Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sejarah Perum Damri: Lahir Sejak Era Jepang 1943, Resmi Jadi BUMN Transportasi Andalan—Pendapatan Tembus Rp1 Triliun, Ini Layanan Lengkapnya

Natasha Eka Safrina • Selasa, 3 Februari 2026 | 21:11 WIB

Sejarah Perum Damri sejak 1943: transformasi BUMN transportasi, pendapatan Rp1 triliun, layanan AKAP, bandara, logistik, perintis.
Sejarah Perum Damri sejak 1943: transformasi BUMN transportasi, pendapatan Rp1 triliun, layanan AKAP, bandara, logistik, perintis.

JAKARTA - Sejarah Perum Damri menjadi salah satu kisah penting dalam perjalanan transportasi darat di Indonesia. Perusahaan otobus milik negara ini bukan hanya dikenal sebagai penyedia bus bandara atau antarkota, tetapi juga bagian dari sejarah bangsa yang telah melewati berbagai fase transformasi sejak masa sebelum kemerdekaan.

Dalam catatan yang dilansir dari sumber perjalanan wisata, sejarah Perum Damri bermula pada era pendudukan Jepang tahun 1943. Saat itu, pemerintah Jepang membentuk dua usaha transportasi berbayar yang menjadi cikal bakal layanan angkutan darat modern. Usaha pertama melayani angkutan barang, sedangkan usaha kedua fokus pada angkutan penumpang. Layanan angkutan barang kala itu masih menggunakan gerobak yang ditarik sepasang lembu dan truk, sementara angkutan penumpang menggunakan bus.

Setelah Indonesia merdeka pada 1945, dua usaha transportasi tersebut dinasionalisasi dan dikelola oleh jawatan Perhubungan yang kini dikenal sebagai Kementerian Perhubungan. Nama perusahaan angkutan barang kemudian berubah menjadi jawatan pengangkutan, sementara layanan angkutan penumpang beralih menjadi jawatan angkutan darat. Kedua jawatan ini akhirnya digabungkan menjadi Damri, yang dikenal sebagai singkatan dari Djawatan Angkoetan Motor Republik Indonesia.

Baca Juga: Sejarah Blue Bird Group: Berawal dari Rumah Kecil 1965, Kini Punya Big Bird hingga Bus VIP—Ini Jejaknya Bareng Arion, Damri, Agramas

Dari Jawatan ke BUMN: Transformasi Status Perum Damri

Perjalanan Damri tidak berhenti pada pembentukan awal. Perusahaan ini terus mengalami perubahan status sesuai dinamika pemerintahan dan kebutuhan layanan transportasi nasional.

Damri pernah berstatus sebagai badan pimpinan umum perusahaan negara (BPUPN) pada 1961. Ketika BPUPN dihapus pada 1965, Damri berubah menjadi perusahaan negara (PN). Transformasi berikutnya terjadi pada 1984, saat Damri ditetapkan menjadi perusahaan umum (Perum). Status tersebut kemudian disempurnakan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2002, dan terus berlanjut hingga sekarang.

Sebagai BUMN transportasi berpelat merah, Damri mampu bertahan di tengah persaingan ketat industri angkutan darat. Kantor pusat Damri berada di Jalan Matraman Raya Nomor 25, Jakarta Timur, dan dari sana jaringan layanan terus berkembang menjangkau banyak wilayah di Indonesia.

Pendapatan Rp1 Triliun dan Deretan Prestasi Damri

Salah satu bukti Damri masih menjadi pilihan masyarakat adalah capaian finansial dan prestasinya. Disebutkan, Damri pernah membukukan pendapatan di atas Rp1 triliun pada 2013. Capaian ini menunjukkan layanan Damri tetap relevan dan dibutuhkan, baik untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh.

Tak hanya dari sisi pendapatan, Damri juga mengoleksi berbagai penghargaan. Di antaranya adalah sertifikat ISO 9001 pada 2015 untuk pertama kalinya. Selain itu, Damri meraih penghargaan Wahana Adiguna 2017 dari Kementerian Perhubungan, serta penghargaan terbaik kedua keselamatan transportasi 2016 dari Kementerian Perhubungan.

Damri juga menerima apresiasi dari Menteri Perhubungan sebagai penyelenggara angkutan Lebaran tahun 2017 dengan tema “mudik bareng, mudik guyub”. Bahkan, perusahaan ini mendapat penghargaan dari Garuda Indonesia terkait layanan Damri dalam mendukung operasional di sejumlah embarkasi haji.

Baca Juga: Sejarah PO Bus Arion hingga Agramas: Ternyata Pernah Diambil Alih Pemerintah Jadi Perum PPD, Ini Jejak Panjang Operator Legendaris di Jakarta

Jaringan Layanan Damri Tersebar Hampir di Seluruh Indonesia

Damri dikenal memiliki armada yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia. Perusahaan ini menjalankan berbagai segmen layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, dari kota besar hingga daerah yang akses transportasinya masih terbatas.

Layanan utama Damri mencakup bus angkutan kota, angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), hingga angkutan antarlintas batas negara. Selain itu, Damri juga melayani angkutan pemadu moda yang biasanya terhubung dengan bandara, angkutan pariwisata atau charter, serta angkutan logistik.

Dalam konteks transportasi publik, kehadiran Damri tidak hanya dipandang sebagai bisnis. Sebagai BUMN, Damri juga memegang peran sosial melalui layanan perintis di sejumlah rute terisolir di Indonesia. Program ini merupakan penugasan pemerintah untuk membantu masyarakat di wilayah pelosok agar tetap memiliki akses transportasi darat yang memadai.

Baca Juga: Sejarah Perum Damri: Dari Jawatan Angkutan 1946 hingga Kini Jadi Raksasa Transportasi Nasional, Ini Layanan dan Jaringannya di Seluruh Indonesia

Peran Sosial Damri di Rute Terpencil

Layanan perintis Damri menjadi bagian dari misi negara dalam memperkuat konektivitas. Transportasi di wilayah terpencil membantu memudahkan mobilitas warga, menekan biaya logistik, serta memperlancar distribusi barang dan kebutuhan pokok.

Damri disebut terus menerapkan budaya kerja yang menekankan integritas, pembelajaran, dan peningkatan pelayanan. Perusahaan juga memiliki pengemudi dengan standar tertentu, serta rutin melakukan peremajaan armada demi menjaga kenyamanan dan keamanan penumpang.

Dengan perjalanan panjang dan peran ganda sebagai operator transportasi sekaligus pelaksana penugasan sosial, Damri tetap menjadi salah satu simbol transportasi darat Indonesia yang bertahan lintas generasi.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Damri AKAP #DAMRI Logistik #perum damri #BUMN transportasi