Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

IIMS 2026 Dibanjiri Mobil Listrik, Persaingan Brand Makin Ganas dan Konsumen Paling Diuntungkan

Muhammad Rusdian Nuzula • Senin, 16 Februari 2026 | 23:50 WIB

IIMS 2026 dibanjiri mobil listrik, persaingan brand makin ketat, konsumen diuntungkan dengan banyak pilihan dan harga kompetitif.
IIMS 2026 dibanjiri mobil listrik, persaingan brand makin ketat, konsumen diuntungkan dengan banyak pilihan dan harga kompetitif.

RADAR TULUNGAGUNG – Ajang Indonesia International Motor Show 2026 kembali menjadi magnet besar bagi industri otomotif nasional.

Pameran otomotif tahunan ini dibanjiri deretan brand yang menghadirkan berbagai produk mobil listrik, mulai dari segmen city car, SUV, MPV, hingga kendaraan komersial.

Fenomena tersebut menandai semakin masifnya pergeseran industri otomotif menuju era elektrifikasi.

Tren mobil listrik di IIMS 2026 tidak hanya terlihat dari jumlah model yang dipamerkan, tetapi juga dari semakin agresifnya strategi harga dan spesifikasi yang ditawarkan pabrikan.

Kondisi ini menciptakan iklim kompetisi yang sangat ketat antarmerek, sekaligus membuka peluang besar bagi konsumen untuk mendapatkan produk terbaik dengan harga lebih kompetitif.

Pengamat otomotif Fitra Eri menilai penyelenggaraan IIMS 2026 menjadi salah satu yang terbesar sepanjang sejarah. Ia menyebutkan, pameran tahun ini diikuti oleh sekitar 36 brand mobil dengan total 180 brand dari berbagai sektor otomotif.

“Artinya terjadi kompetisi yang sangat keras antar tiap merek dan itu menguntungkan buat konsumen. Karena persaingan langsung antar pabrikan membuat mereka saling perang harga dan perang spesifikasi. Ujung-ujungnya, konsumen yang diuntungkan,” ujarnya.

Baca Juga: Mobil Listrik di Bawah Rp200 Juta Membanjiri IIMS 2026, Ini Daftar City Car dan SUV Murah yang Bikin Konsumen Tergoda

Mobil Listrik Dominasi Pameran

Jika beberapa tahun lalu mobil listrik masih dianggap sebagai segmen khusus, kini kondisinya berubah drastis.

Di IIMS 2026, kendaraan listrik tampil mendominasi hampir di seluruh area pameran. Setiap merek berlomba-lomba menonjolkan keunggulan teknologi, mulai dari jarak tempuh yang semakin jauh, fitur keselamatan canggih, hingga efisiensi biaya operasional.

Mobil listrik tidak lagi terbatas pada kendaraan pribadi. Sejumlah pabrikan mulai serius menggarap segmen kendaraan listrik komersial, seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap armada yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Kendaraan Listrik Komersial Mulai Dilirik

Pabrikan asal Tiongkok, Dongfeng Sokon atau DFSK, menjadi salah satu yang menampilkan produk mobil listrik untuk kebutuhan bisnis.

Mereka menghadirkan model kendaraan listrik komersial yang dirancang untuk mendukung operasional perusahaan secara lebih efisien.

Mobil listrik komersial tersebut diklaim memiliki tenaga besar dengan torsi instan khas EV, sehingga akselerasinya responsif meski membawa muatan.

Selain itu, kendaraan ini juga bebas dari pembatasan ganjil genap, hemat biaya operasional, serta lebih ramah lingkungan.

Perwakilan DFSK menyebutkan bahwa fokus awal mereka memang berada di segmen komersial. Kendaraan listrik komersial yang diproduksi telah digunakan oleh sejumlah perusahaan besar di Indonesia sebagai armada operasional.

Baca Juga: 20 Mobil Terlaris Januari 2026 di Indonesia: Honda Brio Masih Raja, Mobil Listrik BYD Menggila dan Mulai Goyang Singgasana

Tren Pasar Otomotif dan Pertumbuhan EV

Meski pasar otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir mengalami fluktuasi, segmen kendaraan listrik justru menunjukkan pertumbuhan signifikan.

Data tren industri menunjukkan bahwa penjualan kendaraan listrik murni terus meningkat, bahkan ada segmen tertentu yang pertumbuhannya menembus ribuan persen.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik semakin tinggi. Selain didorong oleh kesadaran lingkungan, faktor efisiensi biaya dan kemajuan teknologi juga menjadi alasan utama.

Konsumen Lebih Bebas Memilih

Kehadiran puluhan brand dengan ratusan produk di IIMS 2026 membuat konsumen memiliki banyak pilihan.

Sejumlah pengunjung mengaku tertarik dengan mobil listrik karena dinilai lebih efisien, praktis, dan memiliki desain yang semakin menarik.

Bentuk kendaraan yang modern, fitur inovatif, serta biaya operasional yang lebih rendah dibanding mobil konvensional menjadi daya tarik utama.

Kondisi ini membuat mobil listrik tidak lagi dipandang sebagai barang mewah, melainkan sebagai alternatif rasional untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Baca Juga: Sejarah Tahun Baru Imlek 2023: Dari Festival Musim Semi 35 Abad Lalu hingga Resmi Jadi Hari Libur Nasional di Indonesia

Target Pengunjung dan Transaksi Fantastis

Penyelenggara IIMS 2026 menargetkan jumlah pengunjung yang hadir menembus lebih dari 570 ribu orang. Dari sisi transaksi, nilai yang dibidik mencapai sekitar Rp8 triliun selama pameran berlangsung.

Angka tersebut mencerminkan optimisme tinggi terhadap pemulihan dan pertumbuhan industri otomotif nasional, terutama di segmen kendaraan listrik.

Dengan dominasi mobil listrik di IIMS 2026, arah industri otomotif Indonesia semakin jelas menuju elektrifikasi. Persaingan yang semakin ketat antarmerek diharapkan terus menghadirkan produk berkualitas dengan harga kompetitif, sehingga adopsi kendaraan listrik di Tanah Air dapat semakin meluas.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#pameran otomotif 2026 #Mobil listrik Indonesia #mobil listrik #IIMS 2026 #mobil #Rekomendasi Mobil Listrik