Beasiswa Bank Indonesia 2026 Buka 610 Kuota, Ini 3 Tahap Seleksinya

Muhamad Ahsanul Wildan • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 14:25 WIB
Beasiswa Bank Indonesia 2026 membuka 610 kuota mahasiswa dengan bantuan Rp1 juta per bulan. Simak syarat dan tiga tahap seleksinya. (Ilustrasi Gemini AI)
Beasiswa Bank Indonesia 2026 membuka 610 kuota mahasiswa dengan bantuan Rp1 juta per bulan. Simak syarat dan tiga tahap seleksinya. (Ilustrasi Gemini AI)

JAKARTA - Beasiswa Bank Indonesia 2026 membawa sejumlah perubahan yang perlu diperhatikan mahasiswa yang ingin mendaftar.

Dalam program terbaru Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, jumlah penerima bantuan pendidikan meningkat menjadi 610 mahasiswa dari sebelumnya 530 orang.

Program yang sebelumnya lebih dikenal sebagai beasiswa Bank Indonesia kini disebut Program Pendidikan Kebanksentralan. Perubahan nama tersebut bukan sekadar pergantian istilah.

Bank Indonesia menjelaskan program ini diarahkan untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung literasi kebanksentralan, pendidikan, hingga pengembangan kualitas sumber daya manusia.

Kabar mengenai Beasiswa Bank Indonesia 2026 tersebut disampaikan dalam podcast Angkringan Bank Indonesia Jawa Tengah bersama Kepala Unit Kehumasan BI Jateng Fika Ahmad. Dalam program tahun ini, penerima bantuan pendidikan akan memperoleh manfaat sebesar Rp1 juta per bulan.

Baca Juga: KIP Kuliah 202, Cara Daftar hingga Isi Berkas, Jangan Sampai Salah !

Kuota Naik Menjadi 610 Mahasiswa

Salah satu perubahan yang paling mencolok adalah jumlah penerima. Jika sebelumnya terdapat 530 mahasiswa yang mendapatkan bantuan, tahun ini kuotanya meningkat menjadi 610 mahasiswa.

Berbeda dari skema sebelumnya, program tahun ini tidak lagi membedakan penerima ke dalam kategori reguler dan unggulan. Seluruh penerima mendapatkan skema manfaat yang sama, yakni Rp1 juta setiap bulan. Ketentuan tersebut juga berlaku bagi mahasiswa dari jalur vokasi.

Namun, peningkatan kuota tidak berarti proses seleksi menjadi lebih longgar. BI Jateng menjelaskan bahwa perguruan tinggi yang menjadi prioritas dipertimbangkan berdasarkan sejumlah aspek, termasuk keberadaan dosen yang dapat mengampu materi kebanksentralan, mata kuliah pendukung, ketersediaan referensi di perpustakaan, serta kemauan kampus mendukung kegiatan kebanksentralan.

Ada Tiga Tahapan Seleksi

Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti Beasiswa Bank Indonesia 2026, terdapat tiga tahapan utama yang harus dilalui.

Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Peserta tidak cukup hanya memastikan seluruh dokumen terunggah. Prestasi, pengalaman organisasi dan kontribusi selama aktif dalam organisasi juga menjadi bagian yang diperhatikan asesor.

Prestasi akan dilihat berdasarkan tingkatannya, termasuk nasional dan internasional. Sementara pengalaman organisasi dinilai dari posisi, lama keterlibatan, serta kontribusi peserta. Karena itu, peserta diminta mendeskripsikan pengalaman secara jelas dan sesuai kondisi sebenarnya.

Selain itu, terdapat penilaian terkait SLIK OJK. Dalam penjelasan BI Jateng, informasi tersebut digunakan untuk melihat perilaku peserta dalam mengelola keuangan.

Tahap kedua adalah psikotes. Berbeda dari ujian akademik, psikotes tidak berfokus pada benar atau salah. Seleksi ini digunakan untuk mendalami karakter calon penerima, termasuk daya tahan, agility, kemampuan beradaptasi, serta karakter yang dinilai relevan dengan keterlibatan di GenBI.

Tahap terakhir adalah wawancara. Peserta akan ditanya mengenai informasi yang sebelumnya dicantumkan dalam administrasi sekaligus pemahaman tentang Bank Indonesia.

Jangan Asal Tulis Pengalaman

Salah satu poin penting yang ditekankan BI Jateng adalah konsistensi antara dokumen administrasi dan jawaban ketika wawancara.

Misalnya, peserta menuliskan pernah menjadi ketua panitia selama enam bulan dan menangani sejumlah kegiatan. Informasi tersebut berpotensi didalami saat wawancara. Karena itu, pengalaman yang ditulis harus benar-benar dapat dipertanggungjawabkan.

Peserta juga perlu memahami tugas dan kebijakan Bank Indonesia. Pengetahuan dasar mengenai Bank Indonesia menjadi salah satu materi yang dapat muncul ketika wawancara.

BI Jateng juga mengingatkan peserta agar tidak membaca jawaban ketika wawancara berlangsung secara daring. Kejujuran dan integritas menjadi bagian yang diperhatikan dalam proses seleksi.

Bukan Sekadar Mendapat Bantuan

Mahasiswa yang lolos nantinya bergabung dalam komunitas Generasi Baru Indonesia atau GenBI. Penerima tidak hanya mendapatkan bantuan pendidikan, tetapi juga berkesempatan mengikuti capacity building, seminar, literasi, serta berbagai kegiatan Bank Indonesia.

Dalam podcast tersebut, BI Jateng menjelaskan bahwa penerima juga dapat dilibatkan dalam kepanitiaan kegiatan, termasuk kegiatan berskala nasional dan internasional.

Informasi pendaftaran dan persyaratan dapat dipantau melalui kanal resmi Bank Indonesia Jawa Tengah serta laman yang disebutkan dalam podcast, yakni lenteraabijateng.id. Peserta juga disarankan mempelajari informasi mengenai Bank Indonesia sebelum mengikuti tahapan wawancara.

Baca Juga: KIP Kuliah 202, Cara Daftar hingga Isi Berkas, Jangan Sampai Salah !

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
Sumber : Bank Indonesia Jateng
GenBI Beasiswa Bank Indonesia 2026 Bank Indonesia Jawa Tengah Program Pendidikan Kebanksentralan seleksi beasiswa