JAKARTA - Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan baru setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Menggantikan Purbaya Yudi Sadewa, Suahasil langsung mendapat arahan untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara.
Suahasil menyebut jabatan tersebut merupakan bentuk kepercayaan Presiden Prabowo dan Negara Republik Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan serta berkomitmen menjalankan amanah tersebut.
“Tadi kita telah mengikuti acara pelantikan dan Bapak Presiden tadi melantik saya sebagai Menteri Keuangan pada kabinet merah putih untuk sisa masa jabatan 2024-2029,” kata Suahasil dalam pernyataan pertamanya kepada awak media.
Baca Juga: Kenaikan Gaji PNS 2026 Belum Diputuskan, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Ia mengatakan, arahan Presiden Prabowo secara khusus berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara. Pemerintah ingin keuangan negara tetap sehat sekaligus memiliki kredibilitas yang kuat.
Menurut Suahasil, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN menjadi bagian penting dari keuangan negara karena harus mampu menjalankan berbagai program prioritas pemerintah.
“APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah. Karena itu APBN-nya itu harus sehat,” ujarnya.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Pasti, berikut Penjelasan Menkeu Purbaya
Selain sehat, Suahasil menekankan APBN harus dapat dipercaya. Karena itu, Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan yang selama ini sudah berjalan untuk menjaga kondisi keuangan negara sekaligus mendukung pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Indonesia.
Tegaskan Defisit APBN di Bawah 3 Persen
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pernyataan pertama Suahasil adalah target defisit APBN. Ketika ditanya apakah defisit akan tetap dijaga di bawah 3 persen, ia memberikan jawaban tegas.
“Defisit akan tetap di bawah 3%,” kata Suahasil.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Pasti, Menkeu Purbaya Ungkap Status Pembahasannya
Ia juga menyebut prioritas ke depan adalah menjalankan APBN yang kredibel. Menurutnya, kepercayaan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan anggaran, tetapi juga komunikasi publik.
Suahasil mengatakan dirinya akan memastikan APBN tetap mendukung program-program prioritas pemerintah. Program kerja prioritas nasional, lanjutnya, telah menjadi fokus yang mendapatkan arahan dari Presiden maupun kabinet.
Di sisi lain, Suahasil memastikan proses transisi dari Menteri Keuangan sebelumnya akan dikoordinasikan dengan baik. Setelah pelantikan, ia menyatakan akan kembali ke Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pekerjaan kementerian seperti biasa.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Dibahas Menpan RB dan Menkeu, Ini Kata Pemerintah
Efisiensi Bukan Sekadar Potong Belanja
Suahasil juga menegaskan bahwa efisiensi tetap menjadi bagian dari pengelolaan APBN. Namun, ia memberikan penekanan bahwa efisiensi tidak bisa dimaknai sebatas memangkas anggaran.
Menurut Suahasil, APBN memiliki tiga bagian utama, yakni penerimaan, belanja, dan pembiayaan. Pada sisi belanja, pemerintah perlu terus mencari cara agar penggunaan anggaran lebih efisien dengan tetap menghasilkan keluaran sesuai rencana.
“Efisiensi itu bukan hanya sekadar potong belanja. Efisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal,” jelasnya.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2026 Dibahas Menpan RB dan Menkeu, Ini Kata Pemerintah
Ia menilai penggunaan anggaran harus memberikan hasil yang maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat. Dengan demikian, efisiensi tidak hanya diukur dari seberapa besar belanja dikurangi, tetapi dari seberapa optimal anggaran menghasilkan manfaat.
Suahasil juga menyebut Kementerian Keuangan memiliki sekitar 77.000 pegawai yang bekerja di seluruh Indonesia. Ia berharap kementerian tersebut terus menjalankan perannya dalam mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
Terkait perubahan yang terjadi di Kementerian Keuangan, termasuk pada sektor cukai, Suahasil mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan keputusan dan pelantikan yang ada sebelum menindaklanjutinya.
Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Pasti, berikut Penjelasan Menkeu Purbaya
Ia juga menilai pergantian Menteri Keuangan bukan semata-mata perubahan arah. Suahasil menyebut langkah tersebut sebagai kelanjutan dari pekerjaan yang sudah dilakukan.
“Ini adalah kelanjutan aja,” kata Suahasil. Ia menegaskan akan terus bekerja untuk menjaga keuangan negara dengan cara yang lebih baik.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Metro TV