SURABAYA - Mahasiswa ber-KTP Surabaya mendapat peluang memperoleh bantuan pendidikan melalui Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya 2026.
Program yang disiapkan Pemkot Surabaya bersama DPRD tersebut menawarkan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga lulus bagi mahasiswa yang memenuhi ketentuan.
Tak hanya UKT gratis, Beasiswa Pemuda Tangguh Surabaya juga memberikan uang saku kepada penerima. Untuk 2026, uang saku yang disiapkan sebesar Rp300 ribu setiap bulan.
Program tersebut mengalami perluasan besar dari sisi jumlah penerima. Kuota beasiswa jenjang perguruan tinggi pada 2026 ditargetkan mencapai sekitar 23.820 mahasiswa, jauh meningkat dibandingkan kuota pada periode sebelumnya yang berada di kisaran 5.000-an mahasiswa.
Baca Juga: Beasiswa Kuliah 2026, 3 Pilihan yang Bisa Diburu Mahasiswa, Ada KIP hingga BI
UKT Ditanggung hingga Lulus
Salah satu daya tarik utama program beasiswa ini adalah pembiayaan UKT. Mahasiswa yang lolos seleksi dapat memperoleh UKT gratis hingga menyelesaikan kuliah.
Namun, fasilitas tersebut tidak berarti diberikan tanpa syarat. Penerima harus tetap memenuhi ketentuan akademik yang ditetapkan program. Dalam laporan yang disampaikan, mahasiswa penerima diwajibkan menjaga IPK agar tidak berada di bawah 3,0.
Ketentuan tersebut menjadi penting karena keberlanjutan bantuan pendidikan berkaitan dengan performa akademik mahasiswa selama mengikuti perkuliahan.
Dengan skema tersebut, mahasiswa tidak hanya mendapatkan bantuan untuk satu semester. Mereka berpeluang memperoleh dukungan biaya kuliah hingga lulus selama tetap memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Prioritas untuk Keluarga Kurang Mampu
Program Beasiswa Pemuda Tangguh ditujukan khusus bagi warga Surabaya. Prioritas diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu atau keluarga yang masuk kategori gakin.
Selain kondisi ekonomi, unsur prestasi juga menjadi pertimbangan. Karena itu, mahasiswa yang ingin mendaftar perlu memperhatikan persyaratan administrasi dan akademik yang ditetapkan pemerintah kota.
Pada 2026, Pemkot Surabaya dan DPRD mengalokasikan anggaran sekitar Rp190 miliar untuk program beasiswa jenjang perguruan tinggi tersebut.
Anggaran besar ini berkaitan dengan peningkatan jumlah penerima. Pemerintah kota memperluas cakupan bantuan agar semakin banyak mahasiswa Surabaya yang memperoleh dukungan untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Uang Saku Turun, Kuota Justru Naik
Ada perubahan dalam komponen bantuan pada 2026. Jika sebelumnya uang saku disebut mencapai Rp500 ribu per bulan dan terdapat uang penunjang kuliah per semester, pada 2026 uang saku menjadi Rp300 ribu per bulan.
Meski nominal bantuan pendukung mengalami penyesuaian, jumlah penerima justru meningkat drastis. Kuota yang sebelumnya sekitar 5.000-an mahasiswa diperluas hingga sekitar 23.820 penerima.
Kebijakan tersebut membuat skema Beasiswa Pemuda Tangguh 2026 memiliki cakupan penerima yang lebih luas. Mahasiswa baru maupun mahasiswa yang sudah menjalani perkuliahan dapat mengikuti informasi pendaftaran apabila memenuhi kriteria.
Mahasiswa asal Surabaya yang belum memperoleh beasiswa dapat memantau informasi resmi dari Pemkot Surabaya melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata atau instansi terkait.
Bagi calon pendaftar, penting untuk tidak hanya memperhatikan nominal bantuan. Persyaratan administrasi, status kependudukan, kondisi ekonomi, serta ketentuan akademik juga perlu dipastikan sebelum mengajukan diri sebagai penerima.
Baca Juga: Beasiswa Kuliah 2026, 3 Pilihan yang Bisa Diburu Mahasiswa, Ada KIP hingga BI
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Tribunnews