, 125 dari 140 Bangunan Telah Rampung dan Siap Dilengkapi Fasilitas

PKH Tahap 3 Sudah Lebih Dulu Cair

Memasuki pertengahan Agustus 2026, penyaluran bansos reguler periode Juli hingga September terus berlangsung. Berdasarkan berbagai laporan dari keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan PKH tahap 3 telah lebih dahulu cair melalui sejumlah bank penyalur.

Pencairan tersebut dilaporkan terjadi pada rekening KKS Bank BRI, BNI, dan Mandiri. Para penerima mengaku telah menerima saldo bantuan sesuai komponen yang mereka miliki, mulai dari bantuan anak sekolah hingga komponen keluarga dengan balita.

Sementara itu, untuk wilayah Aceh yang menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI), pencairan disebut masih berlangsung bertahap. Padahal pada periode-periode sebelumnya, BSI sering menjadi salah satu bank yang lebih cepat menyalurkan bantuan sosial.

Dengan mulai cairnya PKH tahap 3 di sejumlah wilayah, perhatian masyarakat kini tertuju pada pencairan BPNT yang hingga kini masih dinantikan jutaan penerima manfaat.

Baca Juga: 101 SPPG di Tulungagung Sudah Kantongi SLHS, Pemkab Perketat Pengawasan Keamanan Makanan

Saldo Rp600 Ribu di KKS BNI Jadi Sorotan

Kabar BPNT mulai cair muncul setelah adanya unggahan di media sosial yang menunjukkan riwayat transaksi pada rekening KKS BNI. Dalam unggahan tersebut terlihat adanya saldo masuk sebesar Rp600 ribu.

Dana tersebut diklaim sebagai pencairan BPNT tahap 3 periode Juli hingga September 2026. Namun hingga kini, laporan serupa masih sangat sedikit sehingga belum dapat dijadikan indikator bahwa pencairan sudah berlangsung secara nasional.

Karena itu, masyarakat diminta tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa BPNT telah cair secara merata. Penerima bantuan tetap disarankan memantau saldo rekening secara berkala dan menunggu informasi resmi dari pemerintah maupun pendamping sosial.

Meski belum terverifikasi secara luas, munculnya laporan saldo tersebut memberikan harapan bahwa proses penyaluran BPNT kemungkinan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Penyebab Banyak KPM Tiba-Tiba Exclude

Selain soal pencairan bantuan, banyak masyarakat juga mempertanyakan status KPM yang mendadak berubah menjadi exclude atau tidak lagi terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Baca Juga: 10 Kekurangan Alva Cervo Setelah 3 Bulan Dipakai, Baterai Bisa Susut 3 Persen Sehari

Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan peringkat desil kesejahteraan yang menjadi dasar penyaluran bansos. Jika desil penerima naik ke kategori 5 hingga 10, maka peluang untuk menerima bantuan sosial menjadi sangat kecil.

Perubahan desil dilakukan secara berkala dan tidak hanya berdasarkan pendapatan. Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan berbagai sumber data seperti sensus ekonomi, survei keluarga, penggunaan listrik, kepemilikan kendaraan, aset, kondisi rumah, hingga berbagai indikator kesejahteraan lainnya.

Selain itu, ada pula KPM yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Dalam kondisi tersebut, penerima dapat mengajukan sanggahan apabila merasa identitasnya disalahgunakan atau melakukan proses penghentian aktivitas yang terdeteksi dalam sistem.

Baca Juga: 10 Kekurangan Alva Cervo Setelah 3 Bulan Dipakai, Baterai Bisa Susut 3 Persen Sehari

Bantuan Beras 30 Kilogram Mulai Disalurkan

Pemerintah juga mulai menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Di beberapa daerah, undangan pengambilan bantuan sudah mulai dibagikan kepada warga.

Setiap penerima akan memperoleh alokasi beras sebanyak 30 kilogram yang merupakan gabungan untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026. Jadwal pembagian berbeda-beda tergantung wilayah masing-masing.

Selain bantuan beras, Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih terus disalurkan kepada penerima yang memenuhi kriteria. Karena itu, masyarakat diminta terus memantau status bantuan mereka melalui jalur resmi.

Hingga saat ini, pencairan PKH tahap 3 telah menunjukkan perkembangan positif. Sementara untuk BPNT tahap 3, masyarakat masih menunggu kepastian pencairan yang lebih merata di seluruh bank penyalur dan daerah di Indonesia.

Editor : Bachtiar Tatag P
Bantuan pangan beras PKH Tahap 3 BPNT Tahap 3 KPM Exclude Desil BPS