Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Tegaskan Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 13:05 WIB
Suahasil Nazara resmi jadi Menteri Keuangan dan menegaskan defisit APBN tetap di bawah 3 persen serta fokus menjaga kredibilitas keuangan negara. (Youtube. com)
Suahasil Nazara resmi jadi Menteri Keuangan dan menegaskan defisit APBN tetap di bawah 3 persen serta fokus menjaga kredibilitas keuangan negara. (Youtube. com)

JAKARTA - Suahasil Nazara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Dalam pernyataan perdananya, Suahasil menegaskan fokus utama yang diberikan Presiden adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.

Pengangkatan Suahasil tercantum dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029. Keputusan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 14 September 2026 dan ditandatangani Presiden Prabowo Subianto.

Dalam prosesi pelantikan, Suahasil mengambil janji jabatan sebagai Menteri Keuangan. Ia berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya.

Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Masih Tunggu Evaluasi Fiskal, Ini Kata Menkeu Purbaya

Ia juga berjanji menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya, serta penuh rasa tanggung jawab.

Setelah pengambilan sumpah, Suahasil menandatangani berita acara sebagai Menteri Keuangan. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Republik Indonesia, dan para undangan.

Suahasil Ungkap Arahan Prabowo

Usai pelantikan, Suahasil menyampaikan bahwa pengangkatannya merupakan bentuk kepercayaan dari Presiden dan Negara Republik Indonesia.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Dibahas Menpan RB dan Menkeu, Ini Kata Pemerintah

Ia mengaku menerima informasi mengenai proses pelantikan pada pagi hari sebelum akhirnya bersiap mengikuti prosesi pada sore harinya.

"Ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Presiden dan dari Negara Republik Indonesia kepada saya," kata Suahasil.

Menurut dia, arahan khusus Presiden Prabowo berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara. Suahasil diminta menjaga kesehatan sekaligus kredibilitas keuangan negara.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Pasti, Menkeu Purbaya Ungkap Status Pembahasannya

Ia menekankan APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus mampu menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu, APBN harus berada dalam kondisi sehat dan dapat dipercaya.

"APBN itu harus dapat dipercaya," ujarnya.

Suahasil mengatakan Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah dilakukan. Ia menyebut kementerian tersebut memiliki sekitar 77.000 pegawai yang bekerja di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Dibahas Menpan RB dan Menkeu, Ini Kata Pemerintah

Ke depan, APBN diarahkan untuk mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Defisit APBN Tetap di Bawah 3 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Suahasil juga memberikan penegasan mengenai defisit APBN. Ketika ditanya apakah defisit akan tetap berada di bawah 3 persen, ia menjawab tegas bahwa batas tersebut tetap dipertahankan.

"Defisit akan tetap di bawah 3 persen," kata Suahasil.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Janji PMK Insentif Motor Listrik Rp5 Juta Terbit Segera, Berlaku September 2026

Ia juga menegaskan prioritasnya adalah menjalankan APBN yang kredibel. Selain memastikan APBN dapat dipercaya, Suahasil menyebut komunikasi publik juga harus dibangun dengan prinsip kepercayaan.

Menurutnya, kebijakan APBN harus mendukung program prioritas pemerintah dan program kerja prioritas nasional.

Terkait perubahan yang sebelumnya terjadi di Kementerian Keuangan, termasuk pertanyaan mengenai perombakan di bidang cukai dan pajak, Suahasil mengatakan pihaknya akan melihat keputusan menteri keuangan serta perkembangan setelah pelantikan sebelumnya.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Pasti, berikut Penjelasan Menkeu Purbaya

Ia juga memastikan proses transisi akan dikoordinasikan dengan baik. Setelah pelantikan, Suahasil menyatakan akan kembali ke Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pekerjaan seperti biasa.

Mengenai efisiensi anggaran, Suahasil menjelaskan bahwa efisiensi merupakan bagian dari pengelolaan APBN. Menurutnya, APBN mencakup penerimaan, belanja, dan pembiayaan.

Pada sisi belanja, efisiensi dilakukan dengan menggunakan anggaran yang tersedia untuk menghasilkan output maksimal sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Masih Dibahas, Menkeu Purbaya Ungkap Pertimbangannya

Karena itu, ia menegaskan efisiensi tidak sekadar berarti memotong belanja. Fokusnya adalah memastikan belanja yang ada menghasilkan keluaran maksimal.

Suahasil juga menilai pergantian Menteri Keuangan bukan semata-mata perubahan arah, melainkan kelanjutan pekerjaan yang telah berjalan. Pengalamannya di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi modal untuk meneruskan pengelolaan keuangan negara.

"Ini adalah kelanjutan aja bukan perubahan," ujarnya.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : KOMPASTV JAWA TENGAH
defisit APBN Suahasil Nazara apbn menteri keuangan Prabowo Subianto