JAKARTA - Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan PMI atau pekerja migran Indonesia dapat dilakukan melalui website BPJS Ketenagakerjaan. Peserta perlu membuat akun dengan memilih segmen PMI dan menyiapkan sejumlah data, termasuk nomor paspor.
Informasi tersebut disampaikan dalam video YouTube yang membahas cara mengetahui saldo BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja migran Indonesia sekaligus prosedur klaimnya. Metode ini dapat digunakan melalui layanan daring BPJS Ketenagakerjaan tanpa harus datang langsung ke kantor.
Untuk mengecek saldo, peserta terlebih dahulu harus memiliki akun BPJS Ketenagakerjaan. Pembuatan akun dapat dilakukan melalui aplikasi BPJS Ketenagakerjaan atau situs resmi layanan SSO BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Cara Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan di JMO, Ini Tahapan Pengajuannya
Pilih Segmen PMI Saat Membuat Akun
Peserta pekerja migran perlu memperhatikan pilihan segmen ketika melakukan pendaftaran. Berbeda dengan peserta penerima upah (PU) atau bukan penerima upah (BPU), pekerja migran Indonesia harus memilih segmen PMI.
Dalam video tersebut dijelaskan, peserta dapat mencari layanan SSO BPJS Ketenagakerjaan melalui Google. Setelah masuk ke halaman layanan, peserta dapat melanjutkan proses pembuatan akun.
Khusus pendaftaran PMI, data yang dibutuhkan disebut berbeda dari segmen peserta lainnya. Peserta perlu menyiapkan nomor paspor, nama lengkap, tanggal lahir, nomor handphone, serta konfirmasi kata sandi.
Baca Juga: Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online, Begini Alur Pengajuan hingga Saldo Masuk
Nomor paspor menjadi salah satu data penting dalam proses pendaftaran. Selain itu, nomor handphone yang digunakan juga harus aktif dan dapat menerima SMS maupun WhatsApp.
Setelah data dimasukkan, peserta akan menerima kode yang dikirim ke email untuk melanjutkan proses pendaftaran. Karena itu, email yang digunakan juga perlu dapat diakses pada perangkat yang sedang digunakan.
Cara Klaim Saldo BPJS Ketenagakerjaan PMI
Setelah akun berhasil dibuat, peserta dapat melihat sejumlah menu layanan pada akun BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya terdapat informasi saldo JHT dan layanan yang berkaitan dengan pengajuan klaim.
Untuk klaim saldo, video tersebut menjelaskan bahwa peserta PMI dapat menggunakan layanan Lapak Asik. Metode ini terutama dibahas untuk saldo yang nilainya di atas Rp10 juta.
Baca Juga: Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online, Begini Alur Pengajuan hingga Saldo Masuk
Peserta perlu mengakses layanan Lapak Asik melalui Google dan mengikuti tahapan pengajuan yang tersedia. Dokumen yang dibutuhkan kemudian disiapkan dan diunggah sesuai permintaan sistem.
Peserta juga perlu memastikan data kependudukan tidak bermasalah. Dalam video disebutkan, proses pengajuan akan lebih mudah ketika data peserta sudah sinkron dengan data pada Kemendagri atau Disdukcapil.
Setelah seluruh dokumen diunggah, peserta akan mendapatkan konfirmasi terkait jadwal video call. Waktu video call ditentukan berdasarkan jadwal dari BPJS Ketenagakerjaan.
Baca Juga: Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online, Begini Alur Pengajuan hingga Saldo Masuk
Nomor handphone yang didaftarkan menjadi penting pada tahap ini. Sebab, proses video call dalam Lapak Asik biasanya dilakukan melalui WhatsApp. Nomor tersebut juga harus aktif menerima SMS karena kode pendaftaran Lapak Asik dikirim melalui SMS.
Waktu Proses Klaim
Durasi proses klaim dapat berbeda tergantung kondisi layanan dan jumlah peserta yang sedang mengajukan klaim. Dalam video disebutkan, ketika peserta sedang banyak, jadwal video call bisa membutuhkan waktu sekitar tujuh hari.
Sementara ketika kondisi layanan sedang lebih longgar, proses menuju video call disebut dapat berlangsung sekitar tiga hari sejak pendaftaran.
Baca Juga: Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Online, Begini Alur Pengajuan hingga Saldo Masuk
Setelah video call selesai, pencairan saldo disebut dapat berlangsung maksimal sekitar tiga hari. Dengan demikian, peserta perlu memastikan seluruh data dan dokumen telah disiapkan sebelum mengajukan klaim.
Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan PMI melalui layanan daring menjadi langkah awal sebelum peserta mengajukan klaim. Dengan memiliki akun dan memasukkan data yang sesuai, informasi kepesertaan serta saldo dapat diakses melalui layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Peserta juga perlu memastikan nomor paspor, data diri, email, serta nomor handphone yang digunakan sesuai dan aktif. Kelengkapan data menjadi bagian penting agar proses pendaftaran maupun klaim dapat berjalan sesuai tahapan layanan yang dijelaskan dalam video tersebut.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : ssy Lusiana