RADAR TULUNGAGUNG – Ribuan penggemar motor legendaris RX King dari berbagai daerah memadati Sirkuit Paraga Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat, pada Minggu (5/10/2025).
Kehadiran mereka adalah untuk merayakan momen bersejarah Satu Dekade Yakuza RX King Tulungagung.
Acara akbar ini menjadi sorotan utama karena dihadiri langsung dan didukung penuh oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Sirkuit Paraga Gamping menjadi saksi kebersamaan dan kekompakan komunitas otomotif yang kini dipandang sebagai wadah kreatif dan inspiratif.
Komunitas Yakuza RX King Tulungagung, yang telah menapaki perjalanan satu dekade, mendapat apresiasi tinggi dari Pemkab Tulungagung.
Bupati Gatut Sunu, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga dapat berkumpul bersama keluarga besar pecinta motor legendaris tersebut.
Menurut Bupati, eksistensi komunitas seperti ini telah jauh meninggalkan stigma negatif di masa lalu. Perjalanan panjang selama sepuluh tahun ini dinilai sebagai bukti nyata dari komitmen, kekompakan, dan semangat persaudaraan yang kuat di antara seluruh anggota Yakuza.
Kehadiran Bupati Gatut Sunu disambut antusias oleh ribuan peserta, termasuk anggota komunitas Yakuza Tulungagung dan rekan-rekan mereka dari eks Karesidenan Kediri. Bahkan, kemeriahan acara semakin meningkat saat Bupati ikut naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama.
Beliau diiringi oleh penampilan dua penyanyi kondang, Cak Shodiq dan Ratna Antika Monata, yang membuat suasana siang hari di Campurdarat semakin panas dan semarak.
Bupati Gatut Sunu berharap agar momentum peringatan Satu Dekade ini dapat menjadi titik tolak bagi komunitas untuk meningkatkan kontribusi sosialnya kepada masyarakat luas.
Baca Juga: Belum Semua Pasar di Tulungagung Terverifikasi sebagai Mitra Penyalur SPHP, Ternyata Ini Alasannya
Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa kiprah komunitas Yakuza Tulungagung selama sepuluh tahun terakhir harus dilihat sebagai wadah positif bagi para pecinta otomotif.
Komunitas ini diharapkan mampu menjadi teladan yang baik dalam menyalurkan hobi serta kreativitas anggotanya.
Bupati menyatakan bahwa keberadaan komunitas semacam Yakuza RX King bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial dan alat promosi wisata daerah.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan terima kasih atas undangan sekaligus turut merayakan satu dekade Yakuza RX King," ujar Gatut Sunu, yang disambut riuh tepuk tangan dari ribuan biker yang hadir.
Bupati juga memanfaatkan momentum perayaan akbar ini untuk mengajak ribuan peserta dari berbagai penjuru nusantara menikmati potensi Tulungagung.
"Silakan teman-teman sekalian menikmati keindahan wisata Tulungagung, seperti Pantai Gemah dan kuliner khas ayam lodho. Sekaligus ini menjadi momentum untuk mengenalkan potensi wisata daerah kita," tambahnya, menegaskan fungsi komunitas dalam mendukung pariwisata lokal.
Baca Juga: MTsN 1 Tulungagung Gelar Diklat Jurnalistik untuk Bekali Siswa dalam Penyajian Informasi Positif
Ketua Panitia sekaligus Ketua Yakuza RX King Tulungagung, Oni Yakuza, mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran Bupati Gatut Sunu di tengah kesibukan beliau sebagai kepala daerah.
Menurut Oni, kehadiran kepala daerah tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi seluruh anggota komunitas.
Oni menjelaskan bahwa komunitas Yakuza bukan hanya berfokus pada hobi otomotif semata, melainkan juga mengemban misi sosial.
Misi sosial ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata, seperti bakti sosial dan pemberian bantuan bagi warga yang terdampak bencana.
Hal ini menegaskan bahwa komunitas otomotif dapat berperan aktif dan positif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana