Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Viral! Pasak Besi Exhuma Ada di Indonesia, Lokasinya Ternyata Ada Disini

Tia Ozia • Senin, 1 April 2024 | 03:11 WIB
Wawancara Hao Family Channel tentang Pasak Besi Exhuma yang ada di Indonesia
Wawancara Hao Family Channel tentang Pasak Besi Exhuma yang ada di Indonesia

NASIONAL - Kesuksesan film Exhuma baik di Korea maupun di Indonesia ternyata tidak hanya menyisakan kesan penggarapan film yang baik saja.

Tapi juga teori-teori dan adanya kesamaan kejadian negara ginseng tersebut dengan Indonesia di masa lalu.

Seperti yang diketahui, Korea dan Indonesia merupakan dua negara yang pernah dijajah oleh Jepang.

Adanya film Exhuma yang mengungkap tentang adanya pasak besi dan ditanam di tubuh Sang Jenderal Jepang untuk memecah belah Semenanjung Korea turut membuat warganet bertanya-tanya, apakah pasak besi juga ditanam di Indonesia ketika Jepang menduduki wilayah Nusantara pada zaman dulunya.

Dugaan ini diperkuat dimana setelah Indonesia merdeka beberapa wilayah melepaskan diri hingga saat ini beberapa wilayah masih menuntut kemerdekaan dan membentuk negara sendiri.

Dirangkum radartulungagung.jawapos.com dari akun YouTube Hao Family Channel pada 31 Maret 2024, film Exhuma merupakan film horor yang kental dengan sejarah.

Dalam film Exhuma Semenanjung Korea diduga pecah menjadi Korea Utara dan Korea Selatan lantaran ditanam pasak besi.

Gambaran Semenanjung Korea seperti tubuh harimau ini pada akhirnya membuat kalimat, “rubah melukai punggung harimau” menjadi fenomenal di kalangan penonton.

Menurut Hao pada kanal YouTubenya, di Indonesia sendiri juga ada hal serupa, jika di Korea rubah melukai punggung harimau, jika di Indonesia rubah yang menggigit sayap Garuda dimana Pulau Kalimantan memiliki gambaran mirip burung atau Garuda.

“Tanah pertama yang diduduki Jepang di Hindia Belanda (sebutan Indonesia pada jaman dulu) itu ada di tanah Borneo (Kalimantan saat ini),” terang Hao dalam wawancara bersama istrinya.

Jepang menduduki tanah Borneo tentu memiliki tujuan, karena di tanah Borneo banyak penghasil minyak bumi untuk keperluan perang.

Hao juga menambahkan bahwa pasak besi di Indonesia yang ditanam dan dijaga oleh siluman Jepang di Indonesia berada di perbatasan Indonesia dan Malaysia atau di Pulau Kalimantan.

“Hubungan Malaysia dan Indonesia di perbatasan memanas sampai sekarang,” tambah Hao.

Hao dalam wawancara juga menerangkan bahwa ada tiga tentara Jepang yang melakukan harakiri dan ditanamkan katana dalam tubuhnya, diikat menjadi satu dan ditanam dalam sebuah kayu solid membentuk paku serta dikubur secara vertikal.

“Kalau di bekas sumur itu tiga, komandan dan prajurit, oh maaf panglima, nah kalau di barat, di Kalimantan Barat itu jenderal,” kata Hao.

Pada jaman dulu Malaysia dan Indonesia saling akur karena dalam satu rumpun yaitu Melayu.

Perpecahan disinyalir terjadi karena perebutan kekuasaan, minyak bumi yang melimpah, ditambah Jepang jika ingin negara jajahan ditinggalkan, dibuatlah tidak bisa akur.

“Bahkan di tanah Jawa ini pun ada, tetapi tidak sekuat yang ada disana (Kalimantan),” ungkap Hao.***

 

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#korea #exhuma #indonesia