RADAR TULUNGAGUNG - Kalau main ke Tulungagung, jangan heran kalau hampir setiap rumah punya lebih dari satu sepeda motor.
Bahkan ada yang sampai tiga atau empat. Fenomena ini bukan sekadar soal gaya hidup, tapi sudah jadi kebutuhan sehari-hari masyarakat lokal Tulungagung.
Baca Juga: Bengkel Motor Rasa Warung Kopi di Tulungagung Tempat Benerin Rantai, Sekalian Numpang Curhat
Di kota kecil seperti Tulungagung, motor jadi transportasi paling praktis. Jalanan yang relatif sempit dan jarak antar desa yang lumayan jauh bikin motor lebih efisien dibanding mobil.
Satu motor biasanya dipakai bapak untuk kerja, satunya lagi untuk ibu belanja atau antar anak sekolah. Kalau anak-anak sudah mulai kuliah atau kerja, bisa jadi tambah satu lagi.
Baca Juga: Fenomena Motor Herex: Antara Kreativitas, Kontroversi, dan Gaya Hidup Anak Muda Jawa Timur
Selain itu, punya motor lebih dari satu dianggap investasi. Harga motor bekas di Tulungagung masih cukup stabil, jadi kalau dijual pun nilainya tidak terlalu jatuh.
Belum lagi, bengkel dan sparepart motor gampang ditemui, sehingga biaya perawatan tidak terlalu berat.
Baca Juga: Jangan Panik! inilah7 Tips Aman Naik Motor Saat Turun Hujan Deras
Fenomena ini juga menunjukkan budaya praktis orang Tulungagung yang penting cepat, hemat, dan bisa dipakai bareng keluarga.
Makanya, jangan heran kalau garasi rumah di kampung-kampung sini lebih sering penuh dengan motor daripada mobil. ****
Editor : Dharaka R. Perdana