THR Pensiunan 2026 Mulai Cair, Ini Besaran dan Cara Cek Pembayarannya

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 17:39 WIB
THR pensiunan 2026 mulai cair sejak 5 Maret. Simak dasar pembayaran, komponen penentu nominal, dan cara memastikan dana sudah masuk rekening.(pinterest)
THR pensiunan 2026 mulai cair sejak 5 Maret. Simak dasar pembayaran, komponen penentu nominal, dan cara memastikan dana sudah masuk rekening.(pinterest)

JAKARTA - THR pensiunan 2026 mulai disalurkan pemerintah menjelang Hari Raya Idulfitri. PT TASPEN (Persero) menyatakan pembayaran untuk peserta pensiun dimulai pada 5 Maret 2026 dan dilakukan melalui mitra bayar TASPEN di seluruh Indonesia.

Informasi tersebut menjadi jawaban bagi para purnabakti yang sebelumnya menunggu kepastian pencairan THR tahun ini. Dasar pemberiannya adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2026. Aturan itu ditetapkan pada 3 Maret 2026 dan berlaku sejak tanggal yang sama.

TASPEN menyebut pembayaran THR 2026 dilakukan secara terintegrasi melalui 45 mitra bayar. Penyaluran tersebut mencakup peserta pensiun yang menjadi tanggung jawab TASPEN dengan prinsip 5T, yakni tepat orang, tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat administrasi.

Besaran THR pensiunan tidak sama

Salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul adalah berapa nominal THR pensiunan 2026 yang akan diterima. Besarannya tidak bisa disamaratakan untuk seluruh penerima.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Dikaitkan dengan Aturan Baru Menkeu, Ini Faktanya

Menurut TASPEN, pembayaran THR 2026 untuk peserta pensiun didasarkan pada komponen penghasilan yang dibayarkan pada Februari 2026. Komponen tersebut terdiri atas pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan.

Dengan mekanisme tersebut, nominal THR setiap penerima dapat berbeda. Besaran pensiun pokok dan komponen yang melekat pada masing-masing penerima menjadi faktor dalam menentukan jumlah yang masuk ke rekening.

Karena itu, daftar nominal berdasarkan golongan yang beredar di media sosial perlu diperiksa kembali. Angka seperti Rp1,748 juta sebagai nominal dasar untuk berbagai golongan tidak bisa langsung dianggap sebagai jumlah THR yang pasti diterima semua pensiunan pada golongan tersebut.

Selain itu, angka jumlah penerima dalam video juga perlu dibedakan dari data resmi TASPEN. Perusahaan menyebut pada awal penyaluran terdapat 3.234.556 peserta pensiun yang menjadi sasaran pembayaran THR melalui TASPEN.

Mengapa THR belum masuk rekening?

Meski pembayaran sudah dimulai, waktu dana masuk rekening tidak selalu bersamaan bagi seluruh penerima. TASPEN menyatakan penyaluran dilakukan melalui sistem pembayaran pensiun yang terintegrasi dengan mitra bayar.

Pada 6 Maret 2026, sehari setelah pembayaran dimulai, TASPEN melaporkan 97 persen dari 3,2 juta pensiunan telah menerima THR. Artinya, sebagian besar penerima sudah mendapatkan pembayaran, sementara sebagian lainnya masih berada dalam proses penyaluran.

Bagi penerima yang belum melihat dana masuk, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui kanal pembayaran yang digunakan masing-masing. Penerima juga perlu memastikan informasi yang digunakan untuk mengecek pembayaran berasal dari kanal resmi.

TASPEN kemudian mengingatkan penerima pensiun agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan perusahaan. Dalam informasi resminya, TASPEN menegaskan bahwa penyaluran THR dilakukan otomatis ke rekening peserta dan tidak memerlukan autentikasi tambahan untuk pencairan THR. TASPEN juga tidak meminta biaya layanan maupun data pribadi tambahan melalui kanal tidak resmi.

Selain penerima pensiun yang dibayarkan melalui TASPEN, THR 2026 juga mencakup penerima pensiun dan penerima tunjangan sesuai ketentuan pemerintah. PP Nomor 9 Tahun 2026 secara resmi memasukkan pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan sebagai kelompok penerima THR tahun ini.

Pemerintah sebelumnya menyiapkan anggaran THR 2026 sekitar Rp55 triliun untuk aparatur negara dan pensiunan. Data Kementerian Keuangan menyebut anggaran tersebut mencakup sekitar 10,5 juta penerima.

Dengan demikian, bagi pensiunan yang menunggu THR pensiunan 2026, pembayaran secara resmi telah dimulai sejak 5 Maret. Nominal yang diterima mengikuti komponen penghasilan masing-masing, sehingga tidak seluruh pensiunan memperoleh jumlah yang sama.

Editor : Maylanni Diana Fitri
thr pensiunan taspen THR pensiunan 2026 Pensiunan PNS Pencairan THR 2026