TULUNGAGUNG – Sinyal merah bagi industri otomotif ramah lingkungan terutama mobil hybrid di Indonesia kembali muncul.
Data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penurunan penjualan mobil hybrid (HEV) pada Mei 2025, menjadi 4.355 unit.
Penjualan mobil hybrid melemah 3,2% dibanding bulan April 2025 yang mencatat 4.500 unit.
Penurunan penjualan mobil hybrid ini turut mengiringi lesunya pasar mobil listrik murni (BEV), yang pada periode sama merosot 14% secara bulanan.
Kombinasi kedua tren ini mengindikasikan adanya tantangan besar dalam menjaga momentum elektrifikasi kendaraan di tanah air.
Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid masih menjadi penyumbang terbesar dalam penjualan kendaraan hybrid, dengan total 2.539 unit.
Model ini menguasai lebih dari separuh pasar HEV nasional.
Namun, dominasi tunggal ini justru menyoroti timpangnya distribusi daya tarik model hybrid di Indonesia.
Model lain seperti Suzuki XL7 Hybrid (612 unit) dan Toyota Yaris Cross Hybrid (288 unit) menjadi pelengkap tiga besar, namun tetap belum mampu menciptakan kompetisi yang merata.
Suzuki Ertiga Hybrid Menghilang, Ada Apa?
Kejutan terjadi ketika Suzuki Ertiga Hybrid yang biasanya konsisten menempati posisi tiga besar tidak mencatatkan satu pun penjualan sepanjang Mei 2025.
Hilangnya Ertiga Hybrid dari daftar penjualan menimbulkan spekulasi, mulai dari kendala pasokan hingga strategi pemasaran yang belum efektif.
Segmen Premium Hybrid Masih Jalan di Tempat.
Di lini premium, Lexus LM350 Hybrid mencatat 187 unit, menyalip Toyota Alphard Hybrid (89 unit) dan Toyota Vellfire Hybrid (32 unit).
Namun angka ini tetap tergolong kecil.
Artinya, mobil hybrid di kelas mewah masih bersifat niche dan belum menjadi penggerak pasar secara signifikan.
Model-model lain seperti Hyundai Santa Fe Hybrid (112 unit), Honda Civic HEV (30 unit), dan Honda CR-V e:HEV (18 unit) juga belum mampu mendongkrak performa keseluruhan pasar hybrid.
Daftar Lengkap Penjualan Mobil Hybrid Mei 2025:
1. Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid: 2.539 unit.
2. Suzuki XL7 Hybrid: 612 unit.
3. Toyota Yaris Cross Hybrid: 288 unit.
4. Lexus LM350 Hybrid: 187 unit.
5. Hyundai Santa Fe Hybrid: 112 unit.
6. Toyota Alphard Hybrid: 89 unit.
7. Haval Jolion Hybrid: 61 unit.
8. Toyota Camry Hybrid: 43 unit.
9. Toyota Vellfire Hybrid: 32 unit.
10. Honda Civic HEV: 30 unit.
Kelesuan pasar mobil hybrid dan BEV dalam beberapa bulan terakhir menjadi alarm Saatnya Evaluasi Strategi Elektrifikasi, penting bagi para pemangku kebijakan dan produsen otomotif.
Pemerintah perlu mengevaluasi kembali insentif dan regulasi yang mendukung adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Sementara itu, produsen perlu berinovasi dalam menciptakan model hybrid yang lebih beragam, terjangkau, dan sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Jika tren pelemahan ini terus berlanjut, mimpi besar Indonesia untuk mencapai netralitas karbon dan mendominasi pasar kendaraan Mobil hybrid (HEV)
ASEAN bisa saja tergelincir lebih cepat dari yang dibayangkan.(rin)