JAKARTA - Multimedia pembelajaran interaktif kini dapat dibuat dengan bantuan Canva AI untuk mendukung kegiatan belajar yang lebih menarik sekaligus memudahkan guru memantau aktivitas peserta didik.
Melalui pembuatan materi berbasis kecerdasan buatan dan pengelolaan data, guru dapat menyusun bahan ajar, aktivitas, serta evaluasi dalam satu media digital. Pendekatan ini dapat menjadi alternatif bagi guru yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ), belajar dari rumah (BDR), maupun kegiatan belajar mandiri.
Baca Juga: Multimedia Pembelajaran Interaktif di Canva Kini Bisa Pantau Progres Siswa, Begini Caranya
Cara Membuat Multimedia Pembelajaran Interaktif di Canva
Pembuatan multimedia pembelajaran interaktif dimulai dengan menyiapkan prompt atau instruksi yang akan digunakan Canva AI. Prompt berfungsi memberikan arahan kepada sistem mengenai materi yang perlu dibuat agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.
Dalam tutorial yang dibagikan, guru disarankan memasukkan empat informasi utama, yakni tujuan pembelajaran, kelas, mata pelajaran, dan topik materi. Keempat unsur tersebut membantu mengarahkan pembuatan media agar tidak menyimpang dari sasaran pembelajaran.
Sebagai contoh, guru dapat membuat media untuk kelas V sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS), dengan materi proses fotosintesis. Setelah informasi dilengkapi, prompt disalin untuk digunakan pada Canva.
Guru selanjutnya membuka situs Canva, masuk ke fitur Canva AI, lalu memilih menu pembuatan kode. Prompt yang telah disiapkan ditempelkan pada kolom yang tersedia. Setelah seluruh informasi diperiksa, perintah dikirim dan pengguna menunggu hingga media selesai dibuat.
Proses tersebut memungkinkan guru memulai pembuatan media tanpa harus menyusun seluruh komponen dari awal secara manual. Namun, hasil yang dihasilkan AI tetap perlu diperiksa dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.
Materi Harus Diperiksa Sebelum Dipublikasikan
Setelah multimedia selesai dibuat, guru perlu meninjau setiap bagian yang dihasilkan. Pemeriksaan meliputi ketepatan materi, kesesuaian tujuan pembelajaran, kejelasan aktivitas, dan kualitas evaluasi.
Jika terdapat bagian yang kurang sesuai, guru dapat memberikan instruksi lanjutan atau melakukan iterasi melalui Canva AI. Tahap ini penting agar media yang digunakan bukan sekadar menarik secara visual, tetapi juga mendukung pencapaian kompetensi peserta didik.
Guru juga dapat menambahkan informasi tertentu sesuai kebutuhan, termasuk identitas pembuat media. Setelah hasilnya dinilai memadai, media dapat dipublikasikan melalui fitur publikasi situs web.
Sebelum publikasi dilakukan, pengguna perlu memperhatikan pengaturan nama situs. Tutorial tersebut mengingatkan bahwa pengguna akun belajar.id sebaiknya mencantumkan identitas sekolah sesuai kebutuhan, serta memeriksa ketentuan perubahan nama yang ditampilkan pada akun masing-masing.
Setelah situs berhasil dipublikasikan, guru dapat menyalin URL untuk dibagikan kepada peserta didik. Siswa kemudian mengakses tautan tersebut untuk mengikuti pembelajaran.
Dashboard Membantu Memantau Aktivitas Siswa
Keunggulan yang ditunjukkan dalam tutorial ini bukan hanya proses pembuatan materi, melainkan juga pemanfaatan data aktivitas siswa. Guru dapat membuka bagian data untuk melihat catatan peserta didik yang menggunakan multimedia pembelajaran interaktif tersebut.
Dalam simulasi, siswa mengisi nama, kelas, dan nomor absen sebelum memilih tombol mulai belajar. Setelah itu, siswa dapat mengakses materi, aktivitas pembelajaran, dan evaluasi yang tersedia di dalam media.
Data simulasi memperlihatkan identitas siswa serta posisi aktivitas belajarnya. Dashboard guru juga menampilkan informasi progres dan aktivitas terakhir yang tercatat dalam sistem.
Informasi ini dapat membantu guru mengenali peserta didik yang belum memulai pembelajaran atau yang masih berada pada bagian tertentu. Guru pun memiliki dasar untuk menentukan tindak lanjut, misalnya mengingatkan siswa, memberikan pendampingan, atau memeriksa kesulitan yang dihadapi.
Meski demikian, kemampuan pencatatan tersebut bergantung pada rancangan media, integrasi data, dan fungsi yang benar-benar tersedia pada hasil pembuatan. Karena itu, guru perlu menguji tautan dan pencatatan data sebelum media digunakan secara luas.
Pembelajaran Digital Tetap Membutuhkan Peran Guru
Pemanfaatan Canva AI dapat membantu efisiensi pembuatan bahan ajar, tetapi teknologi tidak menggantikan peran guru dalam merancang pembelajaran. Guru tetap bertanggung jawab memastikan materi akurat, aktivitas sesuai kemampuan siswa, serta evaluasi mengukur tujuan yang ditetapkan.
Aspek privasi juga harus diperhatikan. Pengumpulan nama, kelas, nomor absen, dan catatan aktivitas perlu dibatasi sesuai kebutuhan pembelajaran. Guru sebaiknya menghindari pengumpulan informasi pribadi yang tidak diperlukan dan memastikan akses terhadap data dikelola secara tepat.
Dengan persiapan prompt, pemeriksaan hasil AI, pengujian fungsi, serta pengelolaan data yang cermat, multimedia pembelajaran interaktif dapat menjadi pilihan untuk memperkaya pembelajaran digital. Guru tidak hanya dapat menyajikan materi dengan lebih variatif, tetapi juga memperoleh informasi aktivitas belajar sebagai bahan evaluasi dan pendampingan siswa.
Baca Juga: Multimedia Pembelajaran Interaktif di Canva Kini Bisa Pantau Progres Siswa, Begini Caranya
Editor : Muhamad Ahsanul WildanSumber : Suhardy Amir