TRENGGALEK-Memperingati Hari Pelanggan Nasional Tahun 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Trenggalek terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peserta.
Mengusung tema “Proaktif Melayani, Memberdayakan Secara Berkelanjutan dan Menciptakan Nilai yang Melampaui Perlindungan”, peringatan Hari Pelanggan Nasional dilaksanakan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Trenggalek, Jumat (4/9/2026).
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk semakin dekat dengan peserta, sekaligus memberikan apresiasi atas kepercayaan masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Trenggalek, Bowo, mengatakan bahwa Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta.
“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk semakin dekat dengan peserta, mendengarkan kebutuhan mereka, dan terus melakukan evaluasi agar pelayanan yang diberikan semakin baik. Kami ingin peserta merasakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan pelayanan yang proaktif dan manfaat yang nyata,” ujar Bowo.
Dalam kesempatan tersebut, Bowo juga mengingatkan peserta untuk tidak menggunakan jasa calo atau pihak yang menawarkan bantuan berbayar dalam pengurusan klaim BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, seluruh proses pelayanan dan pengajuan klaim telah disediakan melalui mekanisme resmi yang dapat diakses peserta secara mandiri.
“Kami mengimbau kepada seluruh peserta, khususnya yang akan mengajukan klaim, untuk tidak menggunakan jasa calo. Peserta tidak perlu membayar pihak lain untuk mendapatkan pelayanan klaim. Kami siap membantu dan memberikan informasi mengenai proses serta persyaratan klaim melalui kanal pelayanan resmi BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Bowo.
Dia menambahkan, peserta juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan BPJS Ketenagakerjaan dan menjanjikan kemudahan atau percepatan proses klaim dengan imbalan tertentu. Peserta dapat memperoleh informasi dan pelayanan secara langsung melalui petugas BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Bowo, komitmen pelayanan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, tetapi juga melalui upaya memberikan nilai lebih kepada peserta dan penerima manfaat. Hal ini sejalan dengan semangat value beyond protection, di mana BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan manfaat yang melampaui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Salah satu bentuk upaya pemberdayaan tersebut adalah Program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat). Secara umum, program ini merupakan upaya untuk mendorong penerima manfaat agar dapat mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimiliki sehingga lebih produktif dan memiliki kemandirian secara ekonomi.
“Semangat pemberdayaan ini yang ingin terus kami kembangkan. Program PEKA menjadi salah satu upaya untuk mendorong penerima manfaat agar dapat mengembangkan potensi dan keterampilannya sehingga lebih produktif dan mandiri. Untuk Trenggalek, program ini menjadi salah satu target yang akan kami kembangkan dalam waktu dekat,” jelas Bowo.
Bowo berharap momentum Hari Pelanggan Nasional dapat semakin memperkuat hubungan antara BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ingin terus memberikan pengalaman pelayanan yang terbaik bagi peserta. Ke depan, kami juga akan terus mengembangkan berbagai upaya pemberdayaan agar kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi peserta dan masyarakat pekerja,” pungkas Bowo. (*)
Editor : Anggi Septian A.P.