JAKARTA - BYD di IMS 2026 sukses mencuri perhatian publik otomotif nasional. Booth produsen kendaraan listrik asal Tiongkok ini menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Tak sekadar memajang lini produk, BYD juga memamerkan sederet inovasi teknologi yang mengukuhkan posisinya sebagai raksasa kendaraan energi baru dunia.
BYD di IMS 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan dominasi global mereka. Produsen New Energy Vehicle (NEV) ini telah mencetak produksi ke-15 juta unit secara global. Sepanjang tahun lalu, BYD mengirimkan 4,6 juta unit NEV dan dinobatkan sebagai global sales champion. Bahkan, ekspor mereka menembus 1 juta unit, berkontribusi besar terhadap penurunan emisi karbon global.
Tak heran jika booth BYD di IMS 2026 dipenuhi pengunjung yang penasaran dengan teknologi canggih yang disematkan di setiap modelnya.
Teknologi Pintar yang Jadi Kunci Sukses
Salah satu kunci kesuksesan BYD adalah integrasi teknologi canggih dalam setiap produknya. Mobil-mobil BYD dilengkapi electronic stability control dan vehicle dynamic control yang memastikan kendaraan tetap stabil, aman, dan nyaman dalam berbagai kondisi jalan.
BYD juga mengembangkan motor listrik terintegrasi yang menggabungkan berbagai komponen dalam satu sistem ringkas. Hasilnya, mobil menjadi lebih efisien, hemat energi, namun tetap bertenaga. Konfigurasi motor pun beragam, mulai satu hingga empat motor listrik, tergantung kebutuhan performa.
Tak hanya itu, BYD mengusung platform elektronik terintegrasi, termasuk teknologi Cell to Body (CTB) dan Blade Battery. Hampir seluruh komponen kendaraan—setir, suspensi, sasis hingga roda—terhubung dalam satu sistem cerdas. Integrasi ini membuat respons kendaraan lebih presisi dan harmonis sesuai input pengemudi.
Teknologi suspensi DiSus menjadi sorotan tersendiri. Sistem ini mampu membaca permukaan jalan dan pergerakan bodi kendaraan secara real-time. Suspensi otomatis menyesuaikan kondisi jalan, meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas. Teknologi ini bahkan digunakan pada supercar U9 dari sub-brand premium BYD yang mampu melakukan manuver ekstrem.
Charging 1000 kW, 5 Menit Tambah 400 Km
Inovasi paling mencuri perhatian di BYD di IMS 2026 adalah teknologi fast charging 1000 kW atau 1 megawatt. Dengan teknologi ini, pengisian baterai dari 20 persen ke 80 persen hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit.
Dalam lima menit tersebut, jarak tempuh dapat bertambah hingga 400 kilometer. Teknologi ini didukung Super e-Platform bertegangan 1000 volt, melampaui standar 400 volt maupun 800 volt yang umum digunakan saat ini.
Kecepatan pengisian ini menjadi solusi atas kekhawatiran konsumen terhadap durasi charging mobil listrik.
Deretan Model BYD yang Laris di Indonesia
Penerimaan masyarakat Indonesia terhadap BYD terbilang positif. Sejumlah model bahkan meraih penghargaan bergengsi.
BYD Seagull (di Indonesia dikenal sebagai BYD Dolphin) dinobatkan sebagai best compact EV. BYD M6, mobil keluarga tujuh penumpang bertenaga listrik, meraih predikat best family EV. Sementara BYD Atto 3 menjadi salah satu SUV listrik kompak paling populer berkat kenyamanan dan fitur canggihnya.
Ada pula BYD Seal, sedan listrik bertenaga dengan dukungan suspensi DiSus yang meraih gelar best EV sedan. Kemudian BYD Sealion 7 yang meraih penghargaan best electric car dan best performance electric car 2025. Untuk segmen premium, Denza D9 tampil sebagai car of the year dan most inspiring luxury EV.
Secara penjualan, BYD M6 telah terjual sekitar 16.800 unit sejak peluncuran. Sementara Atto 3 mencatat angka penjualan sekitar 22.500 unit. Angka tersebut menjelaskan mengapa mobil BYD kini semakin sering terlihat di jalanan Indonesia.
Update BYD Atto 3, Makin Canggih dan Stylish
Di IMS 2026, BYD juga menampilkan Atto 3 versi terbaru. SUV listrik ini kini menggunakan pelek 18 inci dengan ban 235/50 R18 yang meningkatkan stabilitas sekaligus tampilan lebih sporty. Hadir pula panoramic sunroof yang dapat dibuka.
Baterainya berkapasitas 49,92 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 410 kilometer. Interiornya dilengkapi layar sentuh 15,6 inci yang mengontrol hampir seluruh fungsi kendaraan, serta fitur wireless charging untuk ponsel.
Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu 2026 Jadi Sorotan, Ini Alasan Februari Cair Satu Kali dan Januari Tak Dirapel
Fitur Advanced Driver Assistance System (ADAS) juga lengkap, mulai adaptive cruise control dengan stop and go, lane keep assist, hingga emergency braking assist.
BYD, yang merupakan singkatan dari Build Your Dreams, tampaknya benar-benar membangun mimpi besar di industri kendaraan listrik. Lewat inovasi teknologi, lini produk beragam, serta harga kompetitif, BYD di IMS 2026 membuktikan diri sebagai pemain utama dalam transisi menuju mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.
Editor : Dyah Wulandari