TULUNGAGUNG – Banyak pemilik mobil di Tulungagung, khususnya pemula, pernah mengalami situasi menyebalkan: mobil tiba-tiba mogok, padahal baru saja digunakan.
Bagi warga Tulungagung ketika mengalami hal tersebut, saat dicek lebih lanjut, ternyata bukan masalah mesin besar, tapi aki mobil yang tekor! Masalah sepele tapi bikin repot.
Kejadian seperti ini umum dialami, terutama oleh warga Tulungagung yang belum paham pentingnya perawatan sistem kelistrikan kendaraan.
Lalu, apa penyebab aki bisa tekor, dan bagaimana cara merawatnya agar tidak mogok di tengah jalan? Yuk simak ulasan berikut ini!
Kenapa Aki Mobil Bisa Tekor? Ini Penyebab Utamanya.
1. Terlalu Lama Tidak Digunakan
Mobil yang jarang dipakai akan membuat aki tidak terisi oleh alternator. Lama-kelamaan, kapasitasnya akan turun dan akhirnya tekor.
2. Lupa Mematikan Lampu atau Perangkat Elektronik
Lampu utama, lampu kabin, bahkan charger HP yang tetap terhubung bisa menyedot daya aki meski mesin mati.
3. Aki Sudah Tua
Umur aki rata-rata 1,5 hingga 2 tahun. Jika lebih dari itu dan sering tekor, besar kemungkinan memang sudah waktunya ganti.
4. Masalah pada Alternator
Alternator adalah komponen yang mengisi ulang daya aki. Jika rusak atau tidak bekerja optimal, aki tak akan terisi dengan baik.
5. Kabel atau Terminal Aki Kotor dan Longgar
Sambungan yang tidak rapat atau berkarat bisa membuat suplai listrik dari aki ke kendaraan terganggu.
Tanda-Tanda Aki Mulai Tekor
- Mesin susah dinyalakan, terutama di pagi hari
- Lampu terlihat redup meski sudah distarter
- Suara klakson melemah
- Indikator aki menyala di dashboard
- Power window atau AC terasa lebih lemah.
Cara Penanganan Saat Aki Tekor
- Jumper Aki
Gunakan mobil lain untuk jumper dengan kabel khusus. Tapi pastikan sambungannya benar agar tidak merusak sistem kelistrikan.
- Gunakan Charger Aki
Kalau punya di rumah, charger aki bisa menjadi penyelamat cepat.
- Ganti Aki Baru
Jika sudah terlalu sering tekor dan usianya lebih dari 2 tahun, lebih baik ganti baru.
Tips Perawatan Aki Mobil Agar Tidak Tekor
- Rutin panaskan mobil minimal 10 menit setiap hari jika jarang digunakan.
- Cek air aki (untuk aki basah), pastikan tidak di bawah batas minimum.
- Bersihkan terminal aki dari kerak putih (korosi).
- Pastikan semua lampu dan alat elektronik dimatikan saat mobil mati.
- Cek kondisi alternator di bengkel secara berkala.
-
Aki mobil tekor memang masalah umum, tapi sering kali dianggap sepele oleh pemula.
Padahal jika dibiarkan, bisa mengganggu aktivitas harian bahkan menyebabkan kerusakan sistem kelistrikan.
Dengan perawatan yang tepat, masalah mogok karena aki bisa dicegah.
Bagi warga Tulungagung dan sekitarnya, jangan anggap remeh tanda-tanda kecil pada kendaraan Anda.
Aki adalah jantung kelistrikan mobil rawat dengan baik, maka perjalanan pun akan selalu aman dan nyaman.(rin)
Editor : Didin Cahya Firmansyah