Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Raja Jalanan Trenggalek yang Pernah Kolaps, Begini Kisah Perjalanan PO Pelita Indah Trenggalek

Dharaka R. Perdana • Rabu, 23 Oktober 2024 | 18:04 WIB

Bus non AC Pelita Indah (Facebook Alumni Pelita Indah Mania)
Bus non AC Pelita Indah (Facebook Alumni Pelita Indah Mania)

TRENGGALEK - Istilah si kulkas biru tentu bukan sesuatu yang asing bagi penggemar bus di Trenggalek dan sekitarnya.

Julukan ini disematkan pada perusahaan otobus (PO) kebanggaan masyarakat Trenggalek yakni Pelita Indah.

Bahkan Pelita Indah sempat dianggap sebagai raja balap di jalur Surabaya-Trenggalek yang terkenal panas dan membuat rontok banyak PO.

Pelita Indah merupakan sebuah PO yang didirikan Hartanto Banji pada 1980 hingga 1990 silam.

Baca Juga: Nama Gayatri Sempat Timbulkan Polemik pada 2013, Padahal Pemkab Tulungagung punya Banyak Usulan

Bus yang identik dengan livery biru dan merah ini pun sempat menjadi rival terberat Harapan Jaya usai pesaing lain, Sri Lestari terkulai tak berdaya.

Pelita Indah juga mendapat julukan raja akuisisi karena pernah membeli semua armada ekonomi beserta trayek milik PO Sri Lestari Tulungagung.

Pernah juga Pelita Indah membeli armada non AC milik PO Mira yang sedang melakukan peremajaan armada.

Baca Juga: Jadi Rival Berat PO Harapan Jaya, PO Sri Lestari Tulungagung Pailit Akibat Praktik Ini…

Berjalannya waktu, nasib Pelita Indah juga mengekor para kompetitornya yang bertumbangan.

Hal ini diduga dari kurang telitinya manajemen dalam pembenahan puluhan armada yang dimiliki.

Semua dipicu permasalahan keuangan pun menggerogoti kesehatan perusahaan.

Armada baru Pelita Indah medium (Facebook Alumni Pelita Indah Mania)
Armada baru Pelita Indah medium (Facebook Alumni Pelita Indah Mania)

Alhasil peremajaan armada pun menjadi dikesampingkan manajemen meskipun itu menjadi kunci calon konsumen tetap mau memanfaatkaan jasanya untuk bepergian.

Dikutip dari kanal YouTube Transportasi Bus Indonesia87, satu demi satu armada bus Pelita Indah pun ditarik bank.

Bahkan ada juga trayeknya dibeli PO Bagong, pendatang baru asal Malang yang dulu dikenal dengan bus mediumnya.

Akibatnya banyak jam kosong di pemberangkatan Terminal Surodakan Trenggalek, yang membuat jam keberangkatan semakin tidak pasti.

Baca Juga: Nostalgia, Surabaya-Trenggalek Jadi Jalur Panas, Ini Beberapa PO Bus yang Pernah Merasakannya dan Bergarasi di Tulungagung

Padahal pada masa jayanya, Pelita Indah memiliki armada AC maupun non AC yang berbalut bodi New Marcopolo, Discovery, Legacy, dan lain sebagainya.

Konon, sebagain armada Pelita Indah yang ditarik bank ada yang ngeline di wilayah Tapal Kuda karena dibeli salah satu PO setempat.

Titik cerah mulai menaungi Pelita Indah ketika mendapat support dari Harapan Jaya yang notabene merupakan rival terberatnya di jalur

Kebangkitan Pelita Indah ditandai dengan dirilisnya bus mediun bermesin Mercedes OF917 dibalut bodi All New Tourista.

Baca Juga: Berjaya Pada Masanya, PO Sri Lestari yang Bergarasi di Tulungagung Ternyata Punya Sejumlah Nama Bus Lain

Kebangkitan si kulkas biru ini pun mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Trenggalek dan para penggemarnya.

Bahkan Pelita Indah sampai memiliki armada patas, meskipun dari info yang didapat ini sebenarnya bus Harapan Jaya yang dicat ulang dan ditugaskan di Pelita Indah.

Sayangnya saat ini armada patas Pelita Indah sudah kembali ke pemilik aslinya dan Pelita Indah tetap berada di segmen bus ekonomi. ***

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#harapan jaya #Sri Lestari #PO Harapan jaya #pelita indah #trenggalek #pelita indah trenggalek #bus