TULUNGAGUNG – Para penggemar otomotif di Tulungagung tentu tahu tahun 2020 menandai setengah abad perjalanan Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di industri otomotif global.
Sejak berdiri pada 1970, MMC, yang awalnya merupakan divisi dari Mitsubishi Heavy Industries, telah menghadirkan beragam kendaraan legendaris diminati warga Tulungagung.
Tidak hanya berteknologi tinggi, tetapi juga mengukir sejarah tersendiri di dunia balap dan pasar kendaraan penumpang termasuk di Tulungagung.
Warga Tulungagung yang menggemari otomotif tentu tidak asing dengan nama-nama besar seperti Pajero, Lancer Evolution, hingga Xpander.
Berikut kilas balik lima dekade mobil legendaris Mitsubishi yang turut mewarnai jalanan dunia termasuk di Tulungagung.
Pada dekade 1970-an, Mitsubishi memulai kiprah kompetitifnya di dunia balap.
1970-an: Lahirnya DNA Balap Mitsubishi.
Melalui Colt F2000, Mitsubishi terjun ke ajang Formula Japan Grand Prix, mengaplikasikan teknologi pesawat terbang yang kala itu cukup revolusioner.
Tak tanggung-tanggung, Colt F2000 sukses menjuarai lima kali lomba bergengsi tersebut.
Tak hanya balap sirkuit, Mitsubishi juga tampil di ajang reli dunia seperti Southern Cross Rally dan WRC Safari Rally lewat Galant GTO dan Lancer 1600GSR.
Mobil-mobil inilah yang menjadi cikal bakal sedan legendaris Mitsubishi Galant dan Lancer yang sampai hari ini masih dikenang penggemar mobil klasik di Tulungagung.
1980-an: Era SUV Tangguh Pajero.
Tingginya permintaan mobil berpenggerak empat roda di pasar internasional, termasuk potensi di kawasan seperti Tulungagung, membuat Mitsubishi menciptakan SUV andalannya Mitsubishi Pajero.
Pajero versi awal diluncurkan dengan bodi pendek dan atap kanvas, sebelum akhirnya muncul varian berbodi panjang pada 1983.
Pajero bukan sekadar SUV biasa. Ketangguhannya terbukti dalam reli Paris-Dakar, ajang balap ekstrem yang berhasil dimenangi Pajero sebanyak 12 kali.
Hingga kini, Pajero dikenal luas di Tulungagung sebagai SUV tangguh untuk menjelajah medan berat.
1990-an: Masa Keemasan Sedan Sport dan Mobil Reli.
Dekade 1990-an menjadi era emas bagi Mitsubishi dalam melahirkan mobil-mobil berkarakter sport.
Mulai dari Mitsubishi Eclipse, hingga GTO, mobil berpenggerak empat roda yang canggih untuk masanya.
Namun, sosok paling ikonik dari era ini tak lain adalah Lancer Evolution.
Sedan empat pintu ini dirancang khusus untuk memenuhi regulasi ajang reli WRC.
Total, enam generasi Lancer Evolution dirilis hingga akhir 1990-an dan menjadi idola banyak penggemar mobil performa tinggi di Tulungagung.
2000-an: Transformasi Mitsubishi di Segmen MPV dan SUV.
Memasuki abad ke-21, Mitsubishi terus mengembangkan inovasi di pasar kendaraan keluarga dan niaga.
Mitsubishi Grandis, penerus Chariot, menjadi MPV unggulan yang sempat menghiasi pasar Indonesia, termasuk Tulungagung.
Selain itu, Mitsubishi Triton generasi kedua mulai diproduksi di Thailand dan menjadi basis kelahiran Pajero Sport, SUV tangguh yang hingga kini masih banyak dijumpai di Tulungagung.
Baca Juga: Cara Bedakan Oli Mobil Asli vs Palsu, Cuma Modal Hp
Dengan desain maskulin dan ketangguhan mesin diesel, Pajero Sport menjadi simbol mobil keluarga tangguh di daerah ini.
2010-an: Era Xpander dan Inovasi Ramah Lingkungan.
Di era 2010-an, Mitsubishi mencatat sejarah baru melalui Xpander dan Xpander Cross, dua model MPV yang sukses besar di pasar ASEAN.
Di Tulungagung, kehadiran Xpander sangat mencolok, menjadi pilihan utama keluarga muda karena desain modern, kabin luas, dan efisiensi bahan bakarnya.
Tak hanya itu, Mitsubishi juga memperkenalkan Outlander PHEV, SUV plug-in hybrid pertama di dunia yang mendapat sambutan positif di Eropa dan Asia.
Disusul oleh Eclipse Cross, crossover bergaya futuristik yang dilengkapi teknologi terkini dan mulai merambah pasar Indonesia, termasuk Tulungagung.
Selama lima dekade terakhir, Mitsubishi Motors telah menjadi bagian dari perkembangan dunia otomotif, baik secara global maupun di daerah seperti Tulungagung.
Dengan jejak sejarah yang panjang dan inovasi yang terus berkembang, mobil-mobil Mitsubishi tidak hanya menjadi alat transportasi, tetapi juga simbol gaya hidup dan prestise bagi masyarakat Tulungagung.
Melihat sejarahnya yang gemilang, tidak berlebihan jika kendaraan Mitsubishi akan terus dinantikan generasi selanjutnya termasuk para pecinta otomotif di Tulungagung.(rin)
Editor : Didin Cahya Firmansyah