JAKARTA - Nasib program PPPK Paruh Waktu menjadi salah satu perhatian setelah pergantian Menteri Keuangan. Dalam pernyataan yang dikutip dalam video, Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara, menegaskan Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan dan fungsi yang sudah berjalan.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya muncul pembahasan mengenai anggaran untuk program PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu. Dalam video disebutkan, Menteri Keuangan sebelumnya, Purbaya, telah menyiapkan anggaran sekitar Rp31,1 triliun untuk program tersebut.
Pergantian pucuk pimpinan Kementerian Keuangan kemudian memunculkan pertanyaan dari kalangan guru. Salah satunya mengenai apakah kebijakan yang sudah disiapkan sebelumnya akan tetap berjalan atau mengalami perubahan.
Baca Juga: PPPK Guru 2027 Disebut Berpeluang Ikut Seleksi PNS, CPNS Guru 2026 Juga Disiapkan
Dalam pernyataan yang dikutip dari pemberitaan CNN Indonesia, Suahasil Nazara menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan akan meneruskan pekerjaan yang sudah berjalan.
"Ini bagi Kementerian Keuangan ini adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan," ujar Suahasil dalam pernyataan yang dikutip dalam video.
Ia juga menegaskan bahwa pergantian menteri tidak berarti seluruh pekerjaan Kementerian Keuangan berubah. Fokusnya tetap pada keberlanjutan fungsi kementerian.
Baca Juga: PPPK Guru 2027 Disebut Berpeluang Ikut Seleksi PNS, CPNS Guru 2026 Juga Disiapkan
"Kita bukan masalah berubah-rubah. Ini melanjutkan kegiatan, melanjutkan aktivitas, melanjutkan semua fungsi dari Kementerian Keuangan," lanjutnya.
Anggaran PPPK Paruh Waktu Jadi Perhatian
Pernyataan tersebut kemudian dikaitkan dengan program PPPK Paruh Waktu yang sebelumnya telah menjadi perhatian guru. Dalam video, disebutkan bahwa program tersebut diarahkan untuk dipenuhi menjadi penuh waktu.
Narator juga menyebut Purbaya sebelumnya telah menyiapkan anggaran Rp31,1 triliun untuk mendukung program PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu. Anggaran tersebut disebut berkaitan dengan kebutuhan pembiayaan program yang telah menjadi perhatian pemerintah.
Baca Juga: PPPK Guru 2027 Disebut Berpeluang Ikut Seleksi PNS, CPNS Guru 2026 Juga Disiapkan
Karena itu, pernyataan Menteri Keuangan yang baru mengenai keberlanjutan pekerjaan Kementerian Keuangan dinilai menjadi informasi penting bagi guru yang menunggu perkembangan program tersebut.
Namun, transkrip tidak memuat pernyataan langsung Suahasil yang secara spesifik menyebut bahwa anggaran Rp31,1 triliun untuk PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu dipastikan tetap tersedia. Pernyataan yang disampaikan lebih umum mengenai keberlanjutan pekerjaan, aktivitas, dan fungsi Kementerian Keuangan.
Dengan demikian, perkembangan program tersebut masih perlu ditunggu. Pernyataan Menteri Keuangan yang baru menjadi konteks terbaru yang dibahas dalam video, tetapi belum menjadi konfirmasi khusus mengenai pelaksanaan PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu.
Baca Juga: Mengapa Perubahan Status PPPK Bisa Berdampak pada APBD? Ini Kaitannya dengan Anggaran Gaji Pegawai
Selain PPPK Paruh Waktu, kebijakan Tunjangan Profesi Guru (TPG) juga disebut menjadi salah satu hal yang ditanyakan guru setelah pergantian Menteri Keuangan.
Dalam video, narator mengaitkan keberlanjutan kebijakan TPG dengan pernyataan Menteri Keuangan yang menyebut Kementerian Keuangan akan melanjutkan pekerjaan yang sudah berjalan. Namun, tidak terdapat pernyataan khusus dari Suahasil mengenai mekanisme atau jadwal pencairan TPG dalam transkrip tersebut.
Menunggu Perkembangan Kebijakan
Suahasil dalam pernyataannya juga meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan di Kementerian Keuangan. Ia menyebut akan menjalankan amanah sebagai Menteri Keuangan untuk menyelesaikan sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih 2024 sampai 2029.
Baca Juga: Mengapa Perubahan Status PPPK Bisa Berdampak pada APBD? Ini Kaitannya dengan Anggaran Gaji Pegawai
"Kita akan melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan," kata Suahasil dalam pernyataan yang dikutip video.
Bagi guru, perhatian berikutnya adalah perkembangan konkret berbagai program yang sebelumnya telah disiapkan. Termasuk program PPPK Paruh Waktu yang disebut dalam video memiliki anggaran sekitar Rp31,1 triliun.
Untuk saat ini, informasi yang tersedia dari transkrip menunjukkan adanya penegasan mengenai keberlanjutan pekerjaan Kementerian Keuangan. Sementara kepastian teknis mengenai kelanjutan anggaran dan pelaksanaan program PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu masih menunggu perkembangan berikutnya.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al AkhbariSumber : Guru Abad 21