JAKARTA - SKTP Februari 2026 mulai terbit secara bertahap. Guru, khususnya non-ASN lulusan PPG 2025, diminta segera mengecek Info GTK, termasuk memastikan status rekening telah valid dan melakukan aktivasi rekening sebelum proses penyaluran Tunjangan Profesi Guru atau TPG dilakukan.
Berdasarkan informasi yang dibahas The Teacher Channel, penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi atau SKTP untuk periode Februari sudah mulai terlihat sejak 22 Februari. Proses penerbitannya berlangsung bertahap sehingga tidak semua guru menerima SKTP pada waktu yang sama.
Rentang proses penerbitan disebut berlangsung mulai 20 hingga 25 Februari. Guru yang hingga saat ini belum melihat SKTP terbit di akun Info GTK diminta tetap bersabar dan terus memantau perkembangan datanya.
Terbitnya SKTP menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penyaluran tunjangan profesi. Setelah SKTP diterbitkan, proses berikutnya adalah pengusulan penyaluran kepada Kementerian Keuangan.
Karena itu, guru yang sudah melihat SKTP Februari 2026 terbit belum langsung menerima pencairan. Masih terdapat tahapan penyaluran yang harus dilalui.
Kabar terbaru ini juga menjadi perhatian bagi guru non-ASN lulusan PPG tahun 2025. Selain mengecek SKTP, kelompok guru tersebut diminta memperhatikan status rekening yang tampil di Info GTK.
Rekening Valid Harus Segera Diaktivasi
Pada bagian validasi rekening di Info GTK, guru dapat melihat sejumlah informasi, mulai nomor rekening, nama, nama bank, tempat entry, hingga tanggal entry.
Baca Juga: Tukin Dosen ASN 2020-2024 Tak Kunjung Dibayar, Ombudsman Sebut Ada Maladministrasi
Guru non-ASN yang sudah melihat nomor rekening dan nama bank serta memperoleh status rekening valid disarankan segera melakukan aktivasi.
Hal itu perlu dilakukan agar rekening siap digunakan ketika proses penyaluran TPG 2026 dimulai.
Rekening bagi guru non-ASN disebut dibuatkan oleh pusat atau kementerian. Artinya, guru tidak perlu meminta operator sekolah memasukkan nomor rekening pribadi untuk kebutuhan penyaluran tunjangan tersebut.
Setelah rekening muncul di Info GTK, guru perlu memperhatikan bank yang ditunjuk. Aktivasi dilakukan dengan mendatangi bank yang namanya tercantum dalam sistem.
Sebelum datang ke bank, ada lima berkas yang perlu disiapkan. Pertama adalah fotokopi KTP sebagai dokumen identitas.
Kedua, guru perlu membawa fotokopi sertifikat pendidik atau Serdik. Ketiga, menyiapkan fotokopi NPWP.
Berkas keempat berupa hasil cetak halaman Info GTK yang telah menampilkan nomor rekening dan nama bank. Guru dapat mengambil tangkapan layar pada bagian validasi rekening, kemudian mencetaknya sebagai salah satu dokumen pendukung.
Kelima adalah surat keterangan aktif mengajar yang diterbitkan oleh kepala sekolah.
Setelah lima dokumen tersebut lengkap, guru dapat mendatangi bank sesuai nama yang tertera pada Info GTK untuk melakukan aktivasi rekening.
Jangan Tunggu Pencairan Baru Aktivasi
Aktivasi rekening menjadi langkah yang ditekankan bagi guru non-ASN yang datanya sudah memenuhi syarat. Proses ini sebaiknya tidak ditunda hingga penyaluran TPG dimulai.
Baca Juga: Mengapa Jalur SUTET Sulit Dipindahkan? Ini Alasan Relokasi Bisa Memakan Waktu Bertahun-tahun
Guru yang rekeningnya belum aktif dikhawatirkan mengalami hambatan ketika proses penyaluran dilakukan.
Karena itu, guru yang sudah melihat rekening berstatus valid dapat segera mempersiapkan dokumen dan melakukan aktivasi.
Langkah tersebut juga dapat dilakukan oleh guru yang rekeningnya sudah valid meskipun SKTP belum terbit. Aktivasi rekening dapat diselesaikan lebih dahulu sambil menunggu proses penerbitan SKTP.
Sementara bagi guru yang SKTP Februari 2026 belum muncul, proses penerbitan masih berjalan dalam periode yang telah disebutkan. Guru tetap disarankan memantau Info GTK secara berkala.
Tahapan yang perlu diperhatikan saat ini adalah memastikan data telah valid, mengecek penerbitan SKTP, memeriksa status rekening, dan mengaktifkan rekening jika informasi bank sudah muncul.
Bagi guru non-ASN lulusan PPG 2025, kesiapan rekening menjadi bagian penting menjelang proses penyaluran tunjangan profesi. Rekening yang sudah aktif diharapkan dapat menghindarkan hambatan administrasi ketika TPG mulai disalurkan.
Editor : Maylanni Diana Fitri