TPG Triwulan 3 2025 Belum Cair, Ini 4 Kendala yang Disebut Jadi Penyebabnya

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:48 WIB
TPG Triwulan 3 2025 belum cair bagi sebagian guru. Simak empat kendala yang disebut menghambat pencairan dan langkah yang bisa dilakukan. (Gemini AI)
TPG Triwulan 3 2025 belum cair bagi sebagian guru. Simak empat kendala yang disebut menghambat pencairan dan langkah yang bisa dilakukan. (Gemini AI)

JAKARTA - Pencairan TPG Triwulan 3 2025 disebut masih menghadapi sejumlah kendala meski sebagian guru telah memenuhi persyaratan. Berdasarkan paparan dalam video Agus Channel Pendidikan, keterlambatan dikaitkan dengan pembaruan dan sinkronisasi data, hambatan administrasi di daerah, perubahan mekanisme penyaluran, serta koordinasi antara guru, operator sekolah dan dinas pendidikan.

Dalam video tersebut dijelaskan bahwa proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan 3 menjadi lebih rumit setelah adanya perubahan regulasi dan sistem pada 2025. Perubahan tersebut disebut berdampak pada proses validasi data guru sebelum SKTP diterbitkan.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah pembaruan dan sinkronisasi data. Validasi melalui Info GTK disebut menjadi lebih kompleks karena data yang terdapat di Dapodik dan Info GTK terkadang tidak sinkron.

Baca Juga: TPG September 2026 Mulai Dipantau, Info GTK Maintenance dan Pencairan Masih Berjalan

Kondisi tersebut membuat operator sekolah harus melakukan pengecekan dan perbaikan data sesuai dengan sistem yang berlaku. Perbedaan data juga dapat terjadi pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) maupun nomor rekening guru.

Data Dapodik dan Info GTK Jadi Salah Satu Kendala

Dalam paparan tersebut, NIK disebut menjadi bagian penting dalam proses validasi. Data NIK yang tidak sesuai dengan data Dukcapil dapat menyebabkan penolakan oleh sistem.

Begitu pula dengan nomor rekening. Jika data rekening belum diverifikasi, proses pencairan disebut dapat mengalami penundaan.

Baca Juga: Penarikan Data Dapodik Tahap 2 untuk TPG Dilakukan, Operator Diminta Perhatikan Jam Sinkronisasi

Guru juga diminta aktif memantau status pada Info GTK. Sebab, dalam penjelasan video, akses untuk memantau informasi tersebut disebut kembali berada pada guru masing-masing.

Jika ditemukan persoalan, guru perlu berkoordinasi dengan operator sekolah. Operator kemudian dapat melakukan perbaikan dan sinkronisasi data yang diperlukan.

Kendala berikutnya berada pada administrasi pemerintah daerah. Keterlambatan laporan pencairan triwulan sebelumnya disebut dapat menghambat proses berikutnya. Penerbitan SKTP juga disebut belum berjalan serentak karena bergantung pada pengusulan dan respons pemerintah daerah.

Baca Juga: TPG Agustus 2026 Cair Mulai 21 Agustus, Ini Tahapan SKTP hingga Penyaluran

Dalam kondisi tertentu, pemerintah daerah disebut masih menunggu keseragaman validasi data sebelum mengajukan seluruh usulan. Akibatnya, pengusulan SKTP dapat mengalami keterlambatan.

Video tersebut juga menekankan pentingnya SKTP dalam proses pencairan. Selama SKTP belum terbit, pencairan TPG disebut belum dapat dilakukan.

Perubahan Mekanisme Penyaluran Ikut Disoroti

Faktor ketiga yang dibahas adalah perubahan mekanisme dan kebijakan. Dalam paparan video, mekanisme baru penyaluran dana langsung ke rekening guru disebut menimbulkan kendala administrasi pada tahap awal.

Baca Juga: TPG THR 100 Persen dan Pergantian Menteri Keuangan, Begini Statusnya

Selain itu, kebijakan teknis baru disebut memperketat proses validasi data. Perubahan persyaratan, termasuk pengakuan jam mengajar, juga disebut dapat menunda sebagian guru dalam proses pencairan.

Sistem Dapodik menjadi bagian penting karena data yang belum terbaca sesuai ketentuan dapat membuat status guru belum valid atau mengalami hambatan dalam proses berikutnya.

Persoalan lain yang disebut adalah kurangnya koordinasi dan respons cepat. Dinas pendidikan daerah dinilai perlu segera merespons pengusulan SKTP dari sekolah. Koordinasi antara guru, operator sekolah, dan dinas pendidikan juga menjadi bagian yang menentukan kelancaran proses.

Baca Juga: TPG September 2026 Mulai Dipantau, Info GTK Maintenance dan Pencairan Masih Berjalan

Dalam video tersebut, guru disarankan tidak hanya menunggu. Mereka diminta secara berkala memperbarui data Dapodik dan memeriksa status validasi di Info GTK.

Jika terdapat masalah, guru dapat segera berkoordinasi dengan operator sekolah untuk memastikan data yang diajukan telah sesuai. Guru juga disarankan menghubungi dinas pendidikan setempat apabila membutuhkan informasi atau bantuan terkait proses tersebut.

Pencairan TPG Triwulan 3 2025 yang belum berjalan bagi sebagian guru disebut menimbulkan ketidakpastian. Dalam video, kondisi tersebut dikaitkan dengan proses administrasi dan penyesuaian sistem yang masih berlangsung.

Baca Juga: TPG September 2026: Ini Alur SKTP hingga Dana Masuk Rekening Guru

Pada bagian akhir, disampaikan harapan agar koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, operator, dan guru dapat berjalan lebih cepat. Sinkronisasi data dan respons terhadap persoalan administrasi dinilai menjadi bagian penting agar proses pencairan TPG Triwulan 3 dapat segera berjalan bagi guru yang telah memenuhi ketentuan.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : AGUS CHANNEL PENDIDIKAN
TPG Triwulan 3 2025 TPG 2025 SKTP dapodik Info gtk