JAKARTA - Kesempatan mendapatkan Beasiswa OSC kembali terbuka bagi putra-putri Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana atau S1.
Program Online Scholarship Competition tersebut menyediakan 145 beasiswa S1 melalui kerja sama dengan 10 kampus ternama di Indonesia.
Program ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa yang baru menyelesaikan pendidikan SMA. Mereka yang mengambil masa jeda atau gap year juga tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi Beasiswa OSC dan meraih bantuan pendidikan hingga menyelesaikan kuliah.
Bagi calon mahasiswa yang sedang mencari Beasiswa OSC, salah satu keuntungan yang ditawarkan adalah pembebasan uang pangkal dan uang semester hingga lulus. Kesempatan tersebut membuat program ini menjadi salah satu pilihan bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan.
Baca Juga: Beasiswa Kuliah 2026, 3 Pilihan yang Bisa Diburu Mahasiswa, Ada KIP hingga BI
UMI Jadi Salah Satu Kampus Mitra Beasiswa OSC
Universitas Muslim Indonesia atau UMI menjadi salah satu perguruan tinggi yang ikut terlibat dalam program Beasiswa OSC. Wakil Rektor I UMI Prof. Dirgahayu Alantara menjelaskan, keterlibatan kampus tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama untuk memberikan akses pendidikan kepada generasi muda.
Menurut dia, UMI telah mengikuti kerja sama dengan OSC sejak 2019. Hingga saat ini, terdapat sekitar 141 mahasiswa yang diterima melalui kerja sama antara OSC dan Universitas Muslim Indonesia.
Prof. Dirgahayu mengatakan UMI berkomitmen untuk terus mendukung program tersebut sesuai kapasitas kampus. Bahkan, peluang penambahan kuota pada tahun-tahun berikutnya tetap terbuka setelah kampus melakukan perhitungan terhadap anggaran yang tersedia.
UMI juga menegaskan bahwa mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat belajar di kampus tersebut. Meskipun menggunakan nama Universitas Muslim Indonesia, lingkungan akademiknya diisi mahasiswa dari berbagai suku dan agama.
Mahasiswa Penerima Beasiswa Tak Hanya Dibiayai
Salah satu penerima Beasiswa OSC 2024 di UMI, Syafitri Dewi Aginda, menceritakan pengalamannya mengikuti program tersebut. Ia pertama kali mengetahui informasi OSC dari seorang teman yang menyarankan dirinya mencoba seleksi.
Setelah mencari informasi melalui laman dan media sosial OSC, Aginda tertarik karena melihat berbagai manfaat yang ditawarkan. Ia kemudian mengetahui UMI termasuk salah satu kampus mitra dan memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi tersebut.
Saat diwawancarai, Aginda tercatat sebagai mahasiswa semester empat Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi. Selain kegiatan akademik, ia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi dan aktivitas nonakademik.
Menurut Aginda, lingkungan kampus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik. Ia juga menilai dukungan tersebut membantunya memperoleh ruang lebih luas untuk mengasah potensi.
Prestasi dan Kuliah Harus Berjalan Seimbang
Aginda juga membagikan pengalamannya dalam membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, kegiatan sukarelawan, dan aktivitas prestasi. Menurutnya, kunci utama adalah menentukan skala prioritas.
Ia mengaku aktif dalam sejumlah kegiatan internal maupun eksternal kampus dan pernah meraih beberapa prestasi. Karena itu, pengaturan tanggung jawab menjadi bagian penting agar aktivitas di luar kelas tidak mengganggu kewajiban akademik.
Sementara itu, Prof. Dirgahayu menjelaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa di UMI mendapatkan pemantauan secara berkala. Perkembangan mahasiswa dievaluasi setiap semester, termasuk capaian akademik dan pengembangan bakat maupun minat.
UMI memberikan perhatian khusus terhadap keberlanjutan beasiswa. Jika penerima mengalami penurunan prestasi secara berulang dan tidak mencapai standar IPK yang ditetapkan selama tiga semester, beasiswa dapat dihentikan.
Kebijakan tersebut, menurut Prof. Dirgahayu, bukan dimaksudkan sebagai hukuman, melainkan bentuk aturan sekaligus motivasi agar mahasiswa tetap mempertahankan prestasi selama menjalani pendidikan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti Beasiswa OSC, informasi pendaftaran dapat dipantau melalui laman resmi OSC dan kanal informasi penyelenggara. Program ini menjadi salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan untuk mendapatkan kesempatan kuliah S1 dengan dukungan pembiayaan pendidikan.
Baca Juga: Beasiswa Kuliah 2026, 3 Pilihan yang Bisa Diburu Mahasiswa, Ada KIP hingga BI
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Metro TV