RADAR TULUNGAGUNG - Pemerintah memastikan jadwal bansos 2026 tetap berjalan dengan anggaran jumbo mencapai Rp508,2 triliun. Sejumlah program prioritas seperti PKH, BPNT, KIP hingga BLT Dana Desa diproyeksikan mulai cair sejak awal Januari 2026.
Informasi mengenai jadwal bansos 2026 ini menjadi perhatian jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Pasalnya, beberapa bantuan disebut sudah mulai disalurkan pada 8 Januari 2026, bahkan ada yang cair rutin setiap bulan.
Tak hanya itu, dalam daftar jadwal bansos 2026, terdapat program dengan nominal fantastis mencapai Rp1,4 juta per bulan. Bantuan tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan hidup dan pendidikan penerima manfaat.
Berikut rincian lengkap jadwal dan besaran bansos tahun 2026.
PKH Tetap Jadi Andalan, Cair Empat Tahap Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi bansos utama dengan jumlah penerima sekitar 10 juta KPM. PKH menyasar keluarga miskin dengan komponen ibu hamil, balita, anak sekolah, hingga lansia.
Tahap pertama dalam jadwal bansos 2026 diproyeksikan cair antara Januari–Maret 2026. Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank mitra seperti BRI, BNI, dan Mandiri.
Besaran bantuan per tahap antara lain:
Ibu hamil: Rp750.000
Anak SD: Rp225.000
Lansia: Rp600.000
Total pencairan dilakukan empat tahap sepanjang tahun, yakni Januari–Maret, April–Juni, Juli–September, dan Oktober–Desember.
BPNT atau Program Sembako, 18,3 Juta Penerima
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako juga masuk dalam daftar jadwal bansos 2026. Program ini menyasar 18,3 juta KPM.
Tahap pertama cair Januari–Maret 2026 dengan nominal Rp600.000 untuk tiga bulan (Rp200.000 per bulan). Penerima dapat mengecek saldo melalui ATM atau mobile banking bank penyalur.
Dalam praktiknya, BPNT kerap dicairkan bersamaan dengan PKH bagi KPM yang terdaftar dalam dua program sekaligus.
KIP Sekolah dan KIP Kuliah, Nominal Hingga Rp1,4 Juta per Bulan
Untuk sektor pendidikan, pemerintah melanjutkan Program Indonesia Pintar (PIP) atau KIP bagi 21,1 juta siswa.
Termin pertama dijadwalkan cair Februari–April 2026. Besaran bantuan per tahun:
SD: Rp450.000
SMP: Rp750.000
SMA: Rp1 juta
Sementara itu, KIP Kuliah menyasar 1,2 juta mahasiswa. Bantuan biaya hidup cair dua kali setahun dengan nominal Rp800.000 hingga Rp1,4 juta per bulan, tergantung wilayah kampus.
Program ini berlaku hingga delapan semester atau empat tahun. Pendaftaran diperkirakan dibuka Februari hingga Oktober 2026, dengan syarat lolos seleksi masuk perguruan tinggi dan verifikasi ekonomi.
MBG Mulai 8 Januari 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dijadwalkan berjalan kembali mulai 8 Januari 2026. Program yang dikoordinasikan Badan Gizi Nasional ini menargetkan 55,1 juta penerima manfaat.
Sasarannya meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak sekolah guna menekan angka stunting. Distribusi dilakukan melalui sekolah dan posyandu.
PBI JKN dan BLT Dana Desa Tetap Berjalan
Selain bansos tunai, pemerintah juga melanjutkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional. Subsidi iuran BPJS Kesehatan sebesar sekitar Rp42.000 per bulan per orang ditanggung pemerintah sepanjang 2026.
Sementara itu, BLT Dana Desa juga masuk jadwal bansos 2026 dengan sasaran 1,8 juta KPM desa. Tahap pertama mulai Januari 2026 dengan nominal Rp300.000 per bulan, tergantung kebijakan desa masing-masing.
Ada Penyesuaian Data dan Evaluasi
Meski sebagian besar program berlanjut, pemerintah tetap melakukan verifikasi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sejumlah bantuan tertentu disebut mengalami evaluasi atau penyesuaian.
Masyarakat yang belum terdaftar dapat mengusulkan melalui RT/RW atau pemerintah desa setempat agar masuk dalam basis data sosial.
Dengan jadwal bansos 2026 yang sudah mulai bergulir sejak awal tahun, masyarakat diimbau aktif mengecek status penerimaan dan memastikan data kependudukan valid.
Bantuan sosial diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung sektor pendidikan dan kesehatan. Namun pemerintah juga mengingatkan agar bansos dimanfaatkan secara bijak.
Editor : Edo Trianto