PKH BPNT Tahap 3 Disebut Cair Lagi, Nominal KKS Mulai Rp375 Ribu hingga Rp750 Ribu

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:11 WIB
PKH BPNT tahap 3 disebut kembali cair melalui Bank BRI. Nominal yang dilaporkan masuk ke KKS mulai Rp375 ribu hingga Rp750 ribu.(pinterest)
PKH BPNT tahap 3 disebut kembali cair melalui Bank BRI. Nominal yang dilaporkan masuk ke KKS mulai Rp375 ribu hingga Rp750 ribu.(pinteres

JAKARTA - Pencairan PKH BPNT tahap 3 disebut kembali menyusul di sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dalam sebuah video, saldo bantuan dilaporkan mulai masuk ke kartu KKS melalui Bank BRI dengan nominal yang berbeda-beda.

Nominal yang disebut terpantau masuk antara lain Rp375.000, Rp500.000, Rp600.000, hingga Rp750.000. Selain PKH dan BPNT, pencairan PIP atau KIP nominasi 2026 serta pembagian bantuan beras 30 kilogram juga disebut masih berlangsung secara bertahap.

Informasi tersebut merupakan laporan yang disampaikan dalam video. Karena itu, nominal dan waktu pencairan yang disebut tidak otomatis berlaku untuk seluruh penerima bantuan.

Saldo PKH BPNT Disebut Masuk ke KKS

Dalam video, pencairan pertama yang disebut terpantau adalah PKH BPNT tahap 3 susulan melalui Bank BRI.

Baca Juga: Cek Kesehatan Gratis Tulungagung Baru 22 Persen, Dinkes Kejar Target 46 Persen

Sejumlah KPM dilaporkan menerima nominal berbeda. Ada yang disebut memperoleh Rp600.000, kemudian ada penerima yang mendapatkan Rp750.000 dan Rp500.000.

Video selanjutnya menyebut pencairan BPNT tahap 3 susulan melalui Bank BRI. Salah satu KPM dalam laporan tersebut disebut menerima saldo sebesar Rp600.000.

Pencairan berikutnya juga disebut berasal dari BPNT tahap 3 susulan melalui Bank BRI dengan nominal Rp600.000.

Selain itu, terdapat laporan pencairan PKH tahap 3 susulan melalui Bank BRI. Nominal yang disebut masuk dalam laporan tersebut sebesar Rp375.000.

Dengan demikian, terdapat beberapa nominal pencairan yang disebut terpantau dalam video. Perbedaan nominal menunjukkan bahwa jumlah bantuan yang diterima KPM tidak selalu sama.

Video tidak menjelaskan secara rinci komponen bantuan yang menyebabkan perbedaan nominal tersebut. Karena itu, KPM sebaiknya tetap mengecek saldo KKS masing-masing untuk mengetahui jumlah bantuan yang benar-benar masuk.

PIP atau KIP Nominasi 2026 Disebut Mulai Cair

Selain PKH BPNT tahap 3, video juga memberikan informasi mengenai bantuan pendidikan.

Baca Juga: Gaji Pensiunan September 2026 Cair, Ini Rincian dan Status Kenaikannya

KPM yang memiliki anak sekolah dan masuk dalam penerima PIP atau KIP nominasi 2026 diminta mengecek pencairannya. Dalam video disebutkan, penerima yang melakukan aktivasi pada Juni 2026 sudah banyak yang memperoleh bantuan pada September.

Pencairan bantuan pendidikan tersebut disebut berlangsung secara bertahap. Karena itu, penerima yang belum mendapatkan saldo diminta menunggu proses berikutnya.

Video tidak menyebut bahwa seluruh penerima akan mendapatkan bantuan pada waktu yang sama.

Surat Undangan Beras 30 Kilogram Masih Dibagikan

Informasi lain yang disampaikan berkaitan dengan bantuan beras.

Surat undangan untuk pengambilan bantuan beras sebanyak 30 kilogram disebut masih terus dibagikan kepada penerima.

Bagi daerah yang belum memperoleh surat undangan, pembuat video meminta penerima agar menunggu dan berharap undangan segera menyusul.

Penyaluran bantuan beras tersebut juga disebut berlangsung secara bertahap. Dengan demikian, waktu penerimaan dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.

Pencairan Bansos Tidak Serentak

Bagi KPM yang belum melihat saldo bantuan masuk, video mengingatkan agar tidak panik. Pencairan bantuan sosial disebut tidak dilakukan secara serentak.

Ada KPM yang menerima bantuan lebih dahulu, sedangkan penerima lainnya masih harus menunggu proses pencairan berikutnya.

Penerima juga disarankan melakukan pengecekan rekening secara berkala. Dalam video, pengecekan cukup dilakukan satu atau dua kali sehari dan tidak perlu dilakukan setiap jam.

Terlalu sering mengecek rekening tidak disebut dapat mempercepat proses pencairan.

KPM juga diingatkan memastikan status kepesertaan masih aktif. Dalam video disebutkan bahwa bansos hanya dicairkan kepada KPM yang masih terdaftar aktif di DTSN.

Selain status kepesertaan, kondisi rekening KKS juga perlu diperhatikan. Rekening pasif, kartu yang rusak, atau kesalahan data disebut dapat menyebabkan saldo tertahan.

Karena itu, KPM yang belum menerima pencairan dapat memastikan terlebih dahulu bahwa rekening dan KKS tidak mengalami kendala.

Laporan pencairan dalam video menunjukkan adanya sejumlah saldo yang disebut mulai masuk kepada KPM. Namun, informasi tersebut tidak berarti semua penerima akan menerima bantuan pada hari dan nominal yang sama.

KPM yang sudah mendapatkan pencairan dapat mengecek saldo KKS masing-masing. Sementara penerima yang belum menerima bantuan diminta tetap bersabar karena proses penyaluran disebut berlangsung secara bertahap.

Editor : Maylanni Diana Fitri
PKH BPNT Tahap 3 bpnt 2026 pencairan bansos saldo KKS PKH 2026