Cara Menambahkan Periode Penilaian SKP September 2026 di E-Kinerja BKN, Ini Langkahnya

Fadhilah Salsa Bella • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 19:40 WIB
Cara menambah periode penilaian E-Kinerja BKN 2026 untuk SKP September, lengkap dengan panduan mengisi rencana aksi dan progres harian (Pinterest).
Cara menambah periode penilaian E-Kinerja BKN 2026 untuk SKP September, lengkap dengan panduan mengisi rencana aksi dan progres harian (Pinterest).

RADARTULUNGAGUNG,JAWAPOS.COM - Cara menambah periode penilaian E-Kinerja BKN 2026 perlu diketahui Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama yang menggunakan sistem penilaian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) bulanan. Memasuki September 2026, ASN perlu membuat periode penilaian baru agar dapat mengisi rencana aksi, mencatat progres pekerjaan harian, serta melampirkan bukti dukung melalui platform ASN Digital.

Proses penambahan periode penilaian dapat dilakukan secara mandiri melalui laman resmi ASN Digital. Langkah ini diperlukan agar aktivitas pekerjaan selama September dapat tercatat dalam sistem, meskipun penilaian SKP bulan sebelumnya belum diselesaikan oleh atasan langsung.

Panduan tersebut dibagikan melalui kanal YouTube Edi Wardoyo Channel. Dalam tutorialnya, dijelaskan tahapan mulai dari masuk ke ASN Digital, menambahkan periode penilaian, menyusun rencana aksi, hingga mengisi progres kinerja harian.

Bagi ASN yang belum terbiasa menggunakan sistem tersebut, memahami setiap tahapan dapat membantu menghindari kesalahan ketika menginput aktivitas pekerjaan.

Baca Juga: Cara Membuat SKP PPPK Paruh Waktu 2026 di e-Kinerja, Ini Langkah-Langkahnya

Cara Menambah Periode Penilaian E-Kinerja BKN 2026

Langkah pertama yang perlu dilakukan ASN adalah mengakses laman resmi ASNdigital.go.id melalui peramban di perangkat masing-masing. Setelah berhasil masuk menggunakan akun yang dimiliki, pengguna akan menemukan beberapa layanan yang tersedia.

Pada halaman utama, pilih menu Layanan Individu ASN, bukan Layanan Manajemen ASN Instansi. Selanjutnya, masuk ke menu Kinerja untuk mengakses fitur pengelolaan SKP.

Setelah masuk ke halaman Kinerja, pengguna akan menemukan sejumlah pilihan, termasuk fitur Tambah Periode Penilaian dan Hapus Periode Duplikat.

Untuk membuat periode penilaian baru, pilih menu Tambah Periode Penilaian. Kemudian, tentukan bulan penilaian yang ingin dibuat, yakni September 2026, lalu klik tombol konfirmasi atau Oke.

Setelah proses tersebut selesai, periode penilaian September akan muncul pada halaman SKP. Dengan demikian, ASN dapat melanjutkan pengisian rencana aksi untuk periode yang baru.

Menariknya, periode September tetap dapat dibuat meskipun penilaian SKP Agustus oleh atasan langsung belum selesai. ASN tidak harus menunggu penilaian bulan sebelumnya rampung untuk mulai menyiapkan pekerjaan pada periode berikutnya.

Namun, apabila periode penilaian yang dibutuhkan belum tersedia dalam sistem, ASN dapat menghubungi admin instansi masing-masing untuk mendapatkan bantuan.

Baca Juga: Cara Mengisi SKP PPPK Paruh Waktu 2026 Lewat ASN Digital, Simak Langkahnya

Langkah Mengisi Rencana Aksi SKP Bulanan

Setelah periode penilaian berhasil ditambahkan, tahap berikutnya adalah mengisi rencana aksi. Rencana tersebut disusun berdasarkan rencana hasil kerja yang telah ditetapkan pada awal tahun.

ASN dapat menggunakan rencana aksi bulan sebelumnya sebagai acuan agar pengisian lebih mudah. Caranya, pilih menu Tambah Rencana Aksi, kemudian tentukan indikator yang sesuai dengan pekerjaan masing-masing.

Selanjutnya, masukkan uraian kegiatan serta jenis target rencana aksi yang tersedia, yakni trajectory dan non-trajectory. Pemilihan jenis target perlu disesuaikan dengan karakteristik pekerjaan yang dilakukan.

ASN kemudian mengisi target rencana aksi untuk satu bulan, termasuk jumlah dan satuan yang digunakan. Sebagai contoh, pekerjaan verifikasi dapat memiliki target 50 surat dalam satu bulan.

Contoh lainnya adalah memproses usulan pertimbangan teknis (pertek) PKN. Apabila target pekerjaan tersebut sebanyak lima dokumen, ASN dapat memasukkan angka lima dengan satuan pertek atau surat keputusan (SK), sesuai kebutuhan pekerjaan.

Setelah seluruh informasi terisi, klik Oke. Rencana aksi yang berhasil disimpan akan muncul pada daftar rencana aksi. Proses yang sama dapat dilakukan untuk setiap indikator dan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab ASN.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu 2027, BKN Ungkap Tahap Terbaru

Cara Mengisi Progres Harian dan Bukti Dukung

Jika seluruh rencana aksi sudah dibuat, ASN dapat mulai mengisi progres kinerja harian. Caranya, buka menu Progres Harian, kemudian pilih Tambah Progres Harian untuk mencatat aktivitas pekerjaan.

Pada formulir yang tersedia, pilih rencana aksi yang sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan. Setelah itu, masukkan tanggal kegiatan, jam mulai, dan jam selesai sesuai pelaksanaan pekerjaan sebenarnya.

ASN juga perlu menuliskan uraian pekerjaan serta jumlah realisasi yang telah dicapai. Selanjutnya, cantumkan tautan bukti dukung sebagai dokumen pendukung atas aktivitas yang dilaporkan.

Bukti dukung dapat menggunakan dokumen digital, misalnya Google Docs, selama tautan yang dimasukkan dapat diakses sesuai kebutuhan penilaian.

Setelah semua data terisi, centang kolom selesai apabila pekerjaan memang telah diselesaikan, kemudian klik Oke untuk menyimpan progres harian.

Aktivitas yang berhasil disimpan akan tercatat dalam sistem. Progres yang telah ditandai selesai juga akan terakumulasi pada bagian bukti dukung dan hasil pekerjaan. Pada tampilan progres harian, aktivitas yang sudah selesai akan ditandai dengan kotak berwarna hijau.

Dengan mengikuti tahapan tersebut, ASN dapat mengelola pencatatan kinerja harian sekaligus memantau realisasi rencana aksi selama periode penilaian September 2026.

Baca Juga: Cara Download SK Guru di MyASN atau ASN Digital, Ikuti Langkah-Langkah Ini

Editor : Fadhilah Salsa Bella
Sumber : Pinterest
Periode Penilaian SKP E-Kinerja BKN 2026 SKP September 2026 Progres Harian ASN ASN Digital